MEDIA DAN INTERVENSI NEGARA

Fitri Hardianti

Abstract


Industri media di Indonesia mengalami pasang surut, dimana pada awalnya Indonesia pernah menganut paham otoriter sehingga media-media di Indonesia seakan harus tunduk pada Negara. Namun jika dikaji saat ini, hal tersebut bertolak-belakang dimana jika kita analisis dari tiga model yang ditawarkan oleh Hallin dan Manchini dalam buku Comparing Media System maka Indonesia berada pada model liberal jika dikaitkan antara industri media dengan intervensi Negara. Metode yang digunakan dalam riset ini adalah studi Pustaka. Adapun kategori-kategorinya, dapat dilihat dari peran Negara sebagai regulator, yang mana Negara memiliki peran yang lemah dalam Industri media. Karena industri media telah mampu mengalahkan regulasi atau peraturan yang dibuat oleh para regulator. Aspek krusial lainnya adalah tidak adanya koordinasi antara kebijakan yang ada dengan hak serta kewajibannya yang saling tumpang tindih. Selanjutnya, jika kita lihat aspek berikutnya yaitu Subsidi, dimana pada industri media di Indonesia saat ini tidak memikirkan subsidi dari pemerintah dikarenakan industri media di Indonesia mampu menghidupi dirinya sendiri dengan keuntungan-keuntungan yang sudah ia dapatkan dari komersialisasi program atau konten yang dibuatnya. Dan terakhir dari aspek kualitas isi media, dimana seperti yang kita ketahui bahwa banyak konten-konten atau program yang dibuat tidak memiliki nilai positif melainkan hanya sekedar mencari sensasional semata, demi meraih rating yang tinggi.


Keywords


Media, Indonesia, Intervensi Negara

Full Text:

PDF

References


CORONEL, S. S. (2003). The role of media in deepening democracy. European Journal of Communication. Retrieved 21 Juni, 2018, from http://unpan1.un.org: http://unpan1.un.org/intradoc/groups/public/documents/un/unpan010194.pdf

Fahrimal, Y. (2018). NETIQUETTE: ETIKA JEJARING SOSIAL GENERASI MILENIAL DALAM MEDIA SOSIAL. Jurnal Penelitian Pers dan Komunikasi Pembangunan Vol. 22 (1), 69-78.

Hassan, T.-u. (2012). Towards a more Responsible Press. Communicatio, 31-52.

Hidayat, F. (2018, Januari 20). detiknews. Retrieved Juni 22, 2018, from news.detik.com: https://news.detik.com/berita/d-3824077/tni-ad-merasa-dilecehkan-di-acara-stasiun-tv-swasta-minta-maaf

Iskandar, R. A. (2017, Juni 10). Liputan 6. Retrieved Juni 21, 2018, from Liputan 6.com: https://www.liputan6.com/news/read/2985871/polemik-konsep-single-mux-dalam-ruu-penyiaran

Juniman, P. T. (2017, September 23). CNN Indonesia. Retrieved Juni 23, 2018, from www.cnnindonesia.com: https://www.cnnindonesia.com/hiburan/20170922190044-220-243431/5-program-televisi-bandel-yang-pernah-disetop-kpi

Keller, A. (2009). TANTANGAN DARI DALAM (Otonomi Redaksi di 4 Media Cetak Nasional : Kompas, Koran Tempo, Media Indonesia, Republika). Jakarta: Friedrich Ebert Stiftung (FES) Indonesia Office.

Kristiawan, R. (2012). Liberalisasi Media : Kajian Ekonomi Politik Tentang Demokratisasi dan Industrialisasi Media di Indonesia. Jakarta: Universitas Indonesia.

Lim, M. (2012). slideshare. Retrieved Juni 23, 2018, from www.slideshare.net: https://www.slideshare.net/bahana_ur/media-concentration-in-indonesia

Munteanu, M. (2010). Media in Crisis: should the state intervene ? Reuters Institute Fellowship Paper University of Oxford, 4-32.

Olateju, O. (2010, Januari). Research Gate. Retrieved Juni 23, 2018, from www.researchgate.net: https://www.researchgate.net/publication/216688952_Impracticability_of_Media_Freedom_in_a_Liberal_Democracy

Rahayu, d. (2014). KINERJA REGULATOR PENYIARAN INDONESIA (Penilaian atas Derajat Demokrasi, Profesionalitas, dan Tata Kelola). Yogyakarta: Pemantau Regulasi dan Regulator Media (PR2Media) bekerja sama dengan Yayasan Tifa.

S. Bayu Wahyono, d. (2011). Ironi Eksistensi Regulator Media di Era Demokrasi (Studi Evaluatif terhadap Peran Regulator Media dan Komunikasi dalam Menegakkan Demokrasi di Indonesia). Yogyakarta: Pemantau Regulasi dan Regulator Media (PR2Media) bekerja sama dengan Yayasan Tifa.

Susanto, E. H. (2013). Media Massa, Pemerintah dan Pemilik Modal. Jurnal Komunikasi Aspikom , 477-484.

Syahri, M. (2017, November 11). researchgate. Retrieved Juni 21, 2018, from www.researchgate.net: https://www.researchgate.net/publication/320998523

Valerisha, A. (2017). Dampak Praktik Konglomerasi Media Terhadap Pencapaian Konsolidasi Demokrasi di Indonesia. Hubungan Internasional, 15-32.

Yanuar Nugroho, M. F. (2013). Memetakan Kebijakan Media di Indonesia. Jakarta: Centre for Innovation Policy and Governance.

Zulfiningrum, R. (2014). SPASIALISASI DAN PRAKTIK KONGLOMERASI MEDIA KELOMPOK KOMPAS GRAMEDIA. Jurnal ASPIKOM, 140-153.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/mc.v7i2.12155

Article Metrics

Abstract view : 809 times
PDF - 592 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.




MetaCommunication: Journal of Communication Studies is published by the Department of Communication, Faculty of Political and Social Sciences, Universitas Lambung Mangkurat.

Address: Jl. Brig Jend. Hasan Basri, Pangeran, Banjarmasin Utara, Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan 70123, Indonesia.

Email: [email protected]


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

P-ISSN : 2356-4490

E-ISSN : 2549-693X

View My Stats, StatCounter Button