KEBERHASILAN HUTAN KEMASYARAKAT (HKm) DI KPH TANAH LAUT

Denny Purnomo, Daniel Itta, Syarifuddin Kadir

Abstract


Hutan kemasyarakatn merupakan salah satu skema dari program Perhutanan sosial yang memberikan akses legal kepada masyarakat untuk mengelola hutan. Di Kesatuan Pengelolaan Hutan Tanah Laut ada 25 Izin Hutan Kemasyarakatan yang diberikan kepada 31 kelompok tani hutan dengan luas 5.970 hektar. Ada 18 kelompok yang telah memiliki izin selama 5 tahun sehinga perlu dilakukan evaluasi keberhasilan pelaksanaannya. Evaluasi dengan menggunakan kuesioner yang berisi kriteria dan indikator antara lain: perencanaan, tata kelola kawasan, tata kelola usaha, perlindungan hutan, pemberdayaan, kelembagaan dan kewajiban lain. Penilaian menggunakan metode yang diterbitkan oleh Yayasan Masyarakat Nusa Tenggara dengan sistem skala skoring antara 0 – 1425 untuk penilaian sangat baik sampai tidak baik. Penilaian terhadap 18 kelompok memperoleh skor rata-rata 697 dengan kategori Cukup Baik. Sehingga pelaksanaan Hutan Kemasyarakat di Kesatuan Pengelolaan Hutan Tanah Laut sudah cukup baik.

Keywords


Hutan Kemasyarakat, Yayasan Masyarakat Nusa Tenggara, Kelompok Tani Hutan

Full Text:

PDF

References


Anwar, Ismail. 2010. Social Forestry Menuju Restorasi Pembangunan Kehutanan Berkelanjutan. Bogor: Pusat Penelitian dan Pengembangan Perubahan Iklim dan Kebijakan.

Bambang S, Apik K, Erna R. 2018. Dampak Perhutanan Sosial. Perspektif Ekonomi, Sosial dan Lingkungan. Jakarta: Ditjen PSKL Kementerian LHK.

Corryanti, D. Waluyani. 2015. Mengelola Hutan Bersama Masyarakat: Sudah berhasilkah?. Semarang: Puslitbang Perum Perhutani.

Dwi Sudarsono, 2016. Pedoman Monitoring dan Evaluasi (Monev) PHBM. Mataram: SAMANTA

Eny P, Christine W, Arief D, Irwan SB. 2017. Aspek Sosial Ekonomi pada Sistem Agroforestry di Areal Kerja Hutan Kemasyarakatan (HKm) Kabupaten Lampung Barat, Provinsi Lampung. Jurnal Sylva Lestari, 5(3): 95-103

Jarian Permana, 2019. Strategi Keberhasilan Program Hutan Kemasyarakatan di Kabupaten Pakpak Bharat. Skripsi Departemen Manajemen Hutan Fakultas Kehutanan Universitas Sumatera Utara.

Muhammad Ali HS, Ratna KD. 2018. Analisis Faktor-Faktor yang mempengaruhi Keberlanjutan Pengelolaan Hutan Kemasyarakatan (Studi Kasus di Kelompok Tani Hutan Bual Desa Ail Bual Kecamatan Kopang Lombok Tengah. Jurnal Manajemen Agribisnis, 3(2): 81 - 97

Mulyadin et. Al. 2016. Kajian Hutan Kemasyarakatan sebagai Sumber Pendapatan : Kasus di Kabupaten Gunung Kidul Yogyakarta : Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan, 13(1): 13-23.

Pratama. 2018. Pengaruh Program Perhutanan Sosial terhadap Kehidupan Sosial Ekonomi Warga Petani Hutan. Bogor: IPB.

Republik Indonesia, Keputusan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Nomor P.83/Menlhk/Setjen/kum.I/2016 tentang Perhutanan Sosial

Sulistya E dkk. 2020. Bersama Membangun Perhutanan Sosial. Pusat Penelitian dan Pengembangan Sosial Ekonomi Kebijakan dan Perubahan Iklim. Jakarta: IPB Press.

Taufiqurahman. 2014. Implementasi Kebijakan Hutan Kemasyarakatan (Studi Kasus Hutan Kemasyarakatan di Dusun Kelibiru, Kulon Progo). Tesis Magister Administrasi Publik Fisipol UGM. Yogyakarta.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v11i3.17625

Article Metrics

Abstract view : 565 times
PDF - 350 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.