GAMBARAN KEJADIAN ARITMIA DAN KEJADIAN MORTALITAS PADA PASIEN STEMI DI RSUD ULIN BANJARMASIN

Putri Anggraini, Abdurrahman Wahid, Noor Diani

Abstract


ABSTRAK

Aritmia merupakan gangguan irama pada jantung bisa cepat, lambat dan ireguler. Komplikasi dari STEMI salah satunya adalah aritmia disebabkan adanya gangguan konduksi listrik dan sel jantung pada jantung. Angka kejadian aritmia 50% yang dapat mengakibatkan kematian. Tujuan penelitian mengetahui gambaran kejadian aritmia dan mortalitas pada pasien STEMI di Rumah Sakit Umum Daerah Ulin Banjarmasin Metode penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif  dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini adalah pasien STEMI yang mengalami komplikasi aritmia dari 4 september 2015 – 31 desember 2015 dengan tekhnik pengambilan sampel yang digunakan adalah nonprobability sampling dengan jenis sampling aksidental. Instrumen yang digunakan lembar EKG dan lembar observasi. Hasil penelitian kejadian aritmia berjumlah 11 responden (65%), tidak aritmia 6 responden (35%). Kejadian mortalitas didapatkan 2 responden (12%). Rata – rata umur responden 57 tahun. Jenis kelamin laki – laki terdapat 15 responden (88%), perempuan 2 responden (12%). Kesimpulan prevalensi kejadian aritmia pada pasien STEMI tinggi, ditemukan irama sinus takikardi dan sinus bradikardi dapat mengakibatkan kematian.

Kata – kata kunci: aritmia, mortalitas, STEMI.

ABSTRACT

Arrhythmias are disturbances in the heart rhythm become fast, slow or irregular. Arrhythmia is a complication of STEMI. These arrhythmias can damage electrical conduction and cardiac cells in the heart. The incidence of arrhythmias is 50%, which can lead to death. The objective to describe the incidence of arrhythmias and an overview mortality in STEMI patients at the General Hospital of Ulin Banjarmasin. The methods of study was using a descriptive with cross sectional design to STEMI patients. This study has been done since 4 September 2015-31 December 2015 using accidental sampling technique. Instruments used ECG and observation sheet. The results of this study total incidence of arrhythmias were 11 respondents (65%), non arrhythmia 6 respondents (35%). The incidence of mortality was two respondents (12%). 15 respondents (88%), 2 female respondents (12%). It can be concluded the prevalence of arrhythmias in patients with STEMI is high, found with sinus tachycardia and bradycardia may result in death.

Keywords: arrhythmias, mortality, STEMI.

Full Text:

PDF

References


Hermansyah, Citrakesumasari, Aminuddin. Aktifitas fisik dan kesehatan mental terhadap kejadian penyakit jantung koroner pada pasien rawat jalan di rsup dr. Wahidin sudirohusodo dan rsud labuang baji makassar. Media Gizi Masyarakat Indonesia 2012 .Vol.1,pp 79–83 (online) (http://www.e-jurnal.com/2014/ 11/aktif-fisik-dan-kesehatan-mental .html, diakses 21 Agustus 2015).

Futhuri Hasan Syafiq, Gambaran Penderita Aritmia Yang Menggunakan Pacemaker Di Rumah Sakit Binawaluya Cardiac Center Tahun 2008-2009. FK dan Ilmu Kesehatan Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Jakarta: 2014.(online) (http://tulis.uinjkt.ac.id/opac/themes/katalog/detail.jsp?id=97877&lokasi=lokal, diakses 21 Agustus 2015).

Peretto Giovanni, Alessandro Durante, Luca Rosario Limite, and Domenico Cianflone. Postoperative Arrhythmias after Cardiac Surgery: Incidence, Risk Factors, and Therapeutic Management, Hindawi Publishing Corporation Cardiology Research and Practice 2014, pp 1-15. (online) (http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC3912619, diakses 15 September 2015).

Aspiani Yuli Reny. Buku Ajar Asuhan Keperawatan Klien Gangguan Kardiovaskular. Jakarta : EGC, 2015.

Ashok K Kondur, Chief Editor: Eric H Yang. Complications of Myocardial Infarction.(online) (http://emedicine.medscape.com/article/164924-overview#a3, diakses 18 Desember 2014).




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/dk.v4i2.2512

Article Metrics

Abstract view : 364 times
PDF - 2204 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by :

  

   

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

freehit counter

View Dunia Keperawatan Stats