MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA BERBASIS MULTI INTELEGENSI PADA MATERI KELARUTAN DAN KESETIMBANGAN LARUTAN (Ksp) MELALUI MODEL INQUIRY TERBIMBING

Syailani Syailani

Abstract


Abstract. There has been a research in regards to the application of ‘guided inquiry model’ on the multi-intelligence based learning of the solution solubility and equilibrium in the 11th grade students of science in SMA Negeri 1 Banjarmasin. The study aimed to identify student’s achievement and response toward guided inquiry model on the topic of solution solubility and equilibrium. The research was a class-action research conducted in 2 cycles. Each cycle consisted of planning; action,  observation and evaluation, analysis and reflection steps. The subject of the study are the 11th  grade students of Science in SMA Negeri 1 Banjarmasin consisting of 22 students. The data was collected  using test and observation. The result found that students’ achievement of chemistry especially on the solubility and equilibrium showed a significant improvement. The use of Guided Inquiry model improves students’ acvievement from 25% on the 1st cycle to 90% on the 2nd cycle.  Student’s activities score improves from  47 on the 1st cycle to 52 on the 2nd cycle which both score stand for ’very active’. Teacher’s activities score on the learning improves from 49 on the 1st cycle to 52 on the 2nd cycle and both also stand for ’very active’. Students give very good response to the model. The use of the model gave a better students’ understanding to the topic and fully involved on learning. Students’ responsibility of doing assignment grow better.  Students feel that the class was very pleasing, teacher was functioned as the facilitator or the advisor on learning.

 

Keywords: guided inquiry, multi-intelligence, solubility and equilibrium

 

Abstrak. Telah dilakukan penelitian tentang penerapan model inkuiri terbimbing pada pembelajaran materi kelarutan dan kesetimbangan larutan berbasis multi intelegensi di kelas XI IPA 7  SMA Negeri 1 Banjarmasin. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan prestasi belajar siswa pada materi kelarutan   dan Ksp, serta respon siswa pada pembelajaran menggunakan model inquiry  terbimbing. Penelitian ini merupakan penelitian tindakan kelas yang dilaksanakan dalam 2 siklus. Tiap siklus terdiri dari tahap perencanaan, pelaksanaan tindakan, observasi dan evaluasi,  serta analisis dan refleksi. Subjek penelitian adalah 22 siswa kelas XI IPA 7 SMA Negeri 1 Banjarmasin. Teknik pengumpulan data menggunakan tes dan observasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa prestasi belajar kimia siswa pada materi kelarutan dan kesetimbangan larutan  menggunakan model inkuiri terbimbing meningkat secara signifikan. Penggunaan model inkuiri terbimbing meningkatkan ketuntasan hasil belajar kimia pada materi kelarutan dan kesetimbangan larutan dari siklus 1 sebesar  25 %,  menjadi lebih 90 % pada siklus II.  Skor aktivitas siswa meningkat dari 47 pada siklus I menjadi 52 pada siklus II dengan  kriteria sangat aktif. Aktivitas guru meningkat dari skor 49 pada siklus I menjadi 52 pada siklus II dengan kriteria sangat aktif. Penggunaan model membuat siswa merasa lebih mudah memahami materi, terlibat sepenuhnya dalam pembelajaran, dan menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan. Pembelajaran sangat menyenangkan dimana guru berperan sebagai fasilitator pembelajaran.

 

Kata kunci: model Inquiri terbimbing, multi-intelegensi, Kelarutan dan Ksp

Full Text:

PDF

References


Ambarsari, W. Santosa, S & Maridi. (2013). Penerapan Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Keterampilan Proses Sains Dasar Pada Pelajaran Biologi Siswa Kelas VIII SMP N 7 Surakarta. Jurnal Pendidikan Biologi. 5(1): 81-95.

Departemen Pendidikan Nasional. (2007). Permendiknas RI Nomor 20 tahun 2007 tentang Standar Penilaian Pendidikan. Jakarta. Depatemen Pendidikan Nasional.

Effendi, L., A. (2012). Pembelajaran Matematika dengan metode Penemuan Terbimbing Untuk meningkatkan Kemampuan Representasi dan pemecahan masalah matematika siswa SMP Bandung. Jurnal Penelitian Pendidikan. 13(2):1-10.

Manik, R.. T. (2015). Efektivitas Inquiri Terbimbing Pada Materi Kelarutan dan Ksp Dalam Meningkatkan Penguasaan Konsep. Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Kimia. 4(2): 744-735.

Hendrasti , Indrawati, Mahardika. (2016). Model Pembelajaran Inquiri Terbimbing Disertai Teknik Peta Konsep Dalam Pembelajaran Fisika di SMA Bandung. Jurnal Pembelajaran Fisika. 4(4): 321 – 326.

Mahfuzah, S. (2013). Meningkatkan Keterampilan Proses Sains Siswa Pada Materi Hidrolisis Garam Melalui Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Di Kelas XI IPA 1 SMAN 8 Banjarmasin Tahun Ajaran 2012/2013. Skripsi Sarjana. Tidak Dipublikasikan. Banjarmasin: Universitas Lambung Mangkurat.

Nur’Azizah H., Jayadinata, A.K., & Gusrayani, D. (2016). Pengaruh Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Terhadap Kemampuan Berpikir Kritis Siswa Pada Materi Energi Bunyi. UPI Bandung. Jurnal Pena Ilmiah, 1(1): 51-60.

Wan, K. Jumlah Soal Sulit 10 Persen. Radar Banjarmasin. 19 Januari 2015. Hlm 1 & 5.

Ratumanan T. G & Laurens, T. (2003). Evaluasi Hasil Belajar yang Relevan dengan Kurikulum Berbasis Kompetensi. Surabaya: Unesa University Press.

Sanjaya, W. (2012). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Bandung : Kencana Prenada Media Group

Setiowati, N., Agustina. (2014). Penerapan Model Pembelajaran Inkuiri Terbimbing (Guided Inquiry) Dilengkapi LKS untuk Meningkatkan Aktivitas Dan Prestasi Belajar Siswa Pada Materi Pokok Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Kelas Xi MIA SMA Negeri 1 Banyudono Tahun Pelajaran 2014/2015, Surakarta. Jurnal Pendidikan Kimia (JPK).4(4): 54-60.

Sitopu, J.W. (2010). Pengaruh metode pembelajaran Inquiry Dalam Belajar Sains terhadap Motivasi Belajar Siswa. Jurnal Pendidikan Habonaron do Bona,1(1): 34-37.

Slameto. (2010). Belajar dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Suyanti, R. D. (2010). Strategi Pembelajaran Kimia. Medan: Graha Ilmu.

Ulfah, T., Rusman, Ibnu Khaldun. (2015).Analisa kesulitan Pemahaman Konsep Kelarutan dan Hasil Kali Kelarutan Pada Siswa SMA Inshafuddin Tahun Ajaran 2015/2016 . Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pendidikan Kimia (JIMPK)-Vol 1(4): 43-51.

Viyanti, Cari, Sunarno, W., Prasetyo, Z. (2016). Analisis Aktivitas Pembelajaran Inkuiri Terbimbing Siswa SMAdi Kota Bandar Lampung. Jurnal Inovasi Dan Pembelajaran Fisika. 2(2): 204-210.

Yuniyanti, E.D., Sunarno, W & Haryono. (2012). Pembelajaran Kimia Menggunakan Inkuiri Terbimbing Dengan Media Modul Dan E-Leraning Di Tinjau dari Kemampuan Pemahaman Membaca dan Kemampuan Berpikir Abstrak. Jurnal Inkuiri, 1(2): 112-120.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jvk.v32i1.4148

Article Metrics

Abstract view : 31 times
PDF - 103 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 Vidya Karya

Indexed By:

               

 

 

Creative Commons License

Vidya Karya is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.