ANALISIS NILAI EKONOMI LANGSUNG SUAKA MARGASATWA PELAIHARI KALIMANTAN SELATAN
Abstract
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Ardiansyah. (2022). Oksigen sebagai Kebutuhan Dasar Manusia. Direktorak Jenderal Pelayanan Kesehatan. Direktorat Jenderal Pelayanan Kesehatan (kemkes.go.id) diakses tanggal 27 Januari 2024
Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan. (2022). Laporan Pelaksanaan Kegiatan Inventarisasi Potensi Kehati Tinggi dan Permasalahan di Suaka Margasatwa Pelaihari Kabupaten Tanah Laut (Sesuai Surat Tugas Kepala Balai KSDA Kalimantan Selatan Nomor : ST.5018/K/16/TU/Peg/10/2022 tanggal 21 Oktiber 2022). Kalimantan Selatan
Balai Konservasi Sumber Daya Alam Kalimantan Selatan. (2022). Rencana Pengelolaan Jangka Panjang Suaka Margasatwa Pelaihari Kabupaten Tanah Laut Provinsi Kalimantan Selatan Periode 2020 - 2029. Kalimantan Selatan
Bayu, P., Suminarti, N. E., Sudarso, S. (2014). Perencanaan Hutan Kota di Universitas Brawijaya. Jurnal Produksi Tanaman, 2(5)
Daud, M., Hikmah, & Haerana. (2018). Potensi Produksi Oksigen pada Tegakan Bambu Parring (Gigantochioa atter) di Hutan Rakyat Kecamatan Tompobulu Kabupaten Maros. Jurnal Matoa, 6(12), pp. 27-39
Fauzi, A. (2004). Ekonomi Sumberdaya Alam dan Lingkungan : Teori dan Aplikasi. Gramedia. Jakarta.
Firdaus H. (2013). Nilai Ekonomi Total dan Analisis Multi Stakeholder Hutan Rakyat di Kecamatan Giriwoyo Kabupaten Wonogiri Jawa Tengah. [Skripsi]. Bogor: Fakultas Ekonomi dan Manajemen, Institut Pertanian Bogor
Hermawan, Iwan. (2019). Metodologi Penelitian Pendidikan Kuantitatif, Kualitatif, dan Mixed Methode. Kuningan: Hidayatul Quran Kuningan.
IDXCarbon. 2021. Penetapan Harga Krbon Global Dapat Membiayai sekaligus Mengurangi Emisi Sebesar 12%, Laporan Terbaru dari PxC dan World Economic Forum. Penetapan harga karbon global dapat membiayai sekaligus mengurangi emisi sebesar 12%, laporan terbaru dari PwC dan World Economic Forum (diakses tanggal 10 Mei 2024).
IPCC. (2006). IPCC Guidelines for national Greenhouse Gas Inventories. (E. Simon, B. Leandro, M. Kyoko, N. Todd, and T. Kiyoto, eds.)
Ketterings QM, Coe R, van Noordwjk M, Ambagau Y, dan Palm C. (2001). Reducing Uncertainty in the Use of Allometric Biomass Equations for Predicting Above-Ground Tree Biomass in Mixed Secondary Forest. Ecology and Management 146: 199-209.
Mahendra, F. Wulandari, C. Yuwono, S.B. (2019). Perbandingan Keanekaragaman Mesofauna Tanah Pada Hutan Lindung dan Hutan Konservasi di Lampung Barat.
Marara, A.P.D., Muhsono, F.F. (2024). Analisis Kesesuaian Wisata Pantai dan Valuasi Ekonomi Pantai Tlangoh Kabupaten Bangkalan. Juvenil, Vol. 5 No. 1: 40-46.
Mardiatmoko, G. Pietersz, J.H. Boreel, A. (2014). Ilmu Ukur Kayu dan Inventarisasi Hutan. Ambon: Badan Penerbit Fakultas Pertanian Universitas Pattimura (BPFP – Unpatti)
Muhsoni, F.F. (2017). Potensi Dan Pengelolaan Pulau Gili Labak (Dan Kajian Pulau Di Sumenep). Madura: Utm Press.
Mulyadin MR & Surati.(2018). Nilai Ekonomi Total Hutan Kota PT. Holcim Indonesia TBK di Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah. Jurnal Penelitian Sosial dan Ekonomi Kehutanan Vo. 15 No. 2, 2018: 93-106.
Nowak, J., Hoehn, R., & Crane, E.D. (2007). Oxygen Production by Urban Trees in the United States. Arboriculture & Urban Forestry. 33(3), pp. 220-226
Pemerintah Indonesia. (2011). Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2011 tentang Pengelolaan Kawasan Suaka Alam. Sekretariat Negara. Jakarta.
Putri, O.R., Rezekiah, A.A., Itta, D. (2022). Nilai Ekonomi Langsung Pemanfaatan Lahan di Desa Ulang Kecamatan Loksado. Jurnal Sylva Scienteae, Vol. 05, No. 4: 658-666
Rezekiah, A.A., Fithria, A., Rahmadi, A. (2021). Pemanfaatan Sumberdaya Hutan Oleh Suku Dayak Meratus Kalimantan Selatan. Jurnal Hutan Tropis, 9(2),252-259.
Rezekiah, A.A., Fithria, A., Shiba, Y. N., Ilham, W. (2024). The economic value of Indonesia’s tropical rainforest park (TH2TI) in South Kalimantan. JPK Wallacea, Vol. 13 No. 1 pp. 1-12
[SNI] Standarisasi Nasional Indonesia. (2011). Pengukuran dan penghitungan cadangan karbon – Pengukuran lapangan untuk penaksiran cadangan karbon hutan (ground based forest carbon accounting). BSN, Jakarta, Indonesia.
Salisbury, F.B. & Ross, C.W. (1978). Plant Physiology. Belmont, CA: Wadsworth Publishing Company
Syam’ani, Rezekiah, A.A., Susilawati, Nugroho, Y. (2012). Cadangan Karbon di Atas Permukaan Tanah Pada Berbagai Sistem Penutupan Lahan di Sub-Sub DAS Amandit. Jurnal Hutan Tropis, 13(2): 148-158
Tim Arupa. (2014). Menghitung Cadangan Karbon di Hutan Rakyat. Cetakan Pertama: 2014. ISBN 976-979-96513-8-9. Yogyakarta: Biro Penerbit Arupa
Ulya, N.A., Warsito, S.P., Andayani, W., Gunawan, T. (2015). Nilai Ekonomi Karbon Hutan Rawa Gambut Merang Kepayang, Provinsi Sumatera Selatan (Economic Value of Carbon of Merang Kepayang Peat Swamp Forest, South Sumatera Province). Jurnal Manusia dan Lingkungan, 22(1): 52-58.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v14i1.23998
Article Metrics
Abstract view : 131 timesPDF - 81 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.






