KEANEKARAGAMAN JENIS TUMBUHAN KAYU PUTIH DI DAERAH WANGGALEM, TAMAN NASIONAL WASUR, PAPUA

Ary Widiyanto, Aji Winara, Edy Junaidi, Mohamad Siarudin, Yonky Indrajaya

Abstract


Wanggalem merupakan daerah yang berlokasi di Distrik Merauke yang berada di dalam Taman Nasional Wasur, Papua yang didominasi oleh tumbuhan penghasil kayu putih. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keanekaragaman jenis tumbuhan penghasil kayu putih yang berada di daerah tersebut. Analisis vegetasi dilakukan dengan membuat 25 plot berukuran 20 m x 20 m. Masing-masing plot dibagi menjadi sub plot berukuran 2 m x 2 m untuk pengukuran tingkat semai, 5 m x 5 m untuk pengukuran tingkat pancang, 10 m x 10 m pengukuran tingkat tiang dan 20 m x 20 m pengukuran tingkat pohon  Hasil penelitian menujukan ada tiga jenis tumbuhan penghasil kayu putih yaitu Melaleuca leucadendron M. sp and  M. cajuputi. Semua tingkat pertumbuhan pohon (semai, pancang , tiang dan pohon) didominasi oleh jenis M. cajuputi. Hutan di wilayah Wanggalem sangat rendah keanekaragaman jenisnya karena hanya ditemukan 4 (empat) jenis dari 2 (dua) genus.

Wanggalem is an area located in Merauke district within Wasur National Park, Papua,dominated by cajeput tree species. This research aimed to measure species diversity of cajuput tree species in those area. A vegetation analysis was conducted by appliying 25 plots with 20 m x 20 m size of each plot. Each plot was divided into 2 m x 2 m sub plot for seedling, 5 m x 5 m sub plot for sapling, and 10 m x 10 m sub plot for poles.The results show that there are three cajuput tree species in this area, Melaleuca leucadendron. M. sp and  M. cajuputi. All of tree growth level (seedling, sapling, pole and tree)  are dominated by M. cajuputi. Species diversity in Wanggalem area is very low because only 4 (four) species from 2 (two) genera were discovered.


Keywords


Tumbuhan kayu putih; analisis vegetasi; keanekaragaman jenis; Cajuput tree species; vegetation analysis; species diversity

Full Text:

PDF

References


Balai Taman Nasional Wasur. 1999. Rencana Pengelolaan Taman Nasional Wasur. Buku II. Balai Taman Nasional Wasur – WWF. Merauke. Tidak dipublikasikan.

Leksono, B. 1998. Sebaran Alami jenis Melaleuca cajuputi da Jenis-Jenis Melaleuca lainnya di Provinsi Maluku. Buletin Kehutanan No.36 tahun 98.

Purba, M. 1999. Prospek dan Kontribusi Taman Nasional Wasur Terhadap Pembangunan Daerah. Prociding Pertemuan Regional Pengelolaan Taman Nasional Kawasan Indonesia Timur. Kerjasama Departemen Kehutanan dan NRM/EPIQ Program Protected Areas and Forest. Manado. http.www.nrm.bappenas.go.id.

Raharjo, G.T. 1996. Studi Penyebaran Jenis Melaleuca spp dan Identifikasinya pada kawasan Taman Nasional Wasur Merauke. Skripsi sarjana Fakultas Pertanian Universitas Cenderawasih. Manokwari. Tidak dipublikasikan.www.papua-web.org. diakses pada tanggal 29 Februari 2009.

Siagian, Y.T. dan H.A. Adinugraha. 2001. Pengaruh Pohon Induk Terhadap Daya Perakaran Stek Pucuk Melaleuca cajuputi.Buletin Penelitian Pemuliaan Pohon. Volume 05 Nomor 03 Tahun 2001. Balai Besar Penelitian Pemuliaan Tanama Yoyakarta. Yogyakarta.

Winara,A., K. Lekitoo & H. Warsito. 2008. Kajian Biofisik Taman Nasional di Papua (I): Taman Nasional Wasur. Laporan Hasil Penelitian Balai Penelitian Kehutanan Manokwari. BPK Manokwari. Tidak diterbitkan.

--------------, K. Lekitoo, R. G. N. Triantoro & L. Mandibodibo 2009. Kajian Potensi Biofisik Taman Nasional di Papua (II): Taman Nasional Wasur. Laporan Hasil Penelitian Balai Penelitian Kehutanan Manokwari. BPK Manokwari. Tidak diterbitkan.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v2i3.2254

Article Metrics

Abstract view : 46 times
PDF - 151 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Hutan Tropis Indexed by :

    

 

Jurnal Hutan Tropis is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License