PEMBERDAYAAN PETANI KARET POLA SWADAYA DALAM PENINGKATAN MUTU BAHAN OLAH KARET DI.DESA.SUNGAI.ALANG, KECAMATAN.KARANG INTAN, KABUPATEN.BANJAR

Bekti Sayekti, Hairi Firmansyah, Masyhudah Rosni

Abstract


Abstrak. Pemberdayaan diartikan sebagai upaya untuk memberikan suatu kesempatan dan kemampuan kepada masyarakat (miskin) agar mampu dan berani bersuara (voice), serta kemampuan dan keberanian untuk memilih (choice), alternatif perbaikan kehidupan yang baik. Bahan olah karet adalah lateks kebun serta gumpalan lateks kebun yang diperoleh dari pohon karet Hevea brasiliensis. Penelitian ini bertujuan untuk menentukan tingkat pemberdayaan petani karet pola swadaya dalam peningkatan mutu bahan olah karet dengan melihat dari aspek pengolahan hasil bahan olah karet (teknik sadap, penanganan bokar, standarisasi bokar dan sarana pasca panen) kelembagaan (unit pengolahan dan pemasaran bokar dan kemitraan) dan pemasaran (penentuan indikator harga hasil bahan olah karet yang akan di terima, penentuan waktu penjualan dan penimbangan). data di analisis menggunakan statistik deskriptif dengan mengkategorikan (berhasil atau tidak berhasil) untuk menentukan apakah pemberdayaan  petani karet pola swadaya dalam peningkatan mutu bahan olah karet ini berhasil atau tidak. Hasil uji diperoleh persentase rataan sebesar 75,07% > 70% maka dapat disimpulkan bahwa pemberdayaan petani karet dalam upaya peningkatan bahan olah karet berhasil dengan baik. Adapun permasalahan yang dihadapi dalam penggunaan bahan pembeku yang direkomendasi belum diterapkan secara menyeluruh, hal ini mengakibatkan hasil bahan olah karet yang diperoleh  petani belum berkualitas baik, alhasil dengan hasil bahan olah karet yang belum berkalitas baik tersebut mengakibatkan harga yang diterima petanipun  sesuai dengan kondisi bokar itu sendiri.

Kata kunci : pemberdayaan, bahan olah karet, petani karet


Full Text:

PDF


DOI: https://doi.org/10.20527/frontbiz.v3i3.1315

Refbacks

  • There are currently no refbacks.