PENGARUH KARAKTERISTIK INDIVIDU TERHADAP AKSI KOLEKTIF KELOMPOK PEDULI MANGROVE DI DESA SIDODADI KECAMATAN PADANG CERMIN KABUPATEN PESAWARAN

Aplita Fitri Ana, Rommy Qurniati, Christine Wulandari

Abstract


. Modal sosial merupakan norma dan hubungan sosial yang telah dipahami bersama oleh kelompok masyarakat yang dapat memperkuat jaringan sosial, terjalinnya kerjasama yang saling menguntungkan, menumbuhkan kepedulian dan solidaritas yang tinggi dan dapat mendorong tingkat kepercayaan antara sesama masyarakat dalam rangka mencapai tujuan yang sama.  Selain itu, berdasarkan definisi-definisi modal sosial lainnya, modal sosial mengarah pada pentingnya aksi kolektif kelompok.  Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik individu anggota kelompok peduli mangrove, mendeskripsikan modal sosial pada kelompok peduli mangrove, dan menentukan pengaruh karakteristik individu terhadap aksi kolektif kelompok peduli mangrove.  Penelitian ini dilakukan bulan Agustus 2014 dengan objek penelitian kelompok peduli mangrove di Desa Sidodadi Kecamatan Padang Cermin Kaupaten Pesawaran.  Metode penelitian menggunakan metode kuantitatif dan deskriptif.  Analisis data yang digunakan yaitu regresi logistik ordinal. Hasil penelitian karakteristik individu responden rata-rata termasuk kategori usia produktif, tingkat pendidikan formal tergolong tinggi, pernah mengikuti pendidikan non formal, pendapatan rata-rata Rp 1.000.000,00/ bulan, tingkat kesehatan tinggi, merupakan penduduk asli, dan memiliki jaringan kerja yang tinggi.  Modal sosial kelompok peduli mangrove Desa Sidodadi termasuk pada kategori sedang.  Karakteristik individu secara keseluruhan berpengaruh signifikan pada 0,070 terhadap aksi kolektif, dan variabel-variabel yang berpengaruh yaitu pendidikan nonformal, jumlah organisasi, jumlah teman dekat, serta kepuasan anggota.

Kata kunci:aksi kolektif,karakteristik individu, modal sosial, mangrove


Full Text:

PDF

References


Coleman, James. 1988. Social Capital in The

Creation of Human Capital. The American Journal of Sociology. The University of Chicago Pres : USA.

Depkes RI. 2009. Profil Kesehatan Indonesia. Departemen Republik Indonesia. Jakarta.

Fukuyama, Francis. 2001. Social Capital, Civil Society and Development. Third World Quarterly.

Hartoyo, Rochana, Erna Wirawan, Bintang. 2012. Penguatan Modal Sosial dalam Pelestarian Hutan Mangrove di Pulau Pahawang,

Kecamatan Punduh Pidada, Kabupaten Pesawaran. Seminar Hasil Penelitian dan PengabdianKepada Masyarakat. 01:94 – 103.

Jones, V. N. dan Woolcock M. 2007. Using Mixed Methods to Assess Social Capital in Low Income Countries: A Practical Guide. University of Menchester Press. UK.

Kementerian Kehutanan, 2011. Statistik Pembangunan Balai Pengelolaan Hutan Mangrove Wilayah I. Direktorat Jenderal Bina Pengelolaan Daerah Aliran Sungai Dan Perhutanan Sosial. Denpasar.

Marwoto. 2012. Peran Modal Sosial Masyarakat dalam Pengelolaan Hutan Rakyat dan

Perdagangan Kayu (Tesis). Institut Pertanian Bogor. Bogor.

Noor, Y.R., M. Khazali., I N.N. Suryadiputra. 2006. Panduan Pengenalan Mangrove di

Indonesia. Wetlands International. PHKA/ WI-IP. Bogor.

Nurdin. 2009. Pengaruh Kecerdasan Emosional terhadap Penyesuaian Sosial Sekolah.

Jurnal Administrasi Pendidikan. Vol. 11.

No.1:86 – 108.

Pindiyck, R. S., dan Rubinfeld, D. L. 1997. Econometric Models and Economic Forecast fourth edition. Irwin Mc Graw-Hill. Boston.

Pontoh, O. 2010. Identifikasi dan Analisis Modal

Sosial dalam Rangka Pemberdayaan

Masyarakat Nelayan. Jurnal Perikanan dan Kelautan Tropis. Vol. 04. No.3:125 – 133.

Pribadiningtyas, D. K. 2013. Partisipasi Masyarakat dalam Rehabilitasi Hutan Mangrove. Jurnal Administrasi Publik. Vol. 1. No. 3:70 – 79.

Putnam, Robert. 1995. Bowling Alone America’s Declining Social Capital. www.muse.jhu. edu/demo/journal of Democracy/V006/ Putnam.html.

Putri, I. F. 2011. Analisis Persepsi Modal Sosial dan Hubungannya dengan Eksisstensi Kelompok Tani(Kasus pada Kelompok Tani Wanita “Sri Sejati 2”, Desa Junrejo,

Kecamatan Junrejo, Kota Batu). Jurnal Sosial Ekonomi. Vol. 14. No. 1:11 – 17.

Santoso, S. 2014. Statistik Parametrik. Edisis Reavisi. Kompas Gramedia. Jakarta.

Satori, Djam’an dan Komariah, Aan. 2009. Metode Penelitian Kualitatif Kuantitatif. Alfabeta: Bandung.

Tim Koordinasi Nasional. 2013. Strategi Nasional

Pengelolaan Ekosistem Mangrove Indonesia. Kelompok Kerja Mangrove

Tingkat Nasional. Jakarta.

Tohani, E. 2011. Pendidikan Non Formal dan Pengurangan Kemiskinan Di Pedesaan.

Jurnal Walisongo. Vol. 19. No. 2:385 – 397.

Uphoff, N. 2000. Understanding Social Capital: Learning from The Analysis and Experience of Participation. Institutional Analysis. Cornell University. 215- 249.

Wijaksono, S. 2013.Pengaruh Lama Tinggal Terhadap Tingkat Partisipasi Masyarakat dalam Pengelolaan Lingkungan

Permukiman. Jurnal Binus. Vol 04. No. 01.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v3i1.4160

Article Metrics

Abstract view : 792 times
PDF - 1172 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Hutan Tropis Indexed by :

    

 

Jurnal Hutan Tropis is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License