STUDI BESARNYA EROSI PADA AREAL REKLAMASI TAMBANG BATUBARA DI PT ARUTMIN INDONESIA KABUPATEN KOTABARU

Ahmad Yamani

Abstract


PT Arutmin Indonesia sebagai perusahaan batu bara yang besar, telah berusaha melaksanakan kaidah pertambangan yang berwawasan lingkungan, yakni dengan melaksanakan kegiatan reklamasi pasca penambangan batu baranya. Erosi yang terjadi pada lahan yang sudah direklamasi merupakan masalah utama yang dihadapi, khususnya dalam upaya konservasi dan rehabilitasi lahan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya erosi dan besarnya tingkat bahaya erosi (TBE) pada berbagai tipe unit lahan yang sudah direklamasi di PT. Arutmin Tambang Senakin. Dari hasil penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi yang berguna kepada pihak-pihak terkait sebagai bahan pertimbangan dalam kegiatan reklamasi lahan dan upaya kegiatan konservasi tanah dan air, khususnya pada areal bekas tambang batubara. Metode yang digunakan adalah metode USLE oleh Wischmeler dan Smith. Hasil penelitian menunjukkan erosi yang terjadi pada Unit Lahan I sebesar 39,11 ton/ha/tahun merupakan erosi yang tertinggi dibandingkan dengan Unit Lahan lainnya, sedangkan Unit Lahan V dengan nilai IBE 34,41 ton/ha/tahun termasuk dalam TBE ekstrim.

Kata kunci : Tambang batu bara, Reklamasi, Erosi


Full Text:

PDF

References


Arsyad, S. 1982. Pengawetan Tanah dan Air. Departemen Ilmu-Ilmu Tanah. Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Asdak, C. 1995. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Fakultas Pertanian Universitas Padjajaran. Gajah mada University Press. Yogyakarta..

Departemen Kehutanan, 1985. Petunjuk Memperkirakan Besarnya Erosi Pada Suatu Lahan Dengan Menggunakan Rumus USLE. Departemen Kehutanan, Direktorat Jendral Reboisasi dan Rehabilitasi Lahan. Jakarta.

Departemen Kehutanan. 1987. Pedoman Penentuan Laju Erosi Dalam Daerah Aliran Sungai. Departemen Kehutanan Direktorat Jedral Reboisasi dan Rehabilitasi Lahan. Jakarta.

Eng S. M. 2002. Pelestarian Sumber Daya Tanah dan Air. Penerbit Andi Yogyakarta..

Ilmi, M. 2004. Pengaruh Besarnya Erosi di Sub DAS Amandit Kalimantan Selatan. Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Banjarbaru. Tidak dipublikasikan.

Seta, A.K. 1991. Konservasi Sumber Daya Tanah dan Air. Kalam Mulia. Jakarta.

Suhara, O.M. Ruslan dan M. Basuni. 1986. Perencanaan Sistem Reboisasi Lahan Kritis untuk Menanggulani Erosi di Sub DAS Cijambu Citarum Hulu Bandung. Fakultas Pasca Sarjana IPB. Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v13i1.1494

Article Metrics

Abstract view : 214 times
PDF - 111 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Hutan Tropis Indexed by :

    

 

Jurnal Hutan Tropis is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License