STORYTELLING TERHADAP PERKEMBANGAN SOSIAL EMOSIONAL (KETERAMPILAN SOSIAL DAN MASALAH PERILAKU) ANAK USIA 5-6 TAHUN

Stefani Andani, Eka Santi, Dhian Ririn Lestari

Abstract


ABSTRAK
Perkembangan anak pada usia 5-6 tahun dapat terjadi secara biologis, psikologis dan sosiologis. Perkembangan sosial emosional (keterampilan sosial dan masalah perilaku) anak usia 5-6 tahun dapat ditingkatkan dengan cara storytelling. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh storytelling terhadap perkembangan sosial emosional (keterampilan sosial dan masalah perilaku) anak usia 5-6 tahun di PAUD Panenga Palangka Raya, menggunakan pre-experimental designs dengan one group pretest-posttest design. Responden berjumlah 14 orang yang diambil secara total sampling dengan instrumen yaitu Preschool and Kindergarten Behavior Scales (PKBS) dan instrumen storytelling. Analisis data menggunakan Wilcoxon Test didapatkan nilai p value 0,002 untuk keterampilan sosial dan p value 0,007 untuk masalah perilaku yang berarti (p<0,05) sehingga disimpulkan ada pengaruh storytelling pada perkembangan sosial emosional anak usia 5-6 tahun di PAUD Panenga Palangka Raya. Storytelling sangat bermanfaat bagi tenaga keperawatan untuk mengoptimalkan perkembangan sosial emosional (keterampilan sosial dan masalah perilaku) anak usia 5-6 tahun.


Kata kunci: anak, perkembangan sosial emosional, storytelling.

ABSTRACT
Child development at the age of 5-6 years can occur biologically, psychologically and sociologically. The emotional social development (social skill and problem behavior) of 5-6 years olds can be improved by storytelling. The aim of this study to know the influence of storytelling on emotional social development (social skill and problem behavior) of children 5-6 years old in PAUD Panenga Palangka Raya. This research used pre-experimental design with one group pretest posttest design. The respondents amount 14 people taken in total sampling with instruments are Preschool and Kindergarten Behavior Scales (PKBS) and storytelling instruments. Data analysis used Wilcoxon Test with p value 0,002 for social skill and p value 0,007 for problem behavior it is mean (p <0,05), so there is influence storytelling to emotional social development of 5-6 years old child in PAUD Panenga Palangka Raya. Storytelling was very useful for nursing staff to optimize the emotional social development (social skill and problem behavior) of children 5-6 years old.


Keywords: child, emotional social development, storytelling.


Full Text:

PDF

References


Santrock, J. W. Masa perkembangan anak (11 ed., Vol. 2). Jakarta: Salemba Humanika, 2011.

Simangunsong, E. Peran perawat dalam pencegahan dampak hospitalisasi pada anak di rumah sakit umum di medan. Medan: Fakultas Keperawatan Universitas Sumatera Utara, 2011.

Mutiah, D. Psikologi bermain anak usia dini. Jakarta: Prenada Media Group, 2010.

Mashar, R. Emosi anak usia dini dan strategi pengembangannya. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011.

Mustofa, B. Melejitkan kecerdasan anak melalui dongeng. Yogyakarta: Parama Ilmu, 2015.

Susanto, A. Perkembangan anak usia dini. Jakarta: Kencana Prenada Media Group, 2011.

Nurmalitasari, F. Perkembangan sosial emosi pada anak usia prasekolah. Volume 23 (2), 103-111, 2015. http://download.portalgaruda.org/article.php?article=409479&val=7990&title=Perkembangan%20Sosial%20Emosi%20pada%20Anak%20Usia%20Prasekolahdi akses pada tanggal 17 Februari 2017

Oetomo, R. K Pengaruh tayangan sinetron remaja di televisi terhadap anak. , 1-6, 2012.

Hernawati, M. A. Televisi dalam kehidupan anak. Prosiding Seminar Nasional Penelitian dan PKM: Sosial, Ekonomi dan Humaniora (hal. 477), 2011. Bandung: Fakultas Komunikasi, Universitas Islam Bandung. prosiding.lppm.unisba.ac.id/index.php/sosial/article/download/167/108 di akses pada tanggal 31 Maret 2016.

Hidayat, A. Pengaruh dongeng dalam masa kanak-kanak terhadap perkembangan seseorang. Jurnal Studi Gender & Anak, Volume 4 (Nomor 2), Hlm. 335-344, Bulan Juli-Desember, 2009.

Puteri, A. Dongeng sepanjang masa. Jakarta: Al-Kautsar Kids, 2015.

Hendri. Pendidikan karakter berbasis dongeng. Bandung: Simbiosa Rekatama Media, 2013.

Asfandiyar, A. Y. Cara pintar mendongeng. Jakarta: Mizan, 2007.

Nurhamidah. Pengaruh metode bercerita terhadap keterampilan sosial anak usia prasekolah di tk siaga tunas kelapa ngalangan sardonoharjo ngaglik sleman. Yogyakarta: Fakultas Ilmu Sosial dan Humaniora Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga, 2013. http://digilib.uin-suka.ac.id/12457/1/ di akses pada tanggal 2 April 2016.

Hurlock, E. B. Perkembangan anak. (A. Dharma, Penyunt., & M. T.Zarkasih, Penerj.) Jakarta: Erlangga, 2013.

Luh Ayu Tirtayani, N. M. Perkembangan sosial emosional pada anak usia dini. Yogyakarta: Graha Ilmu, 2014.

Argyle, M. The psychology of happiness, 2nd edition. New York: Routledge Taylor & Francis Group, 2001.

Henny, S. Cara Bercerita Yang Efektif dan Menarik. Bandung: Disdik Provinsi Jawa Barat, 2007.

Sophiani, P. Peran storytelling sebagai sarana promosi perpustakaan tk/sd al-izhar pondok labu. Jakarta: Fakultas Adab Dan Humaniora, 2008.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/dk.v5i2.4118

Article Metrics

Abstract view : 299 times
PDF - 1949 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by :

  

   

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

freehit counter

View Dunia Keperawatan Stats