PEMBELAJARAN GENERATIF UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP DAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS

Hariani Hariani

Abstract


Abstract.  Research has been conducted using generative learning models on colloidal material in class XI IPA 2 of SMAN 10 Banjarmasin. This study aims to improve (1) teacher activity, (2) student activity, (3) critical thinking skills, and (4) cognitive learning outcomes. This study uses a class action research design (PTK) with two cycles in progress. The instruments in this study were tests and non-tests. The data analysis technique used in the study is qualitative analysis and quantitative analysis. The results showed that (1) the increase in teacher activity from the first cycle in the good category became a very good category in the second cycle, (2) the increase in student activities from the first cycle in the active category to the very active category inicycle II, critical of the first cycle of 3.44 (less critical) to 5.7 (critical) inithe second cycle, and (4) the completeness of classical cognitive learning outcomes from the first cycle reached 37.14% to 77.14% in the second cycle.

Keywords: Generati Learning Models,Critical Thinking Skills, Colloidal

Abstrak. Telah dilakukan penelitian menggunakan model pembelajaran generatif pada materi koloid di kelas XI IPA 2 SMAN 10 Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan (1) aktivitas guru, (2) aktivitas siswa, (3) kemampuan berpikir kritis, dan (4) hasil belajar kognitif. Penelitian ini menggunakan rancangan penelitian tindakan kelas (PTK) dengan dua siklus secara berlanjut. Instrumen dalam penelitian ini berupa tes dan non-tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian adalah analisis kualitatif dan analisis kuantitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa (1) peningkatan aktivitas guru dari siklus I dalam kategori baik menjadi kategori sangat baik pada siklus II, (2) Peningkatan aktivitas siswa dari siklus I dalam kategori aktif menjadi kategori sangat aktif pada siklus II, (3) meningkatnya kemampuan berpikir kritis dari siklus I sebesar 3,44 (kurang kritis) menjadi 5,7 (kritis) pada siklus II, dan (4) ketuntasan hasil belajar kognitif secara klasikal dari siklus I mencapai 37,14%  menjadi 77,14% pada siklus II.

Kata kunci: Model/Pembelajaran Generatif, Kemampuan Berpikir  Kritis, Koloid

Full Text:

PDF

References


Hamdani, D., Kurniati, E., & Sakti, I. (2012). Analisis Keterampilan Beripikir Kritis Siswa Smp Pada Materi Gaya dan Penerapannya. Jurnal Exacta, 10(1) 1-10.

Irwandani, & Rofiah, S. (2015). Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Terhadap Pemahaman Konsep Fisika Pokok Bahasan Bunyi Peserta Didik MTS Al- Hikmah Bandar Lampung. Jurnal Ilmu Pendidikan Fisika Al-BiruNI, 4(2), 165-177.

Kasih, A., & Winarti, A. (2017). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kritis Dan Hasil Belajar Siswa Menggunakan Pendekatan Problem Posing Berorientasi Hots (Higher Order Thinking Skill) Materi Hidrolisis Garam di Kelas XI IPA 2 SMA PGRI 6 Banjarmasin Tahun Pelajaran 2016/2017.

Lusiana, Hartono, Y., & Saleh, T. (2009). Penerapan Model Pembelajaran Generatif (Mpg) Untuk Pelajaran Matematika Di Kelas X SMA Negeri 8 Palembang. Jurnal Pendidikan Matematika, 3(2), 29-48.

Murjani,A & Hamid, A. (2016). Meningkatkan Kemampuan Berpikir Kreatif dan Hail Belajar Siswa Melalui Model Pembelajaran Generatif pada Materi Larutan Penyangga. Quantum, Jurnal Inovasi Pendidikan Sains, 7, 103-108.

Nandari, E. M., Suyudi, A., & Parno. (2014). Pengaruh Model Pembelajaran Generatif Terhadap Keterampilan Berpikir Kritis Fisika Siswa Kelas X di SMA Negeri 7 Malang. Jurnal Fisika UM, 1-5.

Nur, A. (2015). Penerapan Model Pembelajaran Generatif Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Fisika Siswa Kelas XI IPA 1 SMA Negeri 9 Makassar. Jurnal Pendidikan Fisika, 3(2), 1-13.

Pratama, A., Hamid, T., & Halim, A. (2017). Penerapan Model Pembelajaran generatif dengan Menggunakan Virtual Laboratorium Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa. Jurnal Ilmiah Mahasiswa (JIM) Pendidikan Fisika, 2(1), 149-153.

Putrayasa, I. B. (2013). Landasan Pembelajaran. Singaraja: Undiksha Press.

Ristiyani, E, & Bahriah, E.S. (2016). Analisis Kesulitan Belajar Siswa Di SMAN X Kota Tanggerang Selatan. JPPI, 2(1), 18-29.

Sadia, W.I. (2014). Model-model Pembelajaran Sains Konstruktivistik. Singaraja: Ghara Ilmu.

Sunyono, Wirya, I.W, Suyanto, E, & Suyadi, G. (2009). Identifikasi Masalah Kesulitan Dalam Pembelajaran Kimia SMA Kelas X Di Provinsi Lampung. Jurnal Pendidikan MIPA, 10(1), 1-12.

Suryawati, D. (2012). Penerapan Model Pembelajaran Generatif Untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Dengan Memperhatikan IQ Siswa di MTsN Sumberlawang Sragen. Skripsi Sarjana. Yogyakarta: Tidak Diterbitkan.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jvk.v35i1.10292

Article Metrics

Abstract view : 663 times
PDF - 722 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2021 Vidya Karya

Indexed By

   

Creative Commons License

Vidya Karya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.