PERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHAT (PHBS) DENGAN KEJADIAN DIARE PADA ANAK SEKOLAH DASAR (SD)

Widiantoro Saputro, Lia Yulia Budiarti, Herawati Herawati

Abstract


ABSTRAK

 

Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang kurang pada anak sekolah menyebabkan munculnya berbagai penyakit, salah satunya adalah diare. Kejadian diare di Kota Banjarbaru pada tahun 2011, didapatkan sebagai 5 besar daerah tertinggi kejadian diare di Kalimantan Selatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan PHBS anak sekolah dengan kejadian diare di SD wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara. Metode penelitian yang digunakan adalah observasional analitik dengan pendekatan cross-sectional. Jumlah responden adalah 200 anak secara Cluster sampling dengan menggunakan uji statistik Chi-square dengan α = 0,05. Hasil penelitian didapatkan anak PHBS baik yaitu 161 anak, dengan diare sebanyak 57 (35,4%) dan tidak diare sebanyak 104 (64,6%). Anak PHBS tidak baik yaitu 39 anak dengan diare sebanyak 34 (87,2%) dan  tidak diare sebanyak 5 (12,8%). Hasil uji Chi-square didapatkan nilai p-value = 0,000. Nilai Odds Ratio (OR) = 0,081 (0,030-0,218). Dapat disimpulan bahwa terdapat hubungan yang antara PHBS anak sekolah dengan kejadian diare pada sekolah dasar di wilayah kerja Puskesmas Banjarbaru Utara.

 

Kata-Kata Kunci: anak sekolah dasar, diare, perilaku hidup bersih dan sehat

 

 

 

ABSTRACT

 

The lack of Healthy and Hygienic Life Behavior (HHLB) in schoolchild has caused the emergence of various disease, means diarrhea. Diarrhea incidence in Banjarbaru City 2011, occupies five major areas with the highest diarrhea in South Kalimantan. This study aimed to determine the correlation between Healthy and Hygienic Life Behavior (HHLB) of schoolchild and diarrhea incidence among, Elementary School in working area of North Banjarbaru Public Health Center. This study was an observational analytic with cross-sectional approach. The number of respondent which taken was 200 children by cluster sampling, which in used to analyze the correlation was Chi-square test with α = 0.05. The research found that there were 161 children with the good PHBS in which 57 children (35,4%) of them  had diarrhea and 104 children (64,6%) have never got diarrhea. There were 39 children with bad PHBS in which 34 (87,2%) children of them have got diarrhea and 5 children (12,8%) have never experienced diarrhea. The result of test with Chi-square has got p-value=0,000. Value Odds Ratio (OR) = 0.081 (0.030 to 0.218). It can be concluded that is a significant correlation between PHBS of schoolchild with diarrhea incidence among, Elementary School in working area of North Banjarbaru Public Health Center.

 

Keyword: diarrhea, healthy and hygienic life behavior, the schoolchild of elementary school,  


Full Text:

PDF

References


Departemen Kesehatan Republik Indonesia Pusat Promosi Kesehatan. Panduan peningkatan perilaku hidup bersih dan sehat di rumah tangga. Jakarta, 2009.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia Pusat Promosi Kesehatan. Promosi kesehatan sekolah. Jakarta, 2008.

Departemen Kesehatan Republik Indonesia Pusat Promosi Kesehatan. Profil kesehatan Indonesia 2010. Jakarta, 2010.

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan. Laporan diare kabupaten provinsi Kalimantan Selatan tahun 2011. Banjarmasin, 2011.

Susumnaningrum LA. Hubungan faktor individu dan pola asuh keluarga dengan perilaku hidup bersih dan sehat pada anak usia sekolah dasar di dua sd Kelurahan kukusan kecamatan beji depok, jawa barat tahun 2006 (tesis). Jakarta: Universitas Indonesia, 2006.

Ruchiyat A. Hubungan antara higene perorangan, frekuensi konsumsi dan sumber makanan jajanan dengan kejadian diare (tesis). Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada, 2007.

Sopi INPB. Prevalensi diare dan faktor yang berhubungan dengan kejadian diare pada anak sekolah dasar di wilayah kerja puskesmas mulyorejo kota surabaya (tesis). Surabaya: Universitas Airlangga, 2011.

Palupi, A, Haman H, Suparyati S. Status gizi dan hubungannya dengan kejadian diare pada anak diare akut di ruang rawat inap RSUP Dr. Sardjito Yogyakarta. Jurnal Gizi Klinik Indonesia 2009 Juli; 6(1): 1-7.

Notoatmodjo, Soekidjo. Promosi kesehatan dan ilmu perilaku. Jakarta. Rineka Cipta, 2007.

Eren M, Ener CD, Yvan V. Clinical efficacy comparison of saccharomyces boulardii and yogurt fluid in acute non-bloody diarrhea in children: a randomized, controlled, open label study. Am. J. Trop. Med. Hyg 2010; 82(3): 488–491.

Thobaben, M. Causes and prevention of foodborne illness. DOI 2010 August; 22(7): 533-535.

Shultz A, Jared OO, Heather B, et al. Cholera outbreak in kenyan refugee camp: risk factors for illness and importance of sanitation. Am. J. Trop. Med. Hyg. 2009 Oct; 80(4): 640–645.

Dinleyici EC, Makbule E, Zeynel AY, et al. Clinical efficacy of saccharomyces boulardii and metronidazole compared to metronidazole alone in children with acute bloody diarrhea caused by amebiasis: A prospective, randomized, open label study. Am. J. Trop. Med. Hyg. 2009; 80(6): 953–955.

Kusumawati, Y. Hubungan antara pendidikan dan pengetahuan kepala keluarga tentang kesehatan lingkungan dengan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Jurnal Kesehatan ISSN 2008 Juni; 1(1): 47-56.

Irawati, A, Tjukarni dan Santi D. Penelitian Pemberian Tambahan Pengetahuan Gizi dan Kesehatan Pada Murid Sekolah Dasar. Bogor: Depkes, 1998.

Amaliah, S (2010). Hubungan sanitasi lingkungan dan faktor budaya dengan kejadian diare pada anak balita di desa toriyo Kecamatan Bendosari Kabupaten Sukoharjo. Prosiding Seminar Nasional Unimus, ISBN: 978.979.704.883.9.

Curtis VA, Lisa OD, Robert VA. Planned, motivated and habitual hygiene behaviour: an eleven country review. DOI 2009 March; 24(4): 655-673.

Cairncross S, Caroline H, Sophie B, et al. Water, sanitation and hygiene for the prevention of diarrhoea. International Journal of Epidemiology 2010; 39: i193–i205.

Rachmawati, F. J, Shofyatul Y.T. Perbandingan angka kuman pada cuci tangan dengan beberapa bahan sebagai standarisasi kerja di laboratorium mikrobiologi fakultas kedokteran universitas islam Indonesia. Jurnal Logika 2008 Agustus; 5(1): 1-8




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/dk.v1i1.1652

Article Metrics

Abstract view : 2833 times
PDF - 4245 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by :

  

   

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

freehit counter

View Dunia Keperawatan Stats