ANALISIS TINGKAT BAHAYA EROSI DI KAWASAN REHABILITASI PT. ARUTMIN INDONESIA KECAMATAN ARANIO KABUPATEN BANJAR PROVINSI KALIMANTAN SELATAN
Abstract
Lahan di Sub DAS Riam Kanan hampir 50% merupakan lahan kritis dengan erosi sebesar 150,9322 ton/ha/tahun dan laju erosi rata rata sebesar 9,43 mm/thn. Lahan kritis ini dibagi menjadi 2 yaitu sangat kritis (176,046 ha) dan kritis (308,728 ha). Agar tidak menjadi lebih parah maka harus ditangani secara bertahap, 38% cukup ditangani pada jangka panjang, 32% masuk dalam menengah dan 30% harus ditangani pada jangka pendek. Tujuan dan Manfaat Penelitian ini adalah menganalisis tingkat bahaya erosi di lokasi rehabilitasi, merumuskan upaya pengendalian berdasarkan tingkat bahaya erosi di lapangan. Tingkat bahaya Erosi menunjukkan kelas yang relatif bervariasi, dari TBE kelas I-R (Ringan), II-S (Sedang) dan III-B (Berat). Penutup lahan Kawasan Rehabilitasi PT. Arutmin Indonesia Desa Benua Riam Kecamatan Aranio Kabupaten Banjar merupakan Hutan Tanaman (HT) dengan jumlah luas TBE kelas 0-SR (Sangat Ringan) sebesar 35,82 ha (20,36%), I-R (Ringan) sebesar 41,36 ha (23,51 %), II-S (Sedang) sebesar 49,73 ha (28,27 %) dan III-B (Berat) sebesar 49,02 ha (27,86 %). Arahan rehabilitasi hutan dan lahan yang direkomendasikan terdapat 3 (tiga) kelompok : a) Pada unit lahan blok A (UL-04), blok B (UL-01,UL-04) dan blok C (UL-01,UL03,UL-04) dengan TBE 0-SR dan 1-R dilakukan penambahan jenis unggul/endemik, b) Pada unit lahan blok A (UL-03), blok B (UL-02, UL-03) dan blok C (UL-02) dengan TBE II-S dilakukan penambahan jenis unggul/endemik diikuti dengan metode mekanik, seperti pembuatan teras gulud dan c) Pada unit lahan dengan TBE III-B (blok A unit lahan UL-01 dan UL-02) dilakukan penambahan jenis unggul/endemik/MPTS yang memiliki perakaran yang dalam dan tajuk rimbun, penanaman rumput dan diikuti dengan metode mekanik pembuatan teras kredit.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Agustiningtiasih, W., Muhammad Ruslan, & Badaruddin. 2020. Kajian Tingkat Bahaya Erosi Di DAS Satui Kabupaten Tanah Bumbu. Jurnal Sylva Scienteae 03(4):771-782. ISSN 2622-8963.
Aprisal, & Junaidi. 2010. Prediksi Erosi Dan Sedimentasi Pada Berbagai Penggunaan Lahan Di Sub DAS Danau Limau Manis Pada DAS Kuranji Kota Padang. Jurnal Solum VII(1):61-67.
Arsyad, S. 2010. Konservasi Tanah dan Air. Bogor: IPB Press.
Arutmin Indonesia, PT. 2020. Rancangan Kegiatan Penanaman Dalam Rangka Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai:Blok Benua Riam II.
Asdak, C. 2010. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Cetakan ke 5. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.
Kadir, S. 2016. Modul Konservasi Tanah Dan Air. Banjarbaru: Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat.
Kadir, S., Badaruddin, & Eko Rini Indrayatie. 2020. Pengelolaan Daerah Aliran Sungai, Cetakan pertama. Purwokerto: IRDH. ISBN : 9786237718741.
Kadir, S., Badaruddin, Nurlina, & Ichsan Ridwan. 2020. Kajian Tata Air Untuk Revolusi Hijau Di Sub DAS Banyu Irang DAS Maluka Provinsi Kalimantan Selatan, Cetakan pertama. Purwokerto: IRDH. ISBN: 9786237718130.
Kadir, S., Nurlina, Wahyuni Ilham, Ichsan Ridwan, & Ahmad Kurnain. 2021. Karakteristik Daerah Aliran Sungai (DAS) Tabunio Untuk Merumuskan Dan Mengevaluasi Dinamika Kerentanan Lingkungan, Cetakan pertama. Purwokerto:IRDH. ISBN: 9786233750080.
Kadir, S., Nurlina, W. Ilham, I. Ridwan, Badaruddin, H.F. Nurofiq, & Ridha Hariani. 2022. Kajian Tingkat Bahaya Erosi untuk Merumuskan dan Mengevaluasi Dinamika Kerentanan Lingkungan di Suatu Daerah Aliran Sungai, Cetakan pertama. Banjarbaru: Global Aksara Pers. ISBN: 9786234621235.
Kartika, I., Indarto, Muharyo Pudjojono, & Hamid Ahmad. 2016. Pemetaan Tingkat Bahaya Erosi Pada Level Sub-DAS:Studi Pada Dua DAS Identik. Jurnal Agroteknologi 10(01):117-128 .
Karyati, & Sri Sarminah. 2018. Teknologi Konservasi Tanah Dan Air. Samarinda: Mulawarman University Press. ISBN :9786026834591.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2017. Buku Praktis Proklim. Jakarta: Direktorat Adaptasi Perubahan Iklim, Direktorat Jenderal Pengendalian Perubahan Iklim.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2022. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor 10 Tahun 2022 Tentang Penyusunan Rencana Umum Rehabilitasi Hutan Dan Lahan Daerah Aliran Sungai Dan Rencana Tahunan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan. Jakarta.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2021. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor 23 Tahun 2021 Tentang Pelaksanaan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan. Jakarta.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2016. Peraturan Menteri Lingkungan Hidup Dan Kehutanan Nomor P.89/MENLHK/SETJEN/KUM.I/11/2016 Tentang Pedoman Penanaman Bagi Pemegang Izin Pinjam Pakai Kawasan Hutan Dalam Rangka Rehabilitasi Daerah Aliran Sungai. Jakarta.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan. 2020. Vademecum Kehutanan Indonesia. Jakarta: Badan Penelitian, Pengembangan, dan Inovasi.
Ruslan, M. 1992. Sistem Hidrologi Hutan Lindung DAS Riam Kanan di Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan. Disertasi. Bogor: Fakultas Pascasarjana IPB.
Ruslan, M., Abdi Fithria, Setia Budi Peran, & Syam’ani. 2016. Pola Arahan Rehabilitasi Hutan Dan Lahan Di Sub-Sub Daerah Aliran Sungai (DAS) Amandit Kabupaten Hulu Sungai Selatan, Cetakan ke satu. Banjarmasin: Lambung Mangkurat University Press. ISBN: 9786026370556.
Sismanto. 2009. Analisa Lahan Kritis Sub DAS Riam Kanan DAS Barito Kabupaten Banjar. Jurnal Aplikasi 6(1):1-11. ISSN 1907-753X.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v12i2.19778
Article Metrics
Abstract view : 410 timesPDF - 248 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.






