SENAM AEROBIK LOW IMPACT TERHADAP DISMENORE PRIMER PADA REMAJA PUTRI DI SMKN 1 MARTAPURA

Melinda Restu Pertiwi, Abdurrahman Wahid, Evy Marlinda

Abstract


ABSTRAK
Dismenore primer adalah nyeri haid yang dialami oleh remaja putri yang berasal dari kram rahim. Penyebabnya ialah kontraksi rahim dan lepasnya dinding rahim akibat peningkatan prostaglandin. Dismenore menyebabkan 14% dari remaja sering tidak hadir di sekolah dan tidak menjalani kegiatan sehari-hari. Terapi nonfarmakologi diperlukan agar tidak memberi efek samping bagi tubuh.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh senam aerobik low impact terhadap dismenore primer pada remaja putri. Penelitian ini merupakan penelitian preexperimental dengan one group pretest-posttest design. Skala nyeri diukur menggunakan Numeric Rating Scale (NRS). Pengambilan sampel dilakukan secara purposive sampling berjumlah 22 responden yang bertempat di SMKN 1 Martapura. Analisis data menggunakan uji Wilcoxon dengan signifikansi 95%. Hasil uji statistik p<α yaitu 0,000<0,05 artinya H0 ditolak dan Ha diterima. Dapat disimpulkan bahwa terdapat pengaruh senam aerobik low impact dalam menurunkan skala nyeri haid pada remaja putri.

Kata –kata kunci: senam aerobik low impact, dismenore primer, remaja putri.

ABSTRACT
Primary dysmenorrhea is menstruation pain experienced by female adolescents which comes from uterus cramp. This is caused by the uterus contraction and the detached uterus wall because of the increasing of prostaglandin. Dysmenorrhea caused 14% of female students absence at school and not
participating in school routines. To overcome this, non-pharmacology therapy is needed in order to avoid the side effect on their body. This study was aimed to find the effect of low impact aerobic exercise on female students. This study was pre-experimental with one group pretest-posttest design. The scale of pain was measured using Numeric Rating Scale (NRS). The sample gathering was done by purposive sampling of 22 respondents at SMKN 1 Martapura. The data analysis used Wilcoxon test with the significance of 95%. The results of the statistical test p<α was 0,000<0,05 which means H0 was denied and Ha was accepted. It could be concluded that there was an effect of low impact aerobic exercise to reduce the scale of menstruation pain on female students.

Keywords: low impact aerobic exercise, primary dysmenorrhea, female students.


Full Text:

PDF

References


Eny K. Kesehatan Reproduksi Remaja Dan Wanita. Jakarta: Salemba medika, 2012.

Jumlah Penduduk Kalimantan Selatan Menurut Kabupaten/Kota,

Jenis Kelamin, Dan Kepadatan Penduduk, 2012 (online )(http://kalsel.bps.go.id.,diakses pada

Maret 2014).

Anugraheni VMD dan Aries W. Efektivitas Kompres Hangat Dalam

Menurunkan Intensitas Nyeri Dhysmenorrhea Pada Mahasiswi STIKES RS Baptis Kediri. Jurnal STIKES 2013; 6, 1. (online),(http://cpanel.petra.ac.id/ejournal/ind ex.php/stikes/article/view/18838,diakses pada 18 Maret 2014).

Sugi P. Analisis Perbedaan Terapi Dismenorhea dengan Metode

Effleurage Kneading, dan Yoga Dalam Mengatasi Dismenorhea. Jurnal Kebidanan 2013; 5, 01.(online), (http://journal.akbideub.ac.id/index.p

hp/jkeb/article/view/106, diakses pada18 Maret 2014).

Kitamura M, Takashi T, Shoko K,Satoru N, Nobuo Y. Arch Womens

Ment Health 2012; 15: 131-133. (online),(http://link.springer.com/article/10.10 07/s00737-012-0266-2, diakses pada 20 Maret 2014)

Chao MT, Christine MW, Priscilla DA, Denise G. An Innovative

Acupuncture Treatment for Primary Dysmenorrheal: A Randomized,

Crossover Pilot Study. Alternative Therapies 2014; 20, 1. (online),

(http://europepmc.org/abstract/MED/ 24445356, diakses pada 20 Maret

.

Kumalasari I dan Iwan A. Kesehatan Reproduksi Untuk Mahasiswa

Kebidanan Dan Keperawatan. Jakarta: Salemba medika, 2012.

Maruf FA, Nonyelum VE, Suleman OM, Ade FA, Emmanuel CO.

Physical Activity Level and Adiposity: Are They Associated With

Primary Dysmenorrheal in School Adolescents?. African Journal of

Reproductive Health 2013;17(4):167. (online),(http://www.ajol.info/index. php/ajrh/article/view/98389, diakses pada 1 April 2014).

Rosidah N. Perbedaan Pengaruh Senam Serobik Low Impact dan Mix Impact Terhadap Tingkat Kesegaran Jasmani Pada Siswa Putri SMK Negeri 1 Surakarta Tahun Pelajaran 2012/2013. Skripsi. Surakarta: Universitas Sebelas Maret. 2013. (online),(http://www.jurnal.fkip.uns.ac.id/index.php/penjaskesrek/article/view/952,diakses pada Mei 2014).

Purwanto. Dampak Senam Aerobik Terhadap Daya Tahan Tubuh Dan

Penyakit. Jurnal Media Ilmu Keolahragaan Indonesia 2011; 1, 1.

(online),(http://ejournal.undip.ac.id/index.php /medianers/article/view/717, diakses pada 1 April 2014).

Nursalam. Konsep Dan Penerapan Metodologi Penelitian Ilmu

Keperawatan Edisi 2. Jakarta: Salemba medika, 2008.

Potter PA dan Anne GP. Fundamental Keperawatan Edisi 2. Jakarta: EGC, 2009.

Saputri MFE, Septi N, Sari P, Laelatul M, Ernawati. Manfaat Penambahan Latihan Otot Diafragma Pelvis Pada

Latihan Otot Abdomen Terhadap Dismenore Primer Pada Remaja Putri.

Bidan Prada: Jurnal Ilmiah Kesehatan 2013; 4, 1, 145-149. (online),

(http://ojs.akbidylpp.ac.id/index.php/Prada/article/view/79, diakses pada 25 Maret 2014).

Laili N. Perbedaan Tingkat Nyeri Haid (Dismenore) Sebelum dan

Sesudah Senam Dismenore Pada Remaja Putri Di SMAN 2 Jember.

Skripsi. Jember: Universitas Jember. 2012. (online),

(http://repository.unej.ac.id/handle/123456789/16364, diakses pada Mei

.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/dk.v3i2.719

Article Metrics

Abstract view : 995 times
PDF - 2200 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by :

  

   

 

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

freehit counter

View Dunia Keperawatan Stats