PENGENDALIAN PALATABILITAS ULAT API PADA TANAMAN SAWIT DENGAN APLIKASI BEBERAPA PESTISIDA NABATI DI LABORATORIUM

Sri Ngapiyatun, N. Hidayat, F. Mulyadi

Abstract


One of the factors that cause the minus of palm oil is caterpillar pest attack. This study is conducted to make vegetable pesticides from seeds and soursop leaves, lemon grass, pepper and tobacco to overcome the palatability of the caterpillar. This study aims to determine the best extraction of vegetable pesticide and their effect in reducing the palatability of the caterpillar. The research was carried out in the laboratory and in palm fruit garden of MuaraBadak. The duration of research is 2 months covering preparation of tools and materials, making and application of vegetable pesticide and data retrieval. This study used a complete randomized design consisting of 6 treatments, namely control, soursop seeds, soursop leaves, lemongrass, peppercorn, and tobacco that are repeated 3 times. The leaves are dipped in pesticides according to the treatment and then the leaves are applied to the caterpillars for 7 days in which the leaves and the caterpillar are inserted into a jar being covered with gauze. The observed parameters are the activity of the caterpillar, the day of the caterpillar, and the caterpillar palatability. The results show that the best vegetable pesticides that could decrease the palatability of the caterpillars are tobacco extract treatment, which reaches 100%, where the caterpillars do not want to eat the application leaves and the caterpillars die on the 1st day after application.

Keywords : Biological pesticide; palatability; fire caterpillar; palm oil.

Salah satu faktor yang menyebabkan rendahnya hasil buah sawit adalah serangan hama ulat api. Dalam penelitian ini dilakukan pembuatan pestisida nabati dari biji dan daun sirsak, serai, biji lada dan tembakau untuk mengatasi palatabilitas ulat api. Penelitian ini bertujuan menentukan ekstraksi pestisida nabati yang terbaik dan pengaruhnya dalam menurunkan palatabilitas ulat api. Penelitian dilaksanakan di laboratorium dan di kebun sawit Muara Badak, lama waktu penelitian 2 bulan meliputi persiapan alat dan bahan, pembuatan dan aplikasi pestisida nabati serta pengambilan data. Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap yang terdiri 6 perlakuan yaitu kontrol, biji sirsak, daun sirsak, serai, biji lada, dan tembakau yang diulang sebanyak 3 kali. Daun dicelupkan ke dalam pestisida sesuai dengan perlakuan kemudian daun diaplikasikan ke ulat selama 7 hari dengan cara daun dan ulat di masukkan ke dalam toples yang ditutup dengan kain kasa. Parameter yang diamati yaitu, aktifitas ulat, hari keberapa ulat mati, dan palatabilitas ulat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pestisida nabati terbaik yang dapat menurunkan palatabilitas ulat api adalah perlakuan ekstrak tembakau yaitu mencapai 100%, dimana ulat tidak mau memakan daun aplikasi dan ulat mati pada hari ke-1 setelah aplikasi.

Kata Kunci : Pestisida Nabati; Palatabilitas; Ulat Api; Kelapa Sawit


Full Text:

PDF

References


Atmadja, W. R. 2006. Pengaruh Serbuk Daun Tembakau (Nicotiana tabacum) Terhadap Mortalitas Helopeltis antonii Sign. Pada Bibit Jambu Mete. Prosiding Seminar Nasional dan Pameran Pestisida Nabati III. Bogor 21 Juli 2005. Balai Penelitian Tanaman Rempah dan Obat

Haring. A., S. Dabbert, F. Offermann, H. Nieberg. 2001. Benefits of Organic Farming for Society. European Conference – Organic Food and Farming, 10.-11. May 2001, Copenhagen, Denmark

Isroi, 2010. Pestisida Nabati Ekstrak Tembakau. https: //isroi. Word press. Com/2010/8/13

Kardinan, A. 2000. Pestisida nabati ; ramuan dan Aplikasi. Cetakan ke-2. Penebar Swadaya, Jakarta. Kardinan, A. 2002. Pestisida nabati ; ramuan dan Aplikasi. Cetakan ke-4. Penebar Swadaya, Jakarta.

Maryani, I. 1995. Toksisitas Ekstrak Kasar Biji Sirsak (Annona muricata Linn.) dan Daun Saliara (Lantana camara Linn.) Secara Tunggal maupun

Campurannya Terhadap Larva Spodoptera exiqua Hubner (Lepidoptera : Noctuidae) Pada Tanaman Bawang Merah (Allium ascalonicum Linn.) di Laboratorium. Tesis Fakultas Pertanian Universitas Padjadjaran, Bandung.

Oka, I, N. 1995. Pengendalian Hayati Terpadu dan Implementasinya di Indonesia. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta.

Purwaningsih, 2000. Teknologi Pembuatan Pestisida Nabati. Penebar Swadaya, Jakarta

Wright. D. L., J. J. Marois, and T. W. Katsvairo. 2012. SS-AGR-11, One Of ASeries Of The Agronomy Department, Florida Cooperativ Extension Service, Institute of Food and Agricultural Sciences, University of Florida.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v5i2.4371

Article Metrics

Abstract view : 2299 times
PDF - 5842 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.