STRATEGI ADAPTASI MASYARAKAT DESA HUTAN RAWA GAMBUT PASCA KEBAKARAN HUTAN DAN LAHAN DI KALIMANTAN SELATAN
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Adesinal, Akinwumi.A and J. Chianu, 2002. Determinants of Farmers’ Adoption and Adaptation of Alley Farming Technology in Nigeria. Journal of Agroforestry Systems 55, 99–112.
Arafah, Nur, Dudung Darusman, Didik Suharjito, dan Leti Sundawati, 2008. Kaindea: Adaptasi Pengelolaan Hutan Masyarakat di Pulau-Pulau Kecil. JMHT. 15 (3): 130-136.
Arifin, 2008. Perubahan Sosial di Daerah Pedesaan (Suatu Kajian Proses dan Dampak Alih Fungsi Lahan Pertanian Untuk Perumaahan Di Kecamatan Pakis Kabupaten Malang). Disertasi Universitas Brawijaya. Malang. pp.407 (tidak dipublikasikan).
Aryadi, Mahrus, 2010. Adaptasi Budaya Masyarakat Pedesaan Hutan Terhadap Program Hutan Rakyat: Studi Fenomenologi pada Masyarakat Lokal dan Transmigran di Dua Desa di Kalimantan Selatan. Disertasi Universitas Brawijaya. Malang. pp. 366 (tidak dipublikasikan).
Artur,Luis and D. Hilhorst, 2012. Everyday Realities of Climate Change Adaptation in Mozambique. Journal of Elsevier Global Environmental Change 22, 529–536.
Bennet, John W, 1976. The Ecological Transition: Cultural Anthropology and Human adaption. Pergamon Press Inc. Oxford pp. 378.
Berman,R, C. Quinn, J. Paavola, 2012. The Role of Institutions in the Transformation of Coping Capacity to Sustainable Adaptive Capacity. Journal of Elsevier Environmental Development 2, 86–100.
Glasenapp,M.V and T. F. Thornton, 2011. Traditional Ecological Knowledge of Swiss Alpine Farmers and their Resilience to Socioecological Change. Journal of Hum Ecol 39, 769–781 tanggal 7 Oktober 2011.
Hartati,Puji, 2008. Adaptasi Masyarakat Transmigrasi Dalam Lingkungan Sosial.Jurnal Agrisistem (4):2: (ISSN 1858-4330).
Hatu, Rauf A, 2010. Alih Fungsi Lahan Pertanian Menjadi Lahan Perkebunan Tebu dan Dampaknya Terhadap Masyarakat Pedesaan (Studi Kasus Perubahan Sosial Petani di Kecamatan Tolangohula, Kabupaten Gorontalo). Disertasi Universitas Brawijaya, Malang. pp 443 (tidak dipublikasikan).
Helmi,Avin Fadilla, 1994. Hidup di Kota Makin Sulit: Bagaimana Strategi Adaptasi Dalam Situasi Kepadatan Sosial. Jurnal Psikologi (2) 2: 1- 12.
Helmi, Alfian, A. Satria, 2012. Strategi Adaptasi Nelayan Terhadap Perubahan Ekologi. Jurnal MAKARA, SOSIAL HUMANIORA, 16, (1) 68-78.
Hidayah, Zulyani, 1993. Talang Mamak dan Lingkungan Hidupnya: Studi Kasus Sistem Adaptasi Masyarakat Peladang. Thesis Universitas Indonesia. Jakarta. pp. 174 (tidak dipublikasikan).
Hidir, Achmad, 2004. Ekologi Manusia dan Perubahan Sosial. Laporan Penelitian Studi Pustaka Universitas Brawijaya. Malang pp. 163 (tidak dipublikasikan).
Hidayat,Kliwon, 2008. Ekologi Manusia. Diktat Matakuliah. Laboratorium Komunikasi dan Pengembangan Manusia Jurusan Sosek Faperta Universitas Brawijaya. pp 134.
Idrus, Muhammad, 2009. Metode Penelitian Ilmu Sosial; Pendekatan Kualitatif dan Kuantitatif. Erlangga. Jakarta. pp. 266.
Iskandar,Johan, 2009. Ekologi Manusia dan Pembangunan Berkelanjutan. Program Studi Magister Ilmu Lingkungan Universitas Padjadjaran. Bandung. pp 217.
Johnson, Doyle Paul, 1986. Sosiological Theory,Classical Founders and Contemporary Perspectives. Robert M. Z. Lawang Robert (Penterjemah). Teori Sosiologi Klasik dan Modern Jilid 1. PT. Gramedia. Jakarta. pp 309
Johnson, Doyle Paul, 1986. Sosiological Theory,Classical Founders and Contemporary Perspectives. Robert M. Z. Lawang Robert (Penterjemah). Teori Sosiologi Klasik dan Modern Jilid 2. PT. Gramedia. Jakarta. pp 303
Lewoleba, Gregorius Goran 1991. Strategi Adaptasi Masyarakat Petani Terhadap Ekosistem Savana: Studi Kasus di Kecamatan Amarasi, Kabupaten Kupang, Nusa Tenggara Timur. Thesis Universitas Indonesia. Jakarta. pp. 378 (tidak dipublikasikan).
Mahzuni, Dade, 2001. Perlawanan Nelayan Sebagai Strategi Adaptasi: Studi Tentang Hubungan Nelayan – Bok di Desa Banten, Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Thesis Universitas Indonesia. Jakarta. pp. 185 (tidak dipublikasikan).
Moleong, Lexy J., 2010. Metodologi Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya. Bandung. pp. 410.
Parson, Talcot, 1986. Esei-Esei Sosiologi alih bahasa S. Aji. Aksara Persada Press. Jakarta. pp 439.
Poerwanto,Hari, 2000. Kebudayaan dan Lingkungan Dalam Perspektif Antropologi. Pustaka Pelajar. Yogyakarta. pp 304.
Paloma, Margaret M., 2003. Sosiologi Kontemporer. PT Rajawali Grafindo. Persada. Jakarta. pp 441.
Pramova,E , B. Locatelli, H. Djoudi, Olufunso A., Somorin, 2012. Forests and trees for social adaptation to climate variability and change. Journal of WIREs Clim Change 3, 581–596.
Reed,M.S., G. Podesta, I. Fazey, N. Geeson, R. Hessel, K. Hubacek ,D. Letson, D. Nainggolan,C. Prell, M.G. Rickenbach, C. Ritsema, G. Schwilch, L.C. Stringer, A.D. Thomas, 2013. Combining Analytical Frameworks to Assess Livelihood Vulnerability to Climate Change and Analyse Adaptation Options. Journal of Elsevier Ecological Economics 94, 66–77.
Sarman, Muchtar, 2004. Metodologi Penelitian Sosial. Pustaka FISIP Unlam. Banjarmasin. pp163.
Simon, Hasanu 2001. Pengelolaan Hutan Bersama Rakyat (Cooperative Forest Management); Teori dan Aplikasi pada Hutan Jati di Jawa. BIGRAF Publishing. Yogyakarta. pp. 229.
Suharjito, Didik, 2002. Kebun-Talun: Strategi Adaptasi Sosial Kultural dan Ekologi Masyarakat Pertanian Lahan Kering di Desa Buniwangi, Sukabumi, Jawa Barat. Disertasi Universitas Indonesia. Jakarta. pp. 299 (tidak dipublikasikan).
Sunarti, Euis, Nia Nuryani, dan Neti Hernawati, 2009. Hubungan Antara Fungsi Adaptasi, Pencapaian Tujuan, Integrasi, dan Pemeliharaan Sistem dengan Kesejahteraan keluarga. Jurnal Ilmiah Keluarga dan Konseling 2 (1): 1-10.
Sugiyanto, 2011. Bahan Kuliah Taksonomi Bloom (tidak dipublikasikan).Malang.
Sugiyono, 2011. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif dan R&D. Alfabeta. Bandung. pp. 334.
Wreford, Anita, W. Neil Adger. 2010. Adaptation in Agriculture: Historic Effects of Heat Waves and Droughts on UK Agriculture. International Journal of Agrikultural Sustainability 8(4), 278–289. (ISSN: 1473-5903).
Yuliati, Yayuk, 2011. Perubahan Ekologis dan Strategi Adaptasi Masyarakat di Wilayah Pegunungan Tengger (Suatu Kajian Gender dan Lingkungan), Universitas. Brawijaya Press. Malang. pp. 299.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v9i3.12317
Article Metrics
Abstract view : 1126 timesPDF - 828 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.






