ANALISA GAS BUANG MESIN BERTEKNOLOGI EFI DENGAN BAHAN BAKAR PREMIUM

Mustafa Bakeri, Akhmad Syarief, Ach. Kusairi S.

Abstract


Perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi telah mendorong manusia untuk menciptakan teknologi yang semakin maju. Diantara teknologi tersebut adalah pengembangan mesin kendaraan dengan sistem bahan bakar injeksi (EFI), mesin dengan sistem ini mensyaratkan penggunaan bahan bakar tanpa timbal (pertamax plus), namun kenyataannya bahan bakar dengan jenis pertamax plus sangat sulit untuk ditemukan khususnya untuk daerah perkampungan, sehingga kebanyakan masyarakat masih menggunakan bahan bakar bensin (premium). Penggunaan bahan bakar premium ini menghasilkan gas buang yang berbahaya yaitu karbon monoksida (CO) dan hidro karbon (HC) yang dihasilkan dari proses pembakaran.Berdasarkan latar belakang tersebut maka dilakukan penelitian terhadap sepeda motor sistem EFI empat langkah 150 cc dengan menggunakan bahan bakar premium pada putaran 2000, 2500 dan 3000 rpm. Tujuan penelitian ini dilakukan untuk mengetahui emisi gas buang dan temperatur oli pada sepeda motor sistem EFI.Dari hasil penelitian disimpulkan bahwa penggunaan premium pada sepeda motor sistem EFI menghasilkan CO tertinggi dengan nilai 3,04%, HC tertinggi dengan nilai 63 ppm dan temperatur oli mesin tertinggi pada 86 0C. Dengan demikian penggunaan premium pada sepeda motor sistem EFI dinyatakan aman untuk digunakan.

 


Keywords


sepeda motor sistem injeksi, emisi gas buang, premium

Full Text:

PDF

References


Gunandi. 2010. Pengaruh Waktu Pengapian (Ignition Timing) Terhadap Emisi Gas Buang Pada Mobil Dengan Sistem Bahan Bahan Bakar Injeksi (EFI). Hasil Penelitian. UNY. Yogyakarta.

http://elearning.gunadarma.ac.id (diakses 2 April 2012)

http://tutorialteknik.blogspot.com (diakses 18 maret 2012).

http://www.google.co.id/gambar/thermometer-digital

(diakses 14 maret 2012)

http://www.google.co.id/gambar/gas-analyzer

(diakses 14 maret 2012)

https://blkimojokerto.files.wordpress.com (diakses 2 April 2012)

https://eprints.undip.ac.id (diakses 2 April 2012)

https:// jaluaksamotor.blogspot.com (diakses 29 Juli 2012)

https://www.energyefficiencyasia.org (diakses 2 April 2012)

Maulana, F. S. 2009. Performansi Mesin – Non Stationer (Mobil) Berteknologi VVT-i Dan Non VVT-I. Tugas Akhir Teknik Mesin. USU. Medan.

Rosyadi, I. 2012. Studi Komparasi Busi Ngk Iridium Ix Cr7hix 7544 Dengan Busi Standar Ngk C7hsa Terhadap Unjuk Kerja Dan Emisi Gas Buang Pada Motor Bensin 4 Tak. Tugas Akhir Teknik Mesin. UNLAM. Banjarbaru.

Suhirta, I. 2008. Pengaruh Penambahan Gas Elektrolisa Air Terhadap Konsumsi Bahan Bakar Bensin Pada Motor Bakar 4 Langkah 80cc Dengan Posisi Injeksi Sebelum Karburator. Tugas Akhir Teknik Mesin. UI. Depok.

Witoelar. R. 2006. Ambang Batas Emisi Gas Buang Kendaraan Bermotor Lama. Peraturan Menteri Negara Lingkungan Hidup. No 5.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/infotek.v13i1.1819

DOI (PDF): http://dx.doi.org/10.20527/infotek.v13i1.1819.g1591

Article Metrics

Abstract view : 2788 times
PDF - 1228 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 INFO-TEKNIK

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License

joomla
statistics View My Stats

Indexed By:

 

Citation :

GOOGLE SCHOLAR : Sitasi = 78, H-index = 5, i10-index = 2

IPI :  Artikel = 100

IOS 3969 : Artikel = 239