Integrasi Early Warning System untuk Gempabumi
Abstract
Indonesia berada di zona subduksi di mana lempeng samudera menabrak lempeng benua, kondisi geologi yang komplek membuat indonesia juga rentan terhadap bencana khususnya gempabumi, sampai saat ini sistem peringatan dini masih mengandalkan BMKG dan media massa. Kendala akan muncul jika masyarakat dengan akses yang terbatas dan informasi yang kurang cepat tersebar membuat sistem peringatan dini menjadi kurang efektif. Tujuan dari penelitian ini adalah merancang suatu sistem peringatan dini gempa dan Tsunami yang ekonomis, efektif dan portable sehingga bisa ditempatkan dilokasi yang diinginkan. Penelitian berfokus dalam membuat sebuah perangkat seismometer yang terintegrasi dan adaptif terhadap lingkungan sehingga bisa diterapkan dalam mitigasi bencana gempabumi. Perancangan alat diakomodir dengan menggunakan microcontroller berbasis arduino sistem yang dimodifikasi, modul-modul sensor yang diperlukan dirancang ulang hingga menghasilkan fungsi yang lebih baik dari standar pabrikasinya. Alat peringatan dini gempabumi dibuat untuk memberikan informasi lebih cepat dengan mengintergrasikan alarm dengan sensor getaran, sensor yang digunakan adalah accelerometer. Sensor ini dipilih karena kekompakan dimensi dan kualitas data yang dihasilkan cukup bagus. Sistem yang dibangun menggunakan komponen yang mudah diperoleh di pasaran Indonesia. Secara sederhana alat yang dibangun akan memberikan informasi berupa alarm jika terjadi getaran dengan amplitudo yang cukup besar yang diidentifikasi sebagai gempabumi.
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)DOI: http://dx.doi.org/10.20527/flux.v19i1.9509
Article Metrics
Abstract view : 2884 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 1950 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2022 Jurnal Fisika Flux: Jurnal Ilmiah Fisika FMIPA Universitas Lambung Mangkurat

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.
Association with:
Indexed by:

Jurnal Fisika FLux: Jurnal Ilmiah FMIPA Universitas Lambung Mangkurat is licensed under a Creative Commons Attribution-NoDerivatives 4.0 International License.










