NILAI MANFAAT EKONOMI TANAMAN NIPAH (Nypa Fruticans) DESA LAKKANG KECAMATAN TALLO KOTA MAKASSAR
Abstract
According to this, this study is intended to determine the economic benefit value of nipa palm that used by the community. The research was carried out for 2 months from August to September 2015. The preparation phase wasto determine the research location which is in LakkangVillage TalloDistrict Makassar. Considering there are many Nipa Palms in the village, the next step is to identify how many people use nipa palms to process a refined Nipa palm product. Based on the results obtained by 15 respondents, the calculation of economic value of nipa palm is performed by calculating income based on market prices. The results reveal that the economic banefit value of nipa palm processed into broomstick, roof, and palm juice/tuak namely are IDR 2,055,333 with product persentage (13.57%), IDR 8,350,000 with product percentage 55.14%, and IDR 4,738,857 with product percentage 31.29%, thus total economic benefit value of nipa palm is IDR 15,142,190.
Penelitian ini bermaksud untuk mengetahui nilai manfaat ekonomi tanaman nipah yang dimanfaatkan oleh masyarakat. Penelitian ini dilaksanakan selama 2 bulan mulai bulan Agustus sampai September 2015. Tahap persiapan yang dilakukan adalah penentuan lokasi penelitian yaitu di Desa Lakkang Kecamatan Tallo Kota Makassar. Dengan pertimbangan bahwa di Desa tersebut banyak terdaoat tanaman nipah, tahap selanjutnya dilakukan identifikasi untuk melihat seberapa banyak masyarakat yang mengelolah tanaman nipah untuk menghasilkan produk nipah olahan. Berdasarkan hasil identifikasi diperoleh 15 responden, Perhitungan nilai ekonomi tanaman nipah dilakukan dengan menghitung pendapatan berdasarkan harga pasar (Market Price). Hasil penelitian menunjukkan bahwa tanaman nipah telah diolah menjadi Sapu Lidi, Atap dan Nira/Tuak. Nilai manfaat ekonomi tanaman nipah yang diolah menjadi Sapu Lidi sebesar Rp. 2.055.333 dengan persentase produk 13,57 %. Nilai manfaat ekonomi tanaman nipah yang diolah menjadi Atap sebesar Rp. 8.350.000 dengan persentase produk 55,14 %. Nilai manfaat ekonomi tanaman nipah yang diolah menjadi Nira/Tuak sebesar Rp. 4.738.857 dengan persentase produk 31,29 %. sehingga total Nilai Manfaat Ekonomi Nipah sebesar Rp. 15.142.190.
Keywords
Full Text:
PDFReferences
Alrasyid, H. 2001. Pedoman Pengelolaan Hutan Nipah (Nypa fruticans) Secara Lestari. Puslitbang Hutan Dan Konservasi Alam. Badan Litbang Kehutanan. Departemen Kehutanan. Bogor
Arief, F., Usman dan Rio. Analisis Kelayakan Teknis dan Finansial produksi Selai Dari Tanaman Nipah (Nypa fruticans). Fakultas Teknologi Industri Pertanian, Universitas Brawijaya. Malang. Diakses Tanggal 20 Juni 2015
Backer dan Brink. 1968. Sistematika Tanaman Nipah (Nipa fruticans). Gajah Mada University, Yogyakarta
Brown, K. and Pearch, D.W. 1994. The Causes of Deforestation: The economic and Statistical Analysysof The Factor Giving Rise to Loss of The Tropical Forest, University College Press, London, and The University of British Columbia Press, Vancouver
Darusman, D. 1993. Nilai Ekonomi Biodiversity di Hutan Produksi Menuju Integrasi Antara Konservasi dan Ekonomi. Makalah Disampaikan pada Lokakarya Konservasi Biodiversity di Hutan Produksi, Kerjasama Fakultas Kehutanan IPB dan Biro Kerjasama Luar Negeri, Sekretaris Jendral Departemen Kehutanan Republik Indonesia, Tanggal 30 April 1992, Dermaga, Bogor
Ditjenbun. 2006. Daftar Komoditi Binaan Direktorat Jendral Perkebunan Berdasarkan Keputusan Menteri Pertanian Nomor 511/KPTS/PD 310/92006.
Djijono. 2002. Valuasi Ekonomi Menggunakan Metode Travel Cost Taman Wisata Hutan di Taman Wan Abdul Rachman, Provinsi Lampung. Makalah Pengantar Falsafah Sains. Program Pasca Sarjana/S3. Institut Pertanian Bogor.
Endro, S., N.M. Heriyanto dan Endang, K. Potensi Nipah (Nypa fruticans (Thunb.) Wurmb.) Sebagai Sumber Pangan Dari Hutan Mangrove. Buletin Plasma Nutfah No. 1. Vol 17 Maret 2011. Pusat Penelitian Dan Pengembangan Hutan Dan Konservasi Alam. Bogor
Harahap danNurhamni. Studi Etnobotani Nipah (Nypa fruticans Wurmb). No 1.Vol 1 Januar-Juni 2010. STKIP Bina Bangsa Getsempena. Banda Aceh
Kuswandi, Relawan. 2012. Inventarisasi Potensi Dan Sebaran Jenis Nipah. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kehutanan. Diakses Tanggal 20 Juni 2015
Munasinghe, M., and E. Lutz. 1993. Environmental Economics and Valuation in Development Decisionmaking. Environmental Economics and Natural Resource Management In Developing Countries, edited by Mohan Munasinghe copiled by Adelaide Schwab. Committee of International Development Institution on the Evironment (CIDIE), distributed for CIDIE by The World Bank Washington, DC.
Putri, D., Rina, W Dan Armein, L. Analisis Lambung Kerang Bakau (Polymesoda bengalensis Lamarck) Di Muara Nipah Kecamatan Sutera Kabupaten Pesisir Selatan. STKIP PGRI. Sumatera Barat. Diakses Tanggal 20 Juni 2015
Supratman. 1998. Pengkajian Nilai Hutan: Studi Kasus Alih Fungsi Areal HTI Menjadi Fungsi Lindung pada PT. Inhutani I Gowa-Maros. Tesis Program Pascasarjana Kehutanan Universitas Mulawarman. Samarinda.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v4i2.3600
Article Metrics
Abstract view : 1004 timesPDF - 1921 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.






