APLIKASI DATA CITRA SATELIT LANDSAT UNTUK PEMANTAUAN DINAMIKA PESISIR MUARA DAS BARITO DAN SEKITARNYA

Abdur Rahman

Abstract


Telah terjadi terjadi kerusakan habitat lingkungan mangrove, abrasi dan akresi yang menyebabkan semakin tingginya muka air  di sepanjang DAS Sungai Barito (DAS Martapura, DAS Alalak dan DAS Kuin), sebab erjadinya proses abrasi dan akresi  yang terjadi di sepanjang garis pantai, terutama DAS Martapura, DAS Alalak dan DAS Kuin.

Klasifikasi pemanfaatan lahan dan konversinya serta perubahan pesisir berupa akresi dan abrasi di sepanjang pantai area penelitian di analisis dengan memanfaatkan informasi dari data citra satelit Landsat multi temporal yang di peroleh pada tanggal 29 Juni tahun 1985, dan 03 September 2006.

Dominasi pemanfaatan lahan berupa HPH, pertambangan dan pemukiman dengan konversi lahan pada hutan untuk pemanfaatan lain memberikan dampak erosi yang cukup besar dengan ditunjukannya wilayah pesisir yang mengalami peningkatan akresi terutama pada bagian muara sungai (delta). Tren perubahan yang terlihat pada kawasan pesisir di area penelitian selama 21 tahun adalah abrasi sebesar 294,55 m2 di daerah Muara S. Martapura, 75,53 m2 di sekitar muara S. Alalak. Dan perubahan Abrasi sebesar 177,42 m2 , dan akresi sebesar 610,86 m2 di sekitar Muara S. Barito/Kuin).

Have happened happened damage of environmental habitat of mangrove, and abrasi of akresi causing its excelsior of face irrigate alongside DAS River of Barito (DAS Martapura, DAS Alalak and of DAS Kuin), because the happening of process of abrasi and of akresi that happened alongside coastline, especially DAS Martapura, DAS Alalak and  DAS Kuin. Classification exploiting of farm and its conversion and also change of coastal area in the form of and akresi of abrasi

alongside research area coast in analysis by exploiting information of satellite image data of Landsat temporal multi which in obtaining on 29 June year 1985, and 03 September 2006.

Domination exploiting of farm in the form of HPH, settlement and mining with farm conversion at forest for other exploiting give big enough erosion impact with  regional and natural coastal area that make-up of akresi especially  part of river estuary    (delta).  Seen Change Tren at coastal area in research area during 21 year was abrasi equal to 294,55 m2 in Estuary area S. Martapura, 75,53 m2 around estuary S. Alalak. And change of Abrasi equal to 177,42 m2 , and akresi equal to 610,86 m2 around Estuary S. Barito / kuin).

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 


Keywords


Akresi, abrasi, citra landsat multitemporal,Up lands, Abration, Acretion, Landsat Multitemporal Image

Full Text:

PDF


DOI: http://dx.doi.org/10.20527/fs.v2i3.1147

Article Metrics

Abstract view : 0 times
PDF - 0 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.