PEMANFAATAN LIMBAH DAUN NANAS (Ananas comosus) SEBAGAI BAHAN BAKU PEMBUATAN PLASTIK BIODEGRADABLE

Maria Natalia, Wirananditami Hazrifawati, Doni Rahmat Wicakso

Abstract


Biodegradable plastic (bioplastics) is a polymer that can be degraded and made from renewable sources, including cellulose obtained from pineapple leaves. The purpose of this study is to determine the mechanical properties of bioplastics from cellulose, determine the optimum conditions based on the concentration of chitosan variations on cellulose solution and the addition of glycerol plasticizers to the mechanical properties of biodegradable plastic produced. This study begins with the manufacture of cellulose from pineapple leaves through a process of delignification and bleaching and then making biodegradable plastic 1% cellulose raw material with a variation of chitosan with a variation of 1%; 2%; 3% and the addition of plasticizer glycerol 1%, 2% and 3% (v/v). The results obtained will be observed by tensile tests, SEM tests, swelling tests, and biodegradation. The results obtained in the morphological test with the SEM test showed that cellulose was not evenly distributed. The tensile strength test for the addition of chitosan showed that the concentration of 3% had the highest tensile strength value of 11.8 MPa while the tensile strength of the addition of glycerol showed that the concentration of 3% had the highest tensile strength value of 3.6 MPa. The swelling test shows that glycerol concentration influences biodegradable plastic water resistance and glycerol 3% has the highest percentage of water resistance, 16.6%. In the biodegradable plastic degradation test with 3% glycerol experiencing the fastest degradation, this shows that glycerol has an effect on biodegradable plastic degradation


Keywords


pineapple leaf; biodegradable; glycerol; cellulose

Full Text:

PDF

References


Anita, Z., Akbar, F., & Harahap, H. (2013). Pengaruh Penambahan Gliserol Terhadap Sifat Mekanik Film Plastik Biodegradasi dari Pati Kulit Singkong. Jurnal Teknik Kimia USU, 2(2).

Asbani, N. (2008). Prospek Serat Daun Nanas Sebagai Bahan Baku Tekstil. Balai Penelitian Tanaman Tembakau dan Serat.

Astuti, H. O. D. J. T. (2004). Pengaruh Sodium Hidroksida dan Hidrogen Peroksida terhadap Rendemen dan Warna Pulp dari Serat Daun Nenas. Pusat Penelitian Fisika – Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Cheng, H. N., Dowd, M. K., Selling, G. W., & Biswas, A. (2010). Synthesis of Cellulose Acetate From Cotton by Products. Carbohydrate Polymers, 80(2), 449-452.

Haryani, N., Novia, Syarif, V. L. & Ananda, S. R. (2015). Pengaruh Konsentrasi Asam dan Waktu Hidrolisis pada Pembentukan Bioetanol dari Daun Nanas. Jurnal Teknik Kimia 21.

Nina, H., Novia, N., Syarif, V. L., & Ananda, S. R. (2015). Pengaruh Konsentrasi Asam Dan Waktu Hidrolisis Pada Pembentukan Bioetanol Dari Daun Nanas. Jurnal Teknik Kimia, 21(4).

Puls, J., Wilson, S. A., & Hölter, D. (2011). Degradation of cellulose acetate-based materials: a review. Journal of Polymers and the Environment, 19(1), 152-165.

Kengkhetkit, N., & Amornsakchai, T. (2014). A new approach to “Greening” plastic composites using pineapple leaf waste for performance and cost effectiveness. Materials & Design, 55, 292-299.

Morone, P., Tartiu, V. E., & Falcone, P. (2015). Assessing the potential of biowaste for bioplastics production through social network analysis. Journal of Cleaner Production, 90, 43-54.

Lindu, M., & Puspitasari, T. (2010). Sintesis dan karakterisasi selulosa asetat dari nata de coco sebagai bahan baku membran ultrafiltrasi. Jusami| Indonesian Journal of Materials Science, 12(1), 17-23.

Rachmaniah, O., Febriyanti, L., & Lazuardi, K. (2009, July). Pengaruh liquid hot water terhadap perubahan struktur sel bagas. In Prosiding Seminar Nasional XIV, FTI-ITS (pp. 30-40).

Kumoro, A. C., & Purbasari, A. (2014). Sifat mekanik dan morfologi plastik biodegradable dari limbah tepung nasi aking dan tepung tapioka menggunakan gliserol sebagai plasticizer. Teknik, 35(1), 8-16.

Putra, W. M. (2015). Pengaruh Penambahan Selulosa Mahota Nanas Dalam Pembuatan Plastik Biodegradable Dari Pati Umbi Gadung (Diocorea Hispida Densnt) Dengan Menggunakan Plasticizier Gliserin. [Skripsi]. Politeknik Negeri Sriwijaya.

Satriyo. (2012). Kajian penambahan chitosan, gliserol, dan carboxy methyl cellulose terhadap karakteristik biodegradable film dari bahan komposit selulosa nanas. [Skripsi]. Universitas Lampung.

Selpiana, S. T., & Anggraeni, C. P. (2016). Pengaruh penambahan kitosan dan gliserol pada pembuatan bioplastik dari ampas tebu dan ampas tahu. Jurnal Teknik Kimia, 22(1).

Sinaga, R. F., Ginting, G. M., Ginting, M. H. S., & Hasibuan, R. (2014). Pengaruh Penambahan Gliserolterhadap Sifat Kekuatan Tarik Dan Pemanjangan Saat Putus Bioplastik Dari Pati Umbi Talas. Jurnal Teknik Kimia USU, 3(2), 19-24.

Tarmansyah, U. S. (2007). Pemanfaatan Serat Rami Untuk Pembuatan Selulosa. Buletin Litbang Dephan.

Wardah, I., & Hastuti, E. (2015). Pengaruh Variasi Komposisi Gliserol Dengan Pati Dari Bonggol Pisang, Tongkol Jagung, Dan Enceng Gondok Terhadap Sifat Fisis Dan Mekanis Plastik Biodegradable. Jurnal Neutrino: Jurnal Fisika dan Aplikasinya. 7, 77-85.

Yudhanto, F. (2016). Proses Pembuatan Plastik Biodegradable Dari Bahan Selulosa Serat Alam (Agave Sisalana) dan Chitosan. Universitas Muhammadiyah Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/es.v15i3.7428

Article Metrics

Abstract view : 992 times
PDF - 429 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
EnviroScienteae is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

ISSN : 2302-3708 (Online version)  ISSN : 1978-8096 (Print version)

Program Studi Pengelolaan Sumberdaya Alam dan Lingkungan
Program Pascasarjana Universitas Lambung Mangkurat
Kampus ULM Banjarbaru Gedung 1 Lantai II
Jalan Ahmad Yani Km 36 Banjarbaru Kode Pos 70714
Tel / fax : (0511) 4777055 / (0511) 4777055
email : psdal.unlam@gmail.com