Analisis Potensi Resource Curse Melalui Efek Pengeluaran dan Akumulasi Modal pada Pertambangan Timah Bangka Belitung
Abstract
Indonesia menempati posisi kedua di dunia berdasarkan volume cadangan timah, di belakang Republik Rakyat Tiongkok. Sebaran terbesar dari cadangan tersebut terkonsentrasi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung. Berdasarkan Press Release PT Timah Tbk sebagai perusahaan penambangan timah terbesar di Indonesia, tahun 2024 perusahaan melaporkan bahwa sumber daya timah yang dikantongi sebanyak 807.234 ton dan cadangan terukur sebesar 312.506 ton. Dengan asumsi tingkat produksi tahunan rata-rata 55.000 ton, cadangan tersebut diperkirakan dapat diolah hingga 14 tahun ke depan. Meskipun pertambangan timah menjadi salah satu sektor penggerak perekonomian di provinsi ini, kontribusi sektor ini terhadap Produk Domsetik Regional Bruto (PDRB) provinsi tidak signifikan jika dibandingkan sektor lain seperti pertanian dan perdagangan. Penelitian ini menyelidiki bagaimana perekonomian Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dipengaruhi oleh PDRB dari dua sektor dominan dengan nilai PDRB tertinggi dan sektor pertambangan timah itu sendiri. Selain itu dilakukan pengujian menggunakan model efek pengeluaran dan akumulasi modal untuk mengetahui apakah ada kemungkinan terjadinya potensi “resource curse” akibat keberadaan dan pengelolaan cadangan timah di wilayah tersebut. Dari hasil pengujian ditemukan bahwa sektor pertambangan memberikan shock positif terhadap model efek pengeluaran melalui konsumsi rumah tangga dan inflasi. Sedangkan pada model efek akumulasi kapital, sektor ini juga memberikan shock positif terhadap pengeluaran pemerintah dan investasi modal.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Sitompul, Samuel C dan P. Adinda Ramadhania Haka. Kutukan Sumber Daya Alam Timah : Ironi Ketimpangan dan Kelimpahan Tambang Bangka Belitung. 2020; Prosiding TPT XXIX PERHAPI. Indonesia
Press Release PT Timah Tbk. 2025; Diakses melalui : https://timah.com/userfiles/post/25040967F5CF0985FEE.pdf
Auty, R.M. Industrial Policy Reform in Six Large Newly Industrializing Countries: The Resource curse Thesis. World Development. 1993; 22, hal 11-26.
Atkinson, G., & Hamilton, K. Savings, Growth and the Resource curse Hypothesis. World Development. 2003; 31(11), hal 1793–1807
Tornell, A dan Lane Philip R. The Voracity Effect. The American Economic Review. 1999; vol 89 No.1 hal 22-46
Robert J. Barro & N. Gregory Mankiw & Xavier Sala-i-Martin. Capital Mobility in Neoclassical Models of Growth. NBER Working Papers 4206. 1992; National Bureau of Economic Research, Inc.
Sachs, Jeffrey D., dan Warner, Andrew M. Natural resource abundance and economic growth. NBER Working Paper No. 5398. 1995; National Bureau of Economic Research, Inc.
Torvik, Ragnar. Natural resources, rent seeking and welfare. Journal of Development Economics. Elsevier. 2002; vol. 67(2), pages 455-470.
Gylfason, Thorvaldur., Herbertsson, Tryggvi., Thor., dan Zoega, Gylfi. A mixed blessing: natural resources and economic growth. Macroeconomic Dynamics. 1999; 204–225.
Thorvaldur Gylfason & Gylfi Zoega. Natural Resources and Economic Growth: The Role of Investment. The World Economy, Wiley Blackwell, 2006; vol. 29(8), pages 1091-1115.
Gujarati, N. D. Dasar-Dasar Ekonometrika. 2012; Jakarta: Salemba
Basuki, Agus Tri dan P. Nano. Analisis Regresi dalam Penelitian Ekonomi dan Bisnis. 2015; Depok: RajaGrafindo Persada
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jg.v11i2.23079
Article Metrics
Abstract view : 410 timesPDF - 195 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
.png)







