ANALISIS KESTABILAN LERENG BEKAS TAMBANG TANAH URUG DI GUNUNG KUPANG KOTA BANJARBARU KALIMANTAN SELATAN

Marselinus Untung Dwiatmoko, Sari Melati, Andreas Sibarani

Abstract


Lereng bekas tambang tanah urug kurang mendapatkan perhatian oleh pihak pengelolah sehingga memiliki potensi yang membahayakan bagi aktivitas di wilayah lereng. Lokasi penelitian merupakan wilayah perbukitan Gunung Kupang yang dilakukan kegiatan  penambangan tanah urug. Tujuan penelitian analisis kestabilan lereng tanah urug adalah lereng pada lokasi penelitian dapat menjadi daerah yang aman untuk pemukiman berdasarkan standar yang telah ditetapkan oleh departemen pekerjaan umum.

                Metode yang digunakan dalam pengambilan sampel dan pengujian pada laboratorium adalah menggunakan standar ASTM (American Society for Testing and Material). Analisis kestabilan lereng dilakukan menggunakan software Slide v.6.0 dengan material propertis kohesi (C) 53,94 KN/m3 dan Sudut geser dalam (ø) 26◦. Metode yang digunakan dalam analisis kestabilan lereng adalah metode Bishop, Janbu dan Hoek dan Bray.

Pengujian kadar air 15.09%, berat volume 19.89 KN/m3, berat jenis 2.41, sieve analysis memiliki Cu 3.22 dan Cc 1.2. Klasifikasi tanah menurut metode USCS (% lolos ≥ 50%) dan metode AASTHO (% lolos ≥ 35%) tanah termasuk berbutir kasar. Pengujian Atterberg limit test diketahui nilai batas cair 43.14% dan batas plastis 21.61%. Faktor keamanan lereng dengan metode Bishop 1.97 dan metode Janbu 1.76. Faktor keamanan < 2 sehingga dilakukan perbaikan lereng. Volume yang dibongkar 474,419.14 m3. Waktu pembongkaran lima bulan. Hasil penjualan tanah IDR 2,715,175,382.84.

 

Kata-kata kunci: Tambang Tanah Urug, Faktor Keamanan, Kestabilan Lereng, Gunung Kupang

 


Full Text:

PDF

References


Adha, Idharmahadi. 1992. Penuntun Praktikum Mekanika Tanah

Anonim, Departemen Pekerjaan Umum, Direktorat Jendral Bina Marga, Buku Petunjuk Penanganan Lereng Jalan

Arief, Saifudin. 2008. Analisis Kestabilan Lereng dengan Metode Irisan. Sorowako.

Das, B. M. 1993. Mekanika Tanah. (Prinsip – prinsip Rekayasa Geoteknis). Jilid I Penerbit Erlangga, Jakarta.

Djatmiko, Soedarmo., dkk. 1993. Mekanika Tanah I. Penerbit Kanisius.

Ferdianto, Jexen, Et Al. Studi Kemantapan Lereng Low Wall Dan Disposal Ipbf Pertambangan Batubara Pt Bukit Makmur Mandiri Utama. Jurnal Geosapta, 2017, 3.1.

Hardiatmo, H. C. 1992. Mekanika Tanah. Gramedia Pustaka Umum. Jilid I Jakarta.

Hardiyatmo, H.C.2003. Mekanika Tanah II. Gadjah Mada University Press. Yogyakarta.

Hoek, E and Bray, J.W. 1983. Rock Slope Engineering. The Institution of Mining and Metallurgy. 3rd edition : London.

Melati, Sari. Analisis Pengaruh Kedudukan Struktur Terhadap Potensi Longsoran Baji Pada Lereng Tambang Terbuka Menggunakan Proyeksi Stereografis. Jurnal Geosapta, 2017, 3.2.

Mustofa, Adip. 2005. Kajian Prospek Batu Permata Banjarbaru dalam Prospek Geologi Bahan Galian. Info Teknik Vol. 6 No.2




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jg.v6i1.7880

Article Metrics

Abstract view : 60 times
PDF - 50 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Statictics:


Statcounter:
 

Flagcounter:
Free counters!