ANALISIS KEBIJAKAN PENGELOLAAN HUTAN FRAGMENTASI DI KAWASAN PASCA TAMBANG BATUBARA DI KABUPATEN KAPUAS PROVINSI KALIMANTAN TENGAH

Agustan Saining, Udiansyah Udiansyah, Wiwin Tyas Istikowati, Raden Mas Sukarna

Abstract


Kegiatan pertambangan batubara diduga memberikan dampak positif dan negatif terhadap ekonomi, lingkungan dan sosial bagi masyarakat lokal. Selain itu usaha pertambangan juga dapat menyebabkan terjadinya fragmentasi hutan yang dapat menganggu kehidupan satwa liar. Tujuan penelitian adalah merumuskan strategi kebijakan pengelolaan pada kawasan pasca tambang batubara di Kabupaten Kapuas Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif yaitu penelitian yang dilakukan dengan tujuan untuk menggambarkan suatu keadaan, kejadian atau fenomena dalam situasi tertentu. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usaha pertambangan ditinjau dari segi ekonomi dapat memberikan dampak positif bagi daerah dan masyarakat lokal sekitar usaha pertambangan. Namun disisi lain dampak negative juga dapat ditimbulkan akibat dari aktivitas tersebut yang dapat menganggu fungsi kawasan hutan yang dapat mengakibatkan hutan terfragmentasi sehingga menganggu satwa-satwa liar. Upaya pengelolaan usaha pertambangan yang memperhatikan aspek sosial, ekonomi dan lingkungan mutlak diperlukan dalam mewujudkan pengelolaan usaha pertambangan yang berkelanjutan.

Keywords


Pertambangan; Dampak; Fragmentasi hutan

Full Text:

PDF

References


Badan Pusat Statistik. 2009. Provinsi Kalimantan Tengah dalam Angka 2009. Badan Pusat Statistik. Provinsi Kalimantan Tengah.

Badan Pusat Statistik. 2023. Provinsi Kalimantan Tengah dalam Angka 2023. Badan Pusat Statistik. Provinsi Kalimantan Tengah.

Bennett A. F. and Saunders D. A. 2010. Chapter 5: Habitat Fragmentation and Landscape Change. Oxford University Press.

Bungin, B. 2003. Analisis Data Penelitian Kualitatif: Pemahaman filosofis dan metodologis ke arah penguasaan model aplikasi. Jakarta: Penerbit PT. Raja Grafindo Persada.

Darmawan, A. dan M. A. Irawan. 2009. Reklamasi Lahan Bekas Tambang Batubara PT Berau Coal, Kaltim. Prosiding Workshop IPTEK Penyelamatan Hutan Melalui Rehabilitasi Lahan Bekas Tambang Batubara. Balai Besar Penelitian Dipterokarpa. Samarinda.

Dawson IK, Leakey R, Clement CR, Weber JC, Cornelius JP, Roshetko JM, Vinceti B, Kalinganire A, Tchoundjeu Z and Masters E. 2014. Forest Ecology and Management The management of tree genetic resources and the livelihoods of rural communities in the tropics: Non timber forest products, smallholder agroforestry practices and tree commodity crops. Forest Ecology and Management Elsevier BV. 333, 9–21. Doi: 10.1016/j.foreco.2014.01.021.

Dinas Pertambangan dan Energi Provinsi Kalimantan Tengah, 2006a. Peta Potensi Batubara per Kabupaten, Palangkaraya.

Erfandi, D. 2017. Pengelolaan Lansekap Lahan Bekas Tambang: Pemulihan Lahan dengan Pemanfaatan Sumberdaya Lokal (In-Situ). Jurnal Sumberdaya Lahan. Vol: 11, No: 2, 2017.

Fahrig, L. 2003. Effects of habitat fragmentation on biodiversity. Annual Reviews of Ecology and Systematics 34: 487-515

Franklin, A.B., B.R. Noon, and T.L. George. 2002. What Is Habitat Fragmentation? Studies in Avian Biology No. 25: 20-29.

Gunawan, H, Prasetyo, L.B, Mardiastuti, A., Agus P. 2010. Fragmentasi Hutan Alam Lahan Kering Di Provinsi Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam. Vol. VII No.1: 75-91, 2010.

Hayes, J. 2015. Returning Mined Land to Productivity Through Reclamation. https://www.worldcoal.org/returning-mined-land-productivity-throughreclamation. (Diakses tanggal 1 Mei 2023).

Hesperian. 2013, Health Guides (Pertambangan dan Kesehatan). Hesperian, 471-472. http://hesperian.org/wpcontent/uploads/pdf [03 Desember 2014].

Jeff Skousen., & Carl E. Zipper. 2014. Post mining policies and practices in the Eastern USA coal region Int Journal Coal Sci Technol (2014) 1(2):135–151, https://doi.org/10.1007/s40789-014-0021-6.

Jungle. R. 2016. Main Pit Backfilling Concept Approaches, Robertson GeoConsultants Inc. Departement of Mines and Energy. RGC Report 183006/3.

Kementerian Kehutanan. 2011. Statistik Kehutanan Indonesia 2011. Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Jakarta.

Kementerian Kehutanan. 2013. Statistik Kehutanan Indonesia 2013. Kementerian Kehutanan Republik Indonesia. Jakarta.

Peraturan Menteri Energi dan Sumberdaya Mineral Nomor 07 Tahun 2014 tentang Pelaksanaan Reklamasi dan Pascatambang pada Kegiatan Usaha Pertambangan Mineral dan Batubara

Ranjan, V., Sen, P., Kumar, D., and Sarsawat, A .2015. A review on dump slope stabilization by revegetation with reference to indigenous plant. Ecological Processes is affiliated with the Institute of Applied Ecology, Chinese Academy of Sciences. https://doi.org/10.1186/s13717-015-0041-1

Sidik, H., Tala'ohu dan Irawan. 2013. Reklamasi Lahan Pasca Penambangan Batubara. Konservasi Tanah dan Air dan Agroklimat, Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. Bogor.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v11i3.17623

Article Metrics

Abstract view : 1837 times
PDF - 1864 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.