PERANAN VARIABEL DEMOGRAFIS, PEMILIKAN ASET, DAN AKSESIBILITAS TERHADAP LAHAN PADA KESETUJUAN PERAMBAH PADA RENCANA PENGEMBANGAN HUTAN KEMASYARAKATAN: STUDI DI KHP SELAGAI LINGGA LAMPUNG TENGAH
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Asra, A. dan A. Prasetyo 2015. Pengambilan Sampel dalam Penelitian Survei. PT Raja Grafindo Persada. Jakarta.
Badan Pusat Statistika, 2014. Jumlah dan Persentase Penduduk Miskin, Garis Kemiskinan, Indeks Kedalaman Kemiskinan (P1), dan Indeks Keparahan Kemiskinan (P2) Menurut Provinsi 2013-2014. Jakarta.
Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Lampung Tengah, 2014. Rehabilitasi Hutan dan Lahan Register 39 Kota Agung Utara Kabupaten Lampung Tengah. Gunung Sugih.
Fathoni, 2010. Strategi Implementasi Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk Meningkatkan Kualitas Hidup Masyarakat Pedesaan di Indonesia. Jurnal Komunikasi. Volume 20.
Frischmann, B. M. A. Marciano, and G.B. Ramello 2019. Retrospectives Tragedy of the Commons after 50 Years Journal of Economic Perspectives, 33 (4):211-228.
Harahap, S, S. 2019. Hubungan Usia, Tingkat Pendidikan, Kemampuan Bekerja Dan Masa Bekerja Terhadap Kinerja Pegawai Dengan Menggunakan Metode Pearson Correlation
Kementrian Kehutanan. 2014. Peraturan Menteri Kehutanan Nomor 88 tentang Hutan Kemasyarakatan. Jakarta.
Rahayu,W.M., 2010. Persepsi, Sikap Dan Perilaku Masyarakat Terhadap Kelestarian Hutan (Studi Kasus di Desa Cinagara dan Desa Pasir Buncir Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor, Jawa Barat). Skripsi. Fakultas Kehutanan IPB. Bogor.
Rusyana, N., K. Murtilaksono, dan O. Rusdiana. 2020. Analisis potensi hutan rakyat dalam mendukung kabupaten kuningan sebagai kabupaten konservasi. Jurnal Perencanaan Pembangunan Wilayah dan Perdesaan, 4 (1): 14-30.
Riyadi, R. 2014. Upaya Penyelesaian Konflik Catchtment Area di Kabupaten Bintan Provinsi Kepulauan Riau. Jurnal Penelitian Magistra No.89.
Sagita, M. N, Akhbar, H. Muis. 2019. Partisipasi petani dalam pengelolaan hutan kemasyarakatan di Desa Labuan Toposo Kecamatan Labuan Kabupaten Donggala. Jurnal Warta Rimba, 7(2): 1-10.
Suharjito, D. 2012. Pengembangan HKm, HTR, HD, dan HR : Belajar dari Pengalaman di Jawa. Makalah Seminar Prospek Pengembangan Hutan Tanaman Rakyat, Konservasi dan Rehabilitasi Hutan. Balai Penelitian Kehutanan Manado. Manado.
Umroni, A. 2010. Pengelolaan Hutan Kolaboratif Menuju Masyarakat Sejahtera (Study Kasus Desa Oenain, Kecamatan Insana Fafinesu, Kabupaten Timor Tengah Utara). Balai Penelitian Kehutanan Kupang. NTT.
Yanti, N.H., Erika Revida., dan Asfriyati. 2012. Pengaruh Budaya Akseptor KB Terhadap Penggunaan Kontrasepsi IUD Di Kecamatan Pantai Labu kabupaten Deli Serdang. Akademi Kebidanan Helvetia. Medan.
Yusoff, R. and R. M. Janor. 2014. Generation of an Interval Metric Scale to Measure Attitude. Sage Open, Malaysia. DOI: 10.1177/2158244013516768.
Xiangzhi, B. V. N. Hoang, P.C. Tsung and P.C. Chen. 2020. A comprehensive model of onsumers’perceptions, attitudesand behavioral intention toward organic tea: evidence from an emerging economy. Sustainability, 12 (10):2-17. doi:10.3390/su12166619
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v10i2.14120
Article Metrics
Abstract view : 540 timesPDF - 405 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.






