ANALISIS KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI SEKITAR KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS (KHDTK) SENARU DENGAN MENGGUNAKAN PENDEKATAN PARTISIPATIF

Andi Chairil Ichsan, RF Silamon, H. Anwar, B. Setiawan

Abstract


Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Senaru seluas ±225 Ha yang berlokasi di Desa Senaru, Kabupaten Lombok Utara merupakan kawasan hutan yang berfungsi sebagai Hutan Pendidikan dibawah pengelolaan Universitas Mataram. Kawasan ini dipersiapkan untuk dapat melayani berbagai aktivitas yang berkaitan dengan tridharma perguruan tinggi yang meliputi pendidikan/pengajaran, penelitian dan pengabdian kepada masyarakat.  Penelitian ini bertujuan; (1) Untuk mengetahui sejarah penggunaan lahan di Kawasan KHDTK Senaru. (2) mengetahui tingkat kesejahteraan dan bentuk penghidupan masyarakat dikawasan KHDTK Senaru. (3) mengetahui pola interaksi masyarakat dalam pengelolaan kawasan hutan KHDTK Senaru.  Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa Rezim pengelolaan kawasan hutan senaru, secara umum dibagi kedalam empat fase, meliputi rezim pengelolaan oleh masyarakat adat, rezim pemerintah, rezim pengusaha, dan Rezim perguruan tinggi. Mayoritas sumber penghidupan masyarakat desa senaru terletak pada sector pertanian kemudian di ikuti oleh sektor-sektor lainnya. sebagian besar masyarakat senaru juga masih termasuk dalam kategori miskin. Masyarakat desa senaru secara tidak lansung menggunakan pendekatan agroforestry dalam mengelola lahan garapan mereka, yang mengabungkan antara tanaman hutan dengan tanaman MPTS yang lebih produktif.

Kata Kunci : Hutan, Masyarakat, Partisipatif


Full Text:

PDF

References


Departemen Kehutanan Republik Indonesia. Undang-Undang No. 5 Tahun 1990 Tentang Konservasi Sumberdaya Alam Hayati dan Ekosistemnya. Jakarta: Dephut.

Departemen Kehutanan. Peraturan Menteri Kehutanan No. P.01/Menhut-II/2004 Tentang: Pemberdayaan Masyarakat Setempat Di Dalam Dan Atau Sekitar Hutan Dalam Rangka Social Forestry. Jakarta: Dephut.

Isreal, B.A 2000 Community-Based Participatory Research: Principles, Rationale and Policy Recommendations." Successful Models of Community-Based Participatory Research. Washington, DC.

Mubyarto. 1994. Desa dan Perhutanan Sosial. Yogyakarta: Adikarya Media.

Muharam E. 2002. Pengelolaan Hutan Berbasis Masyarakat. Makassar: PT. Inhutani I.

Setiamiharja. 1993. Potensi dan Peran Serta Masyarakat Lokal dalam Upaya Konservasi Alam. Bandung: INRIK UNPAD.

Soetrisno L. 1995. Menuju Masyarakat Partisipatif. Yokyakarta: Kanisius.

Suporahardjo. 2005. Manajemen Kolaborasi. Bogor: Pustaka LATIN.

Zain AS. 1997. Kamus Kehutanan. Jakarta: Rineka Cipta.

Wiyono et al. 2006. Kehutanan Multipihak Langkah Menuju Perubahan. Bogor: Center For International Forestry Research.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v1i3.1541

Article Metrics

Abstract view : 3336 times
PDF - 3401 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.