PEMETAAN JALUR JALAN BERBASIS PARTISIPASI MASYARAKAT SEBAGAI DASAR PENGEMBANGAN KAWASAN HUTAN DENGAN TUJUAN KHUSUS (KHDTK) UM DI GURAH, DESA TUGUREJO, KABUPATEN BLITAR
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alfian, F. N., Iin, I., & Nandi, K. (2017). Analisis Pengelolaan Kawasan Hutan Dengan Tujuan Khusus (Studi Kasus Hutan Pendidikan dan Latihan Gunung Walat). Journal of Env. Engineering & Waste Management, 2(2), 51–59.
Ayuningtyas, E. A. (2022). Pemetaan Partisipatif untuk Bahaya Longsor dan Jalur Evakuasi di Desa Hargomulyo, Kabupaten Kulonprogo, DIY. Jurnal Geografika (Geografi Lingkungan Lahan Basah), 3(2), 78. https://doi.org/10.20527/jgp.v3i2.6789
Damanik, R. N., Affandi, O., & Asmono, L. P. (n.d.). Persepsi Dan Partisipasi Masyarakat Terhadap Sumber Daya Hutan (Studi Kasus Tahura Bukit Barisan, Kawasan Hutan Sibayak II, Kabupaten Karo) Peoples Perception and Participation of Forest Resources. (Case Study in Bukit Barisan Great Forest Park, Sibayak II Forest Area, Karo District).
Depari, F. A., Moulana, R., & Martunis, M. (2020). Persepsi Masyarakat Terhadap Keberadaan Hutan Kemasyarakatan Di Desa Lubuk Kertang Kecamatan Brandan Barat Kabupaten Langkat. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Pertanian, 5(4), 201–215. https://doi.org/10.17969/jimfp.v5i4.15883
Dian, S., Ahmad, A. N., Ndaru, P., & Revi, A. P. (2025). Perencanaan Tata Guna Lahan Melalui Pemetaan Partisipatif Desa Persiapan Warloka Pesisir. Jurnal Administrasi Pemerintahan Desa, 6(1). https://doi.org/10.47134/villages.v6i1.229
Djaban Tinambunan. (1991). Praktek Pembuatan Jalan Hutan dan Permasalahannya di Daerah Jambi. Jurnal Penelitian Hasil Hutan, 4(9).
Elha, F. D., Aurelia, A., Irma, Y., & Lailatut, H. (2024). Pemanfaatan Jalur Lintas Selatan Tulungagung Terhadap Potensi Pariwisata Kecamatan Besuki. Dewantara : Jurnal Pendidikan Sosial Humaniora, 3(2), 150–170. https://doi.org/10.30640/dewantara.v3i2.2614
Emelia, P. S., Diandra, N., & Muhamad, F. (2025). Optimization of design alignment to prevent environmental damage in road construction in areas with humus soil and underground caves. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 1510(1), 012004. https://doi.org/10.1088/1755-1315/1510/1/012004
Fitri, A. L., Tias, F. C., Nasta, C. G. K., Inaiya, A. R., Dheananda, A. A., Nugraheni, N. K., Askuri, R. F., Mevita, D. F., Marimin, M., & Wijaya, D. A. (2023). Pengembangan Potensi Kawasan Hutan dengan Tujuan Khusus (KHDTK) Gunung Bromo UNS Menjadi Destinasi Wisata Edukasi di Kabupaten Karanganyar. Tourism Scientific Journal, 9(1), 101–120. https://doi.org/10.32659/tsj.v9i1.314
Hardiansyah, G., Pranoto, D., Haryono, Z., Erianto, AM, I., Tanjung, A. F., Zainal, S., & Dewanytara, I. (2023). Analisis Pengelolaan Kawasan Hutan di KHDTK Universitas Tanjungpura. Jurnal Tengkawang, 13, 185–201.
Harmunisa, Y. R., & Subiyantoro, H. (2022). Pemberdayaan Masyarakat dalam Pembuatan Peta Wisata dan Penunjuk Jalan (Sign Systems) di Kawasan Desa Wisata. Bubungan Tinggi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 1240. https://doi.org/10.20527/btjpm.v4i4.6134
Hidayat, S. (2013). Vegetation in the Forest at Balikpapan Botanical Garden. Berita Biologi, 12(3).
Junaedi, A., Surasana, I. N., Rizal, M., & Waruwu, S. T. D. S. (2021). Karakteristik Jaringan Jalan Dan Keterbukaan Tanah Hutan Akibat Kegiatan Pembukaan Wilayah Hutan (Studi Kasus Di Iuphhk-Ha Pt Sindo Lumber Kalimantan Tengah). Jurnal Hutan Tropika, 2(16), 196–204.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan Republik Indonesia 2017. (2018). Indeks Kualitas Lingkungan Hidup Indonesia. Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.
Khasanah, Sari, S. N., & Tugino. (2023). Persepsi Masyarakat Terhadap Pengelolaan Mangrove di. PAWIYATAN, XXX(1), 53–62. http://e-journal.ikip-veteran.ac.id/index.php/pawiyatan
Komul, Y. D., & Tetelay, F. F. (2024). Population Dynamics And Interactions Between Flora And Fauna Species In The Natural Forests Of Fenarua Hamlet, Parbulu Village, Wailata Subdistrict, Buru District, Maluku Province. Jurnal Sylva Scienteae, 07(1).
Kuncoro, E., Wurarah, R. N., & Erari, I. E. (2024). The impact of road infrastructure development on ecosystems and communities. Social, Ecology, Economy for Sustainable Development Goals Journal, 1(2). https://doi.org/10.61511/seesdgj.v1i2.2024.336
Kusmana, C. (2015). Keanekaragaman hayati (biodiversitas) sebagai elemen kunci ekosistem kota hijau. 1(8), 1747–1755. https://doi.org/10.13057/psnmbi/m010801
Lasaiba, M. A., Ansiska, P., & Tetelepta, E. G. (2024). Analisis Spasial Daya Dukung Lahan dan Pertumbuhan Permukiman di Kecamtan Sirimau. Jurnal Tanah Dan Sumberdaya Lahan, 11(2), 367–377. https://doi.org/10.21776/ub.jtsl.2024.011.2.8
Lee, T. S., Creech, T. G., Martinson, A., Nielsen, S. E., Jakes, A. F., Jones, P. F., Sanderson, K., & Ford, A. T. (2021). Prioritizing human safety and multispecies connectivity across a regional road network. Conservation Science and Practice, 3(2). https://doi.org/10.1111/csp2.327
Milton, S. J., Dean, W. R. J., Sielecki, L. E., & van der Ree, R. (2015). The Function and Management of Roadside Vegetation. In Handbook of Road Ecology (pp. 373–381). Wiley. https://doi.org/10.1002/9781118568170.ch46
Muamar Kadafin, Alfian Pujian Hadi, & Akbar Al Imam. (2024). Kajian Alternatif Proyeksi Jaringan Jalan Hutan untuk Perencanaan Pemanenan Kayu di PT Inhutani I Labanan, Propinsi Jawa Barat. Otus Education: Jurnal Biologi Dan Pendidikan Biologi, 2(1), 22–30. https://doi.org/10.62588/otusedu.2024.v2i1.0100
Mukesh, M. S., & Katpatal, Y. B. (2021). Impact of the Change in Topography Caused by Road Construction on the Flood Vulnerability of Mobility on Road Networks in Urban Areas. ASCE-ASME Journal of Risk and Uncertainty in Engineering Systems, Part A: Civil Engineering, 7(3). https://doi.org/10.1061/AJRUA6.0001137
Murti, A. T., Aliyah, I., & Chrisna, T. H. R. P. (2023). The Influence of Street Vendors on the Comfort of Pedestrian Pathways on Jenderal Sudirman Street, Salatiga. 5(2), 170–180. http://jurnal.uns.ac.id/jdk
Nabu, N. M., Binsasi, R., & Blegur, W. A. (2024). Eksplorasi dan Pemanfaatan Vgetasi Sebagai Upaya untuk Mendukung Konservasi Air pada Mata AirOel’Kunion Tun’Noe, Kabupaten Tengah Utara. Jurnal Biologi Indonesia, 20(1), 39–49. https://doi.org/10.47349/jbi/20012024/39
Nagara, R. P., & Wibowo, A. (2024). Pengaruh Kelerengan terhadap Perkembangan Lahan Terbangun di Kabupaten Serang, Provinsi Banten. Journal of Regional and Rural Development Planning, 8(2), 116–131. https://doi.org/10.29244/jp2wd.2024.8.2.116-131
Nurdella, J., & Ichwandi, I. (2015). Community-based forest management for ecotourism in Wonorejo Mangrove area, Surabaya, East Java. International Journal of Bonorowo Wetlands, 5(1), 44–53. https://doi.org/10.13057/bonorowo/w050105
Pratiwi, D. I., AZ Zahra, J. A., & Aliyah, I. (2022). Konservasi Kawasan Heritage. Cakra Wisata, 23. (2)(4).
Putra, I. M. (2023). Pengembangan Wilayah. CV. Prokreatif.
Qodriyatun, S. N. (2019). Peran dan Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Kawasan Konservasi secara Kolaboratif. Pusat Penelitian, Bidang Ekonomi dan Kebijakan Publik, BKD. https://doi.org/10.22146/jkap.6877
Rahmanda, V., Sarbaitinil, & Putra, I. M. (2022). Partisipasi Masyarakat Lokal dalam Mengembangkan Objek Wisata di Pantai Salido Kecamatan IV Jurai Pesisir Selatan. Jurnal Kewarganegaraan, 6(3), 6224–6229.
Salim, A. (2024). Kesesuaian Lahan Dalam Pengembangan Wilayah. Chakti Pustaka Indonesia.
Samedi. (2015). Konservasi Keanekaragaman Hayati di Indonesia. Jurnal Hukum Lingkungan, 2(2). www.tfcasumatera.org
Sasangko, I. (2023). Pengembangan Berkelanjutan. MK Press.
Silondae, S., Pascasarjana, M., Azis, H. A., Universitas, M., Oleo, H., Kendari, E., Universitas, H., & Oleo, K.-. (2016). Keterkaitan Jalur Transportasi Dan Interaksi Ekonomi Kabupaten Konawe Utara Dengan Kabupaten/Kota Sekitarnya. Jurnal Progres Ekonomi Pembangunan, 1(1).
Wibowo, B. A., Bambang, A. N., Pribadi, R., Setiyanto, I., Prihantoko, K. E., & Sutanto, H. A. (2022). Strategi Pengelolaan Kawasan Pesisir di Pasar Banggi Kabupaten Rembang dengan Pendekatan Analytical Hierarchy Process (AHP). Jurnal Kelautan Tropis, 25(2), 191–201. https://doi.org/10.14710/jkt.v25i2.12381
Widodo, P., & Sidik, A. J. (2018). Perubahan Tutupan Lahan Hutan Lindung Gunung Guntur Tahun 2014 Sampai Dengan Tahun 2017. Winamukti, 21(1).
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v13i3.23601
Article Metrics
Abstract view : 1022 timesPDF - 504 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.






