TINGKAT ADOPSI INOVASI TEKNOLOGI INSEMINASI BUATAN PADA PETERNAK SAPI POTONG DI DESA SUMBER MULIA, KECAMATAN PELAIHARI, KABUPATEN TANAH LAUT

Sutikno Sutikno, Luki Anjardiani, Abdussamad Abdussamad

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sejauh mana petani dalam mengadopsiteknologi inseminasi buatan dengan mengukur waktu yang dibutuhkan peternak dari penerimaaninformasi yang akan diterapkan, kualitas hasil sesuai rekomendasi dan luas inseminasi buatanyang diterapkan pada ternaknya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan mengkategorikan (tinggi, sedang, rendah) untuk menentukan tingkat adopsi inovasi teknologi inseminasi buatan pada peternak. Hasil Penelitian di peroleh bahwa tingkat adopsi inovasi teknologi inseminasi buatan berada pada kategori tinggi (78,41%). Pada uji korelasi menunjukan variabel karakteritik peternak, penyuluhan dan sifat teknologi mempunyai hubungan yang signifikan terhadap tingkat adopsi inovasi teknologi inseminasi buatan pada peternak sapi potong di Desa Sumber Mulia, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Kata kunci: adopsi inovasi, inseminasi buatan, peternak sapi potong

Abstrak. Adopsi adalah sebagai proses penerimaan inovasi dan atau perubahan perilaku baik yang berupa pengetahuan, sikap, maupun keterampilan pada diri seseorang setelah menerima inovasi yang disampaikan penyuluh oleh masyarakat sasarannya. Inovasi adalah sesuatu ide,produk, informasi teknologi, kelembagaan, prilaku, nilai-nilai dan praktek-praktek baru yang belum banyak diketahui, diterima dan digunakan/diterapkan/dilaksanakan yangdapat di gunakan atau mendorong terjadinya perubahan-perubahan dari segala aspek kehidupan masyarakat.Pelaksanaan kegiatan inseminasi buatan adalah bagian dari salah satu upaya adopsi teknologi tepat guna yang merupakan inovasi teknologi reproduksi ternak untuk peningkatan mutu genetik pada sapi potong.Melalui kegiatan inseminasi buatan, penyebaran bibit unggul ternak sapi dengan menggunakan semen yang berkualitas yang dapat dilakukan dengan murah, mudah dan cepat, serta diharapkan bisa meningkatkan pendapatan bagi para peternaksapi potong di Desa Sumber Mulia. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan sejauh mana petani dalam mengadopsiteknologi inseminasi buatan dengan mengukur waktu yang dibutuhkan peternak dari penerimaaninformasi yang akan diterapkan, kualitas hasil sesuai rekomendasi dan luas inseminasi buatanyang diterapkan pada ternaknya. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif dengan mengkategorikan (tinggi, sedang, rendah) untuk menentukan tingkat adopsi inovasi teknologi inseminasi buatan pada peternak. Hasil Penelitian di peroleh bahwa tingkat adopsi inovasi teknologi inseminasi buatan berada pada kategori tinggi (78,41%). Pada uji korelasi menunjukan variabel karakteritik peternak, penyuluhan dan sifat teknologi mempunyai hubungan yang signifikan terhadap tingkat adopsi inovasi teknologi inseminasi buatan pada peternak sapi potong di Desa Sumber Mulia, Kecamatan Pelaihari, Kabupaten Tanah Laut.

Kata kunci: adopsi inovasi, inseminasi buatan, peternak sapi potong


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v3i3.1273

Refbacks

  • There are currently no refbacks.