PENGARUH NAUNGAN TERHADAP PERTAMBAHAN TINGGI BIBIT BUAH JENTIK (Baccaurea polyneura)

Basir Achmad, Muchtar Effendi, Muhammad Fajri Haika

Abstract


Penelitian ini mengaplikasikan tiga tingkatan naungan, yaitu: 40%, 75% dan 85% terhadap pertumbuhan tinggi bibit buah jentik. Tujuan penelitian adalah menemukan tingkat naungan optimum bagi pertumbuhan tinggi bibit buah jentik.Manfaat penelitian adalah memberikan informasi tentang bagaimana mempercepat pertumbuhan tinggi bibit buah jentik di persemaian. Metode analisis yang digunakan adalah Rancangan Acak Lengkap (RAL), yang dilanjutkan dengan Uji Duncan.Perlakuan naungan menggunakan tiga tingkatan, dan setiap tingkatan menggunakan satu bibit dengan sepuluh ulangan, sehingga total bibit yang digunakan adalah 30 batang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tingkat naungan 85% atau intensitas cahaya 15% memberikan pertumbuhan tinggi paling optimum (1,15 cm) bagi bibit buah jentik, yang diikuti oleh tingkat naungan 75% (0,77 cm), tingkat naungan 40% (0,77 cm) selama tiga bulan.Naungan 85% mengaktifkan auksin pada bagian pucuk bibit sehingga memacu pertumbunan tinggi, sedangkan tingkat naungan 40% memberikan pertambahan tinggi paling rendah.

Kata kunci: pengaruh, naungan, pertumbuhan, jentik, bibit.


Full Text:

PDF

References


Asadi, Dimiarti, dan Arsyad. 1991. Adaptasi varietas kedelai pada pertanaman tumpang sari dan naungan buatan. Seminar hasil penelitian tanaman pangan. Bogor.

Basir, A. 2007. Accelerating the Height Increment of Jelutung Seedlings by Liming, Fertilizing, and Shading at a Nursery. Rimba Kalimantan No. 2 (XII): 77-81.

Daryono, H. 1996. Planting Techniques of Jelutung (Dyera spp.). Reforestation Technology Institute. Banjarbaru.

Hanafiah. K., 2003. Rancangan Percobaan. Teori dan Aplikasi. Ed. 2. Fakultas Pertanian, Universitas Sriwijaya. Palembang.

Harjadi, M.M.S.S. 1983. Pengantar Agronomi. Departemen Agronomi, Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Kramer, P.J. and T.T Kozlowski. 1960. Physiology of Tree. McGraw-Hill Book Company, Inc. New York.

Lestari, R. dan R. Sari. 2005. Penggalian Data Pendukung Domestikasi dan Komersialisasi Jenis, Spesies, dan Varietas Tanaman Buah di Kebun Raya Bogor. Prosiding LokakaryaDomestikasi & Komersialisasi Tanaman Hortikultura. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Pusat Penelitian dan Pengembangan Hortikultura, Departemen Pertanian. Bogor.Hal. 101-120.

Soekotjo. 1976. Silvika. Proyek Peningkatan/Pengembangan Perguruan Tinggi, IPB. Bogor.

Suhardi. 1995. Effect of shading, mycorrizha inoculated and organic matter on the growth of Hopea gregaria seedling. Buletin Penelitian Fakultas Kehutanan UGM Yogyakarta. Hal. 28 : 18-27.

Uji, T. 1992. Baccaurea Lour. In Verheij, E.W.M. and R.E. Cornel, (eds.). Plant Resources of South East Asia No.2. Edible fruits and nuts. Leiden: Backhuys Publishers. Pp. 98-100.

Williams, C.N., dan Joseph. 1976. Climate, soil and Crop Production in the Humid Tropes. Oxford University Press. Kuala Lumpur.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v3i2.1514

Article Metrics

Abstract view : 93 times
PDF - 160 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Hutan Tropis Indexed by :

    

 

Jurnal Hutan Tropis is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License