EKSISTENSI MIMOZA TV SEBAGAI MEDIA LOKAL DI GORONTALO
Abstract
Penelitian ini membahas eksistensi Mimoza TV sebagai media lokal di Gorontalo yang dikaji dengan melihat fungsi media massa sebagai media informasi yang independen. Di masa perkembangan arus informasi dan teknologi dewasa ini, masyarakat sudah mulai jarang menikmati program televisi. Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif kualitatif dengan penentuan informan melalui purposive sampling. Penelitian ini dilaksanakan di Kantor Mimoza TV dengan pengumpulan data melalui observasi di lapangan, wawancara mendalam dengan informan yang dianggap berkompeten, dan dokumentasi untuk mendukung data yang disajikan. Analisis data dikelola melalui tahapan pengumpulan data, penyajian data, reduksi data, dan konklusi/verifikasi data. Hasil penelitian mengindikasikan bahwa Mimoza TV mampu melakukan inovasi-inovasi terkait perkembangan informasi dan teknologi, khususnya yang berbasis internet dan jaringan TV kabel yang dikelola oleh manajemen perusahaan yang terintegrasi. Inovasi-inovasi itu menjadi indikator bahwa eksistensi Mimoza TV sebagai media lokal di Gorontalo masih berpeluang untuk bertahan.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Abdullah, Aceng & Lilis Puspitasari. 2018. Media Televisi di Era Internet. ProTVF, 2(1), 101-110.
Ardianto, Elnivaro, dkk (2017). Komunikasi Massa Suatu Pengantar (Edisi Revisi). Bandung: Simbiosa Rekatama Media.
Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. KBBI Darig Edisi III, diakses 20 Agustus 2021, dari https://kbbi.web.id/eksistensi
BPS Kota Gorontalo, 2017. Katalog: Kota Gorontalo dalam Angka. Kota Gorontalo: Badan Pusat Statistik Kota Gorontalo, diakses 15 September 2021 dari https://gorontalokota.bpd.go.id/publication/2017/08/11/bc2a1f6c945f12ec517bd1f/kota-gorontalo-dalam-angka-2017.html
Cahyaningrum, Qoute Nuraini. 2013. Keberadaan Televisi Lokal di Era Digitalisasi. Observasi BPPKI Bandung, 11 (1), 47-58.
Cangara, Hafied (1998). Pengantar Ilmu Komunikasi. Jakarta: Raja Grafindo Persada.
Effendy, Onong Uchjana (2008). Dinamika Komunikasi. Bandung: Remaja Rosdakarya.
Haqqu, Rizca & Firdaus Azwar Ersyad. 2020. Eksistensi Media Televisi Era Digital Dikalangan Remaja. Dinamika Sosial Budaya 22(1), 38. DOI:10.26623/jdsb.v22i1.2228
Miles, M.B., dan Huberman, A.M (1994). Qualitative Data Analysis, a Sourcebook of New Methods (Tjetjep Rohendi Rohidi, Terjemahan), California: SAGE Publication.
Nurudin (2007). Pengantar Komunikasi Massa. Jakarta: Raja Gafindo Persada.
Panuju, Redi (2018). Pengantar Studi (Ilmu) Komunikasi. Jakarta: Prenada Mediagroup.
Prabowo, Agung. 2012. Era Penyiaran Digital: Pengembangan atau Pemberangusan TV Lokal dan TV Komunitas? ASPIKOM 1(4), 301-313. DOI:10.24329/aspikom.v1i4.27
Roudhonah (2019). Ilmu Komunikasi. Jakarta: PT Rajagrafindo Persada.
Sumadiria, Haris (2014). Sosiologi Komunikasi Massa. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.
Warto. 2019. The Segmentation of Local Television Audiences in Central Java in The Digital Era (Segmentasi Audiens Televisi Lokal di Jawa Tengah pada Era Digital). The Messenger 11(2), 220-231.
Williams, Raymond (2009). Televisi. Yogyakarta: Resist Book.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/mc.v7i2.11941
Article Metrics
Abstract view : 856 timesPDF - 295 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
MetaCommunication: Journal of Communication Studies is published by the Department of Communication, Faculty of Political and Social Sciences, Universitas Lambung Mangkurat.
Address: Jl. Brig Jend. Hasan Basri, Pangeran, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123, Indonesia.
Email: [email protected]

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License
P-ISSN : 2356-4490
E-ISSN : 2549-693X
View My Stats, StatCounter Button









