NILAI MANFAAT EKONOMI DIVERSIFIKASI PRODUK BAMBU PADA HUTAN RAKYAT DI KECAMATAN KULAWI KABUPATEN SIGI

Irma Sribianti, Muhammad Tahnur, Muthmainnah Muthmainnah, Muh. Lutfi Maulana

Abstract


Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui nilai manfaat ekonomi diversifikasi produk bambu. Penelitian dilaksanakan selama 2 bulan di Desa Namo Kecamatan Kulawi Kabupaten Sigi, dengan pertimbangan bahwa didesa tersebut terdapat hutan bambu rakyat yang dimanfaatkan oleh masyarakat untuk memproduksi bambu. Berdasarkan hasil identifikasi diperoleh 25 responden. Analisis nilai manfaat ekonomi produk olahan tanaman bambu menggunakan metode valuasi ekonomi dengan menghitung pendapatan masyarakat berdasarkan harga pasar (market price). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman bambu dimanfaatkan oleh masyarakat untuk diproduksi menjadi meja, kursi dan rak TV. Nilai manfaat ekonomi tanaman bambu yang diproduksi menjadi meja sebesar Rp. 15.113.000/tahun dengan persentase produk 44,50%, nilai manfaat ekonomi tanaman bambu yang diproduksi menjadi kursi sebesar Rp. 10.577.750/tahun dengan persentase produk 31,15%, nilai manfaat ekonomi tanaman bambu yang diproduksi menjadi rak TV sebesar Rp. 8.268.500/tahun dengan persentase produk 24,35%, sehingga total nilai manfaat ekonomi diversifikasi produk bambu menjadi meja, kursi dan rak TV sebesar Rp. 33.959.250/tahun

Keywords


Bambu; Diversifikasi; Nilai ekonomi; Produk

Full Text:

PDF

References


Adewiyah, R., Umar, H., & Muslimin. 2017. Pengaruh Konsentrasi Rootone-F Terhadap Pertumbuhan Stek Bambu Kuning (Bambusa vulgaris Schrad). Warta Rimba, 5(1), 107–112.

Arsad, E. 2015. Teknologi Pengolahan Dan Manfaat Bambu. Jurnal Riset Industri Hasil Hutan, 7(1), 45. https://doi.org/10.24111/jrihh.v7i1.856

Iqbal, M., Intan, E., & Putri, K. 2014. Nilai Ekonomi Total Sumberdaya Bambu (Bambuseae Sp. ) Di Kecamatan Sajira, Kabupaten Lebak, Banten (Total Economic Value of Bamboo( Bambuseae sp.) Resource in Sajira Subregency, Lebak Regency, Banten). Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 11(2), 91–105.

Khotimah, H., & Sutiono, & 2015. Analisis Kelayakan Finansial Usaha Budidaya Bambu. Analisis Kelayakan Finansial Usaha Budidaya Bambu, 8(1), 14–24. https://doi.org/10.22146/jik.8548

Linda, F., Linda, R., & Rafdinal. 2017. Rotan dan Bambu yang Bernilai Ekonomis oleh Masyarakat Suku Dayak Kanayatn di Kecamatan Sengah Temila, Pemanfaatan. Protobiont, 6(3), 233–239. https://jurnal.untan.ac.id/index.php/jprb/article/view/22484

Lubis, U., & Damayanti, R. A. 2014. Eksistensi Mebel Bambu Di Tengah Perkembangan Desain Dan Teknologi. Jurnal Dimensi Seni Rupa Dan Desain, 11(2), 135. https://doi.org/10.25105/dim.v11i2.107

Setyo, D., & Murningsih, D. 2014. Keanekaragaman Jenis Dan Pemanfaatan Bambu Di Desa Lopait Kabupaten Semarang Jawa Tengah ( Species Diversity and Utility of Bamboo At Lopait Village Semarang Regency Central of Java). Jurnal Biologi, 3(2), 71–79.

Wulandari, M., Wahyuni, S., & Zulianto, M. 2021. Strategi Diversifikasi Produk Pada Umkm Kerajinan Bambu Di Desa Gintangan Kecamatan Blimbingsari Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Pendidikan Ekonomi, 15, 103–109. https://doi.org/10.19184/jpe.v15i1.19704

Yeny, I., Yuniati, D., & Khotimah, H. 2016. Kearifan Lokal Dan Praktik Pengelolaan Hutan Bambu Pada Masyarakat Bali. Jurnal Penelitian Sosial Dan Ekonomi Kehutanan, 13(1), 63–72. https://doi.org/10.20886/jsek.2016.13.1.63-72




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v10i2.14127

Article Metrics

Abstract view : 800 times
PDF - 1031 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.