PERILAKU PENCEGAHAN PENYAKIT TERHADAP KEJADIAN SKABIES PADA SANTRI DI PONDOK PESANTREN AL-FALAH PUTERA BANJARBARU

Anna Maulina Kustantie, Kurnia Rachmawati, Musafaah Musafaah

Abstract


ABSTRAK

Skabies adalah penyakit kulit menular yang disebabkan oleh infestasi Sarcoptes scabies. Perilaku kesehatan mencakup yang termasuk perilaku untuk tidak menularkan penyakit kepada orang lain. Tujuan penelitian adalah untuk mengetahui hubungan perilaku pencegahan penyakit terhadap kejadian skabies pada santri di pondok pesantren Al-Falah Putera Banjarbaru. Metode penelitian adalah retrospektif (case control study), pada santri berasrama di pondok pesantren Al-Falah Putera Banjarbabaru. Responden dibagi dalam 2 kelompok yakni kelompok kasus (n=36) dan kelompok kontrol (n=36). Instrumen yang digunakan berupa kueisioner perilaku pencegahan penyakit skabies. Hasil penelitian didapatkan perilaku pencegahan penyakit skabies dengan cara tidak bertukar pakaian dan alat sholat dalam kategori baik yaitu sebanyak 52 santri (72,2%), tidak bergantian handuk dalam kategori baik adalah sebanyak 59 santri (81,9%), dan menjaga kebersihan tempat tidur dalam kategori baik yaitu sebanyak 52 santri (72,2%). Hasil uji Chi Square terkait perilaku pencegahan penyakit skabies dengan cara tidak bertukar pakaian dan alat sholat, tidak bergantian handuk, dan menjaga kebersihan tempat tidur p=0,792, p=1,000, p=0,066 secara berurutan.

Kata-kata kunci : perilaku pencegahan penyakit, skabies, santri.

 

ABSTRACT

Scabies is a contagious skin disease caused by infestations of Sarcoptes scabies. Health promotion behavior including of disease prevention behaviors which means avoiding disease transmission. The objective of this study was to determine the relationships between disease prevention behaviors and scabies incidence on students at saAl-Falah Putera’s boarding school Banjarbaru. The methods of this study was a retrospective study (case control study), toward the boarding students at the boarding school Al-Falah Putera’s Banjarbabaru. Respondents were divided into 2 groups: the case group (n = 36) and control group (n = 36). The instrument used in the form of a questionnaire the behavior of scabies disease prevention. The result of this study showed that behavioral scabies prevention of disease by not exchanging clothes and prayer tools in both categories as many as 52 students (72.2%), not alternating towels in both categories are as many as 59 students (81.9%), and maintain the cleanliness of the beds in both categories as many as 52 students (72.2%). The Results of Chi Square test related to scabies disease prevention behaviors by not exchanging clothes and tools prayer, not alternating towel and maintain the cleanliness of the bed showed p= 0.792, p= 1.000, p= 0.066 respectively.

Keywords: disease prevention behaviors, scabies, students.


Full Text:

PDF

References


Handoko. Ilmu penyakit kulit dan kelamin. edisi 5. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. Jakarta: Adhi Juanda, 2008.

Djuanda dan Adhi.. Ilmu penyakit kulit dan kelamin. Jakarta: Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia., 2007

Haeri Ummul, Kartini, IPA Agustin. Faktor-faktor yang berhubungan kejadian skabies di pondok pesantren Darul Huffadh di wilayah kerja puskesmas Kajuara Kab. Bone. ISSN: 2302-1721;2(4):109-114, 2013.

Al-Audauh N, Rahmah SU, Sri AU. Faktor risiko skabies pada siswa pondok pesantren Kelurahan Cindai Alus, Kabupaten Banjar, Provinsi Kalimantan Selatan. Jurnal Buski. 4(1):14-22, 2012.

Fadia A.R, Sungkar S. Prevalensi skabies dan faktor-faktor yang berhubungan di pesantren X, Jakarta Timur. Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia. 1(2): 251-56, 2014.

Desmawati, Ari Pristiana Dewi, dan Oswati Hasanah. Hubungan Personal Hygiene dan Sanitasi Lingkungan dengan Kejadian Skabies di Pondok Pesantrenal-Kautsar Pekanbaru. JOM. 2(1):628-37, 2015.

Ismihayati SN, Pawiono, Suparyanto. Hubungan perilaku pencegahan penyakit skabies santriwati dengan kejadian skabies di asrama Al-Kholiliyah Pondok Pesantrem Darul Ulum Peterongan Jombang. Program S1 Keperawatan Stikes PEMKAB Jombang, 2013.

Wawan A, Dewi M. Teori dan pengukuran pengetahuan, sikap dan perilaku manusia. Yogyakarta: Nuha Medika, 2010.

Hidayat, A. Aziz Alimul. Metode penelitian keperawatan dan teknik analisis data. Edisi Pertama. Jakarta: Salemba Medika, 2014.

Hendryadi. Content validity (validitas isi). Teori Online Personal Paper. (1):1-5, 2014.

Polit D.F, Cheryl T.B. The Content Validity Index: Are You Sure You Know What’s Being Reported? Critique and Recommendations. Research in Nursing & Health. 9:489–497, 2006.

Budiman, Agus Riyanto. Kapita selekta kuesioner pengetahuan dan sikap dalam penelitian kesehatan. Jakarta: Salemba Medika, 2013.

Azizah, NN. Hubungan antara kebersihan diri dan lama tinggal dengan kejadian penyakit skabies di pon-pes Alhamdulillah Rembang. Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta. Publikasi Ilmiah: 1-14, 2013.

Julia Rochis, Sri Tjahyani Budi Utami. Hubungan faktor lingkungan dan perilaku terhadap kejadian skabies di pondok pesantren Al-Furqon Kecamatan Sidayu Kabupaten Gresik Provinsi Jawa Timur tahun 2013. Universitas Indonesia:1-20, 2013.

Afranizar, Y. Hubungan antara praktik kebersihan diri dan angka kejadian skabies di pesantren Kyai Gading Kabupaten Demak. Demak: Program Pendidikan Sarjana Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro, 2011.

Ogg, B., What you need to know about scabies. The Counties and the United States Department of Agriculture. 2014. Cited 09 November 2015, (online): http://lancaster.unl.edu.

Rohmawati, R.N. Hubungan antara faktor pengetahuan dan perilaku dengan kejadian skabies di pondok pesantren Al-Muayyad Surakarta. Surakarta: Program Studi Kesehatan Masyarakat Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta, 2010.

Fatmasari Anisa, Supriyono Asfawi, dkk. Hubungan antara hygiene perorangan dengan kejadian skabies di pondok pesantren Roudlotul Muttaqin Mijen Semarang. Fakultas Kesehatan Universitas Dian Nuswanto. 2013:1-15, 2013.

Maricopa Country. Scabies fact sheet. Centers for Disease Control and Prevention, 2010.

Hapsari Nanda I.W. Hubungan karakteristik, faktor lingkungan dan perilaku dengan kejadian skabies di pondok pesantren Darul Amanah Desa Kabunan Kecamatan Sukorejo Kabupaten Kendal. Fakultas Kesehatan, Universitas Dian Nuswantoro Semarang. 2014: 1-13.

Fitriawati. Hubungan faktor personal hygiene, sanitasi lingkungan, dan status nutrisi dengan kejadian scabies pada santriwati di pondok pesantren Nurul Ummah Kotagede Yogyakarta. Yogyakarta: Program Studi Ilmu Keperawatan Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan ‘Aisyiyah Yogyakarta, 2014.

Hager, K. Protocol for the management and control of infestations. 2nd ed. St. George: St. George's Healthcare NHS Trust., 2014.

Kong, B. Scabies management. China: Infection Control Branch, Center for Health Protection, 2009.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/dk.v4i1.2503

Article Metrics

Abstract view : 923 times
PDF - 1256 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Indexed by :

  

   

 

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-NoDerivatives 4.0 International License.

freehit counter

View Dunia Keperawatan Stats