TERAPI BERMAIN CLAY TERHADAP KECEMASAN PADA ANAK USIA PRASEKOLAH (3-6 TAHUN) YANG MENJALANI HOSPITALISASI DI RSUD BANJARBARU

Nor Ella Ella Dayani, Lia Yulia Budiarti, Dhian Ririn Lestari

Abstract


ABSTRAK

Hospitalisasi adalah suatu keadaan yang menyebabkan seseorang harus tinggal dirumah sakit untuk mendapatkan perawatan dan pengobatan. Salah satu intervensi keperawatan anak untuk membantu mengurangi kecemasan anak prasekolah selama menjalani hospitalisasi adalah terapi bermain seperti clay. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terapi bermain clay terhadap kecemasan pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) yang menjalani hospitalisasi di RSUD Banjarbaru. Penelitian ini bersifat quasi eksperimental dengan rancangan penelitian pretest-posttest non equivalent control group design. Pengambilan sampel sebanyak 26 anak usia prasekolah yang terbagi atas 13 anak kelompok kontrol dan 13 anak kelompok eksperimen dengan menggunakan teknik accidental sampling. Kecemasan anak diukur menggunakan Preschool Anxiety Scale-Revised (2010). Pengambilan data dilakukan dengan cara mengukur kecemasan sebelum dan kecemasan sesudah pada kelompok kontrol dan kelompok eksperimen. Hasil analisis statistik menggunakan uji t independent didapatkan nilai p-value 0,000<α 0,05 yang berarti terdapat pengaruh terapi bermain clay terhadap penurunan kecemasan pada anak usia prasekolah (3-6 tahun) yang menjalani hospitalisasi di RSUD Banjarbaru.

 Kata-kata kunci: anak prasekolah, clay, hospitalisasi, kecemasan.

 

ABSTRACT

Hospitalization is a condition that causes a person should stay in the hospital for treatment and medication. One of the possible nursing interventions for the children to reduce their anxiety during hospitalization is through play therapy such as clay play. The purpose of this study was to find out the effectiveness of clay therapy on the anxiety in preschool children (3-6 years) during hospitalization in Banjarbaru Public Hospital. This study was quasi experimental with a pretest-posttest non equivalent control group design. The accidental sampling technique was used in this study to select the samples of 26 preschool children. The samples were divided into two groups, an experimental group and a control group, each of which consisted of 13 children. Child’s anxiety was measured using the Preschool Anxiety Scale Revised (2010). The data were collected through measuring pre and post anxiety on both groups. The statistical results using t-independent test showed that p-value was 0.000<α 0.05, indicating that there were the effectiveness of clay therapy on reducing anxiety in preschool children (3-6 years) during hospitalization in Banjarbaru Public Hospital.

Keywords: preschool children, clay, hospitalization, anxiety.


Full Text:

PDF

References


Supartini Y. Buku ajar konsep dasar keperawatan anak. Jakarta: EGC, 2004.

Wong DL, Hockenberry-Eaton M, Wilson D et all. Buku ajar keperawatan pediatrik edisi 6. Jakarta: EGC, 2009.

Sukoati S, Astarani K. Aktivitas bermain mewarnai dapat meningkatkan mekanisme koping adaptif saat menghadapi stress hospitalisasi pada anak. Jurnal STIKES 2012; 5 (2) : 223-235.

Rahmawati, Handayani D, Puspitasari NPD. Pengaruh terapi bermain terhadap tingkat kooperatif selama menjalani perawatan pada anak usia prasekolah (3-5 tahun) di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Surya Medika Yogyakarta 2009; (online), (https://skripsistikes.files.wordpress.com, diakses 28 Februari 2014).

Alfiyanti D, Hartiti T, Samiasih A. Pengaruh terapi bermain terhadap tingkat kecemasan anak usia prasekolah selama tindakan keperawatan di ruang Lukman Rumah Sakit Roemani Semarang. Jurnal Keperawatan FIKKES 2007; 1(1): 35-44.

Apriany D. Hubungan antara hospitalisasi anak dengan tingkat kecemasan orang tua. Jurnal Keperawatan Soedirman 2013; 8(2): 92-104.

Hermiati D, Marita Z. Pengaruh terapi bermain terhadap penurunan kecemasan pada anak usia 3-5 tahun yang dirawat diruang Edelwis RSUD Dr. M Yunus Bengkulu. Jurnal Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dehasen 2012; (online),

(http://stikesdehasen.ac.id/journal, di akses 4 Maret 2014).

Fradianto I. Pengaruh terapi bermain lilin terhadap penurunan tingkat kecemasan pada anak usia prasekolah yang mengalami hospitalisasi di RSUD Dr. Soedarso Pontianak. Skripsi. Fakultas Kedokteran Universitas Tanjung Pura Pontianak, 2014.

Panitia SAK Komisi Keperawatan. Standar asuhan keperawatan pasien jiwa : kecemasan. Jakarta : St. Carolus, 1999.

Widianti CR. Pengaruh senam otak terhadap kecemasan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah di Rumah Sakit Panti Rapih Yogyakarta. Tesis. Depok: Universitas Indonesia, 2011.

Ardiningsih F, Yektiningtyastuti, Purwandari H. Hubungan antara dukungan informasional dengan kecemasan perpisahan akibat hospitalisasi pada anak usia prasekolah. Jurnal Keperawatan Soedirman 2006; 1(1): 20-26.

Sujatmiko. Pengaruh terapi bermain mewarnai gambar terhadap efek hospitalisasi pada anak usia prasekolah di ruang Bougenvile RSUD Dr. Soeroto Ngawi. Jurnal Kesehatan AIPTINAKES Jatim 2013; 3(1): 6-15.

Pratiwi YS. Penurunan tingkat kecemasan anak rawat inap dengan permainan hospital story di RSUD Kraton Pekalongan. Jurnal Ilmiah Kesehatan STIKES Muhammadiyah Pekajangan Pekalongan 2012; 5 (2); (online),(http://www.journal.stikesmuh-pkj.ac.id, diakses 1 Maret 2014).

Pravitasari A, Edi WB. Perbedaan tingkat kecemasan pasien anak usia prasekolah sebelum dan sesudah program mewarnai. Jurnal Nursing Studies 2012; 1 (1): 16-21; (online), (http://ejournals1.undip.ac.id/index.php/jnursing, diakses 28 Februari 2014).

Susilaningrum R, Nursalam, Utami S. Asuhan keperawatan bayi dan anak untuk perawat dan bidan edisi 2. Jakarta : Salemba Medika, 2013.

Lanjarsari EE. Pengaruh terapi clay dalam menurunkan tingkat depresi pada lansia di unit rehabilitasi sosial “Dewanata” Cilacap. Skripsi. Purwokerto : Universitas Jenderal Soedirman, 2013.

Ngastiyah. Perawatan anak sakit edisi 2. Jakarta: EGC, 2005.

Rahmani P, Moheb N. The effectiveness of clay therapy and narrative therapy on anxiety of pre-school children: A comparative study. Procedia Social and Behavioural Sciences 2010; 5: 23-27.

Unicef. United Nations Children’s Fund.(online),(http://www.unicef.org/dprk/unicef-factsheet2013, diakses 18 Februari 2014).

Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS). 2013. Jakarta: Riskesdas, 2013.

Notoatmodjo S. Metodologi penelitian kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta, 2010.

Nursalam. Konsep dan penerapan metodologi penelitian ilmu keperawatan edisi 2 pedoman skripsi, tesis, dan instrument penelitian keperawatan. Jakarta: Salemba Medika, 2009.

Muscari ME. Panduan belajar keperawatan pediatrik edisi 3. Jakarta: EGC, 2006.

Sacharin, Rosa M. Prinsip perawatan pediatrik edisi 2. Jakarta: ECG, 1996.

Hockenbery MJ&Wilson D. Wong’s esensial pediatric nursing. Eighth edition. St. Louis : Mosby Elsevier. 2009.

Stuart GW&Sundeen SJ. Buku saku keperawatan jiwa edisi 4. Jakarta: EGC, 2005.

Apriliawati A. Pengaruh biblioterapi terhadap tingkat kecemasan anak usia sekolah yang menjalani hospitalisasi di Rumah Sakit Islam Jakarta. Tesis. Depok: Universitas Indonesia, 2011.

Purwandari H. Pengaruh terapi seni untuk menurunkan tingkat kecemasan anak usia sekolah yang menjalani hospitalisasi di wilayah kabupaten Banyumas. Tesis. Depok: Universitas Indonesia, 2009.

Ambarwati, Fitri&Nasution, Nita. Buku pintar asuhan keperawatan bayi dan balita. Yogyakarta : Cakrawala Ilmu, 2012.

Barokah A, Haryani S, Syamsul. Pengaruh terapi bermain puzzle terhadap perilaku kooperatif anak usia prasekolah selama hospitalisasi di RSUD Tugurejo Semarang. Jurnal Stikes Telogorejo Semarang 2012; (online),(http://www.e-jurnal.com, diakses 10 Maret 2014).

Deslidel. Asuhan neonatus, bayi & balita. Jakarta : EGC, 2011.

Baggerly J. The effects of child-centered group play therapy on self-concept, depression, and anxiety of children who are homeless. International Journal of Play Therapy 2004; 13(2) : 31-51.

Joseph AM. Sinopsis. A study to assess the effectiveness of clay therapy on anxiety symptoms of preschool children in selected schools at mysore. Jss College Of Nursing. 2011.

Zaynaliyan G, Javani A, Abedi M. Comparing the effect of paint and clay therapy on the symptoms of separation anxiety disorders in pre-school children. Indian Journal of Fundamental and Applied Life Sciences 2014; 4 (3): 304-3014. (online), (http://www.cibtech.org/jls.htm, diakses 10 Desember 2014).

Tedjasaputra, MS. Bermain, mainan dan permainan. Jakarta: Grasindo, 2005.

Carmichael & Reddy, Files-Hall&Schaefer. Play therapy makes a difference! Association for Play Therapy. 2005.

Harini N. Terapi warna untuk mengurangi kecemasan. Jurnal Ilmiah Psikologi Terapan Fakultas Psikologi Universitas Muhamadiyah Malang 2013; 1(2) : 291-303.

Nanik M. Peningkatan kemampuan motorik halus anak usia dini melalui permainan playdough pada kelompok B di PAUD Al-Hidayah Depo Indah No.1 Kemijen Semarang Timur. Skripsi. Semarang: Fakultas Ilmu Pendidikan IKIP PGRI Semarang, 2012.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/dk.v3i2.592

Article Metrics

Abstract view : 3836 times
PDF - 6039 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by :

  

   

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

freehit counter

View Dunia Keperawatan Stats