Studi Lingkungan Pengendapan dan Potensi Batuan Induk Hidrokarbon Formasi Balikpapan Daerah Palaran, Kalimantan Timur
Abstract
Studi mengenai lingkungan pengendapan dan potensi batuan induk hidrokarbon pada Formasi Balikpapan di daerah Palaran, Kalimantan Timur, sangat penting untuk dikaji sebagai indikator kemampuan suatu batuan sedimen untuk menghasilkan hidrokarbon. Data primer yang digunakan dalam penelitian ini terdiri dari data lapangan dan analisis geokimia yang meliputi total organic carbon (TOC), Rock-Eval Pyrolysis, dan pantulan vitrinit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa daerah penelitian terdapat delapan (8) litofasies yaitu litofasies batupasir konglomeratan (Cst), litofasies batupasir silang-siur (St), litofasies batupasir stratifikasi silang hummocky (Shcs), litofasies batulempung laminasi, flaser, dan lentikuler (Fl), litofasies batulempung berlapis (Fsc), litofasies batulempung (Fm), litofasies serpih batubaraan (Csh), dan litofasies batubara (C). Asosiasi fasies pada daerah tersebut terdiri dari delta plain dan upper distributary channel. Lingkungan pengendapan Formasi Balikpapan merupakan lingkungan deltaik dengan pengaruh laut yang ditandai dengan adanya sedimen silisiklastik dan batubara yang mengindikasikan perubahan kondisi pengendapan dari darat ke laut. Berdasarkan analisis geokimia organik, serpih pada daerah Palaran memiliki nilai TOC 1.07 % – 1.74 % dan batubara 61.58 % – 61.60 %. Tipe kerogen dari batuan induk pada Formasi Balikpapan, Daerah Palaran menunjukkan kerogen tipe III yang memiliki potensi untuk menghasilkan gas atau sedikit minyak dengan tingkat kematangan belum matang hingga tahap matang awal. Sedimen pada Formasi Balikpapan mengindikasikan memiliki potensi yang bervariasi dari buruk hingga sedang dan tidak terlalu kaya dalam menghasilkan hidrokarbon.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Bachtiar, A., Heru, N.D.W., Azzaino, Z., Utomo, W., Krisyunianto, A., Sani, M. 2013. Surface data re-evaluation, Eocene source rock potential and hydrocarbon seepage, and Ecene sand reservoir prospectivity in West Sangatta, Northern Kutai Basin. Proceedings of the Indonesian Petroleum Association, 37th Annual Convention and Exhibition, Jakarta, Indonesia, 15–17 Mei 2013.
Cibaj, I., Lambert, B., Zaugg, P., Ashari, U., Jaques-Antoine Dal., Imbert, P. 2014. Stratigraphic Stacking Patterns of the Mahakam Area, Lower Kutei Basin, East Kalimantan, Indonesia. Proceedings of Indonesian Petroleum Association, 38th Annual Convention, 21 - 23 Mei 2014.
Hunt, J.M. 1996. Petroleum Geochemistry and Geology. W.H. Freeman and Company. New York.
Satyana, A. H., Nugroho, D., Surontoko, I. 1999. Tectonic Controls on The Hydrocarbon Habitats of The Barito, Kutai and Tarakan basin, East Kalimantan, Indonesia. Journal of Asian Earth Sci. vol 17. Hal 99-120. https://doi.org/10.1016/S0743-9547(98)00059-2
Permana, A,K., Sendjadja, Y.A., Panggabean, H., dan Fauxely, L. 2018. Depositional Environment and Source Rocks Potential of the Miocene Organic-Rich Sediments, Balikpapan Formation, East Kutai Sub-Basin, Kalimantan. Journal of Geology and Mineral Resources. Vol 9 (3). Hal 171-186.
Jamaluddin, Wagreich, M, Gier S, Schöpfer K, Battu D.P. 2023. Sedimentary Environments and Paleoclimate Control of the Middle Miocene Balikpapan Group, Lower Kutai Basin (Indonesia): Implications for Evaluation of the Hydrocarbon Potential. Minerals. vol 13(10).
Jamaluddin, Schöpfer, K., Wagreich, M., Maria, Gier, S., Fathy, D. 2024. Effect of Depositional Environment and Climate on Organic Matter Enrichment in Sediments of the Upper Miocene—Pliocene Kampungbaru Formation, Lower Kutai Basin, Indonesia. Geosciences. Vol 14, 164. https://doi.org/10.3390/geosciences14060164
Espitalie, J., Madec, M., Tissot, B., Mennig, J.J., Leplat, P. 1977. Source Rock Characterization Method for Petroleum Exploration. Proceedings of the Offshore Technology Conference, Houston, Texas. https://doi.org/10.4043/2935-MS
Taylor, G., Teichmüller, M., Davies, A., Diessel, D., Littke, R., Robert, P. 1998. Organic Petrology. Gebrüder Borntraeger, Berlin.
Miall, A.D. 1996. The Geology of Fluvial Deposits: Sedimentary Facies, Basin Analysis and Petroleum Geology. Heidelberg, Springer-Verlag, 582 pp.
Collinson, J.D., Mountney, N., Thompson, D. 2006, Sedimentary Structures, 3rd Edition. England, Terra Publishing, 292 p.
Scherer, C.M.S., Goldberg, K., Bardola, T. 2015. Facies architecture and sequence stratigraphy of an early post-rift fluvial succession, Aptian Barbalha Formation, Araripe Basin, northeastern Brazil. Sedimentary Geology. vol 322. hal 43–62. https://doi.org/10.1016/j.sedgeo.2015.03.010
Bridge, J.S., 2003. Rivers and Floodplains. Oxford, Blackwell, 491 p.
Jamaluddin, Rahmawati, D., Maria. 2024. Analisis Lingkungan Pengendapan dan Karakteristik Material Organik Daerah Air Putih, Kota Samarinda, Indonesia. Jurnal Geosains dan Teknologi. vol 6(3). Hal 203-214.
Peters, K.E. 1986. Guidelines for Evaluating Petroleum Source Rock Using Programmed Pyrolysis. Am. Assoc. Petrol. Geol. Bull. vol 70 (3). hal 318-329. http://dx.doi.org/10.1306/94885688-1704-11D7-8645000102C1865D
Kenyon, C. S., Roberti, K. J., De Matharel, M., Hughes, M. W. 1976. Geothermal Gradient Map Of Indonesia: A Progress Report, Southeast Asia Petroleum Exploration Society (SEAPEX)
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jg.v11i1.19936
Article Metrics
Abstract view : 298 timesPDF - 718 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.png)







