STUDI KARAKTERISTIK MINERAL PIRIT PADA BATUBARA BERDASARKAN HASIL ANALISIS MIKROSKOPI, PROKSIMAT, SULFUR TOTAL, DAN X-RAY DIFRACTION

Sri Widodo, Sufriadin Sufriadin, Ansyariah Ansyariah, Agus Ardianto Budiman, Nur Asmiani, Nurlia Jafar, Muh. Firman Babay

Abstract


Mineral pirit merupakan salah satu mineral sulfida yang sangat sering dijumpai di dalam batubara. Kehadiran mineral pirit sangat berpotensi menimbulkan masalah pada kegiatan penambangan dan pemanfaatan batubara. Terkhusus pada kegiatan penambangan, mineral pirit berpotensi menimbulkan air asam tambang (acid mine drainage) dan pada pemanfaatannya menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan. Permasalahan tersebut melatarbelakangi penulis untuk melakukan kegiatan penelitian dan analisis terhadap karakteristik mineral pirit yang terkandung pada batubara di Desa Massenrengpulu, Kecamatan Lamuru, Kabupaten Bone, Provinsi Sulawesi Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis mikroskopi (petrografi), ultimat (total sulfur) dan X-Ray Diffraction. Hasil analisis mikroskopi menunjukkan bahwa mineral pirit pada batubara di bawah mikroskop terlihat dalam keadaan bebas (tidak terikat) dan tidak terinklusi oleh mineral lain. Kenampakan di bawah mikroskop juga memperlihatkan adanya mineral kuarsa yang diinklusi oleh mineral karbonat. Kenampakan mineral pirit (FeS2) (iron sulfide) memperlihatkan warna krem pucat, isotropik, relief tinggi, berbutir halus, tersebar tidak merata pada massa maseral. Hasil pengamatan mikroskop menunjukkan bahwa bentuk mineral pirit yang dominan adalah bentuk pirit framboidal yang terdiri dari kristal oktahedral, ukuran halus dan speroidal. Hasil analisis XRD memperlihatkan mineral pirit terdeteksi dalam difaktogram pada semua conto batubara ML-1, ML-2A, ML-3, ML-4 dan ML-F. Pada sampel ML-1 terlihat peak tertinggi dengan sudut 2θ 33.26o dan  intensitas 2.6195Å. Pada Conto ML-1 juga terlihat di sudut 2θ 57.982o dengan intensitas 1.5893Å dan peak pirit masih sangat mendominasi dan mempunyai sistem kristal isometrik. Hasil analisis ultimat (total sulfur) conto batubara yang diteliti memiliki kandungan sulfur minimum 1,54% (sampel ML-F) dan  maksimum 11,86% (sampel ML-1). Rata-rata kandungan sulfur total pada sampel batubara di daerah penelitian memperlihatkan nilai rata-rata sebesar 5,18%. Hal ini menunjukkan bahwa batubara yang dianalisis dikatagorikan sebagai batubara dengan kandungan sulfur yang tinggi. Mineral pirit merupakan mineral sulfida yang paling umum dijumpai pada batubara dan memberikan kontribusi yang besar terhadap kandungan sulfur pada batubara. Berdasarkan hasil analisis yang telah dilakukan, karakteristik pirit pada batubara yang terdapat di daerah penelitian berpotensi memicu terbentuknya air asam tambang dan dapat menimbulkan masalah dalam pemanfaatannya.

Kata Kunci: batubara, mineral pirit, total sulfur, mikroskopi, XRD, air asam tambang.


Keywords


batubara; mineral pirit; total sulfur; mikroskopi; XRD; air asam tambang

Full Text:

PDF

References


Arif, I., 2014. Batubara Indonesia. Gramedia Pustaka Utama. Jakarta.

Casagrande, D.J., 1987. Sulphur in peat and coal. In: Scott, AC (editor), Coal and Coal–Bearing Strata: Recent Advances.Geological Society Special Publication,Vol.32.

Gautama, R. S., 2012. Pengelolaan Air Asam Tambang. Bimbingan Teknis, Reklamasi dan Pascatambang Pada Kegiatan Pertambangan Mineral dan Batubara – Ditjen Mineral dan Batubara, KESDM.

Gautama, R. S., 2014. Air Asam Tambang, Penerbit ITB, Bandung.

Widodo, S., Oschmann, W., Bechtel, A., Sachsenhofer, R.F., Anggayana, K., Puettmann, W., 2010. Distribution of sulfur and pyrite in coal seams from Kutai Basin (East Kalimantan, Indonesia): Implications for paleoenvironmental conditions. International Journal of Coal Geology, Vol. 81 pp 151-162.

Widodo, S., Sufriadin, Imai, A., Anggayana, K., 2016. Characterization of Some Coal Deposits Quality by Use of Proximate and Sulfur Analysis in The Southern Arm Sulawesi, Indonesia. International Journal of Engineering and Science Applications, Vol. 3 pp 137-143.

Widodo, S., Sufriadin, Saputno, A., Imai, A., Anggayana, K., 2017. Geochemical Characterization and Its implication for beneficiation of coal from Tondongkura Village, Pangkep Regency, South Sulwesi Province. International Journal of Engineering and Science Applications, Vol. 4 pp 83-95.

ASTM Standar D 2798, 2009. Standard Test Method for Microscopical Determination of Vitrinite in a Polished Specimen of Coal, Volume 5 PP 1-8, Gaseous Fuels, Coal and Coke.

ASTM Standar D 4239-10, 2010. Standart Test Method for Sulfur in the Analysis Sample of Coke Using High Temperature Tube Furnace Combustion Methods (B), Volume 5 PP 1-12, Gaseous Fuels, Coal and Coke.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jg.v5i2.6224

Article Metrics

Abstract view : 2133 times
PDF - 2163 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Statictics:


Statcounter:
 

Flagcounter:
Free counters!