PENGARUH PERTUMBUHAN BIBIT TANJUNG (Mimusops elengi Linn.) TERHADAP PEMBERIAN MULSA KERING ECENG GONDOK (Eichhornia crassipes) The Influence Seedling Growth of Tanjung Seed (Mimusops elengi Linn.) on Dry Mulching Enceng Gondok (Eichhornia crassipes)

Noormela Racmawati, Adistina Fitriani, Riza Febriani

Abstract


Pengaruh Pemberian Mulsa Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) Terhadap Pertumbuhan Bibit

Tanjung (Mimusops elengi Linn.) bertujuan untuk mengetahui persentase hidup bibit Tanjung (Mimusops elengi Linn.) pada setiap perlakuan, menganalisa pengaruh pemberian mulsa kering eceng gondok (Eichhornia crassipes) terhadap pertumbuhan bibit Tanjung (Mimusops elengi Linn.) dan mengetahui pertumbuhan terbaik bibit Tanjung (Mimusops elengi Linn.) pada setiap perlakuan. Rancangan yang digunakan adalah rancangan acak lengkap dengan 4 perlakuan dan 10 kali ulangan. Perlakuan yang digunakan yaitu perlakuan pertama kontrol (tanpa pemberian mulsa), perlakuan kedua dengan memberikan mulsa 20 gram, perlakuan ketiga dengan pemberian mulsa 40 gram dan perlakuan keempat dengan pemberian mulsa 60 gram. Persentase hidup bibit Tanjung (Mimusops elengi Linn.) di shade house tergolong sangat baik di semua perlakuan dengan nilai 100 %. Pertambahan tinggi bibit Tanjung menunjukkan perlakuan A1 memiliki pertambahan tinggi terbesar yaitu 10,0 cm. Hasil dari analisis keragaman menunjukkan bahwa perlakuan tidak berpengaruh nyata terhadap pertambahan tinggi batang dan jumlah daun karena nilai F hitung lebih kecil dari pada F tabel. Pertambahan jumlah daun semai Tanjung (Mimusops elengi Linn.) menunjukkan bahwa perlakuan A1 yang memiliki pertambahan jumlah daun terbesar yaitu 4,6 helai. Hasil analisis keragaman menunjukkan perlakuan tidak berpengaruh nyata karena nilai F hitung lebih kecil dari F tabel.

Kata kunci : Mimusops elengi Linn.; Tanjung; bibit; pertumbuhan; mulsa

This research aims to know the percentage of live seeds Tanjung (Mimusops elengi Linn.) at each treatment, analyzes the influence of the giving of the mulch is dry Eceng Gondok (Eichhornia crassipes) against the growth of seedlings of Tanjung (Mimusops elengi Linn.) and know the best seedling growth of Tanjung (Mimusops elengi Linn.) in each treatment. Designs used are random design complete with 4 treatments and 10 replicates. As for the treatments used, namely the control first treatment (without granting mulch), a second treatment by giving mulch 20 grams, a third treatments with the awarding of the mulch 40 grams and fourth treatment by administering mulch 60 grams. The percentage of live seeds Tanjung (Mimusops elengi Linn.) in the shade house belongs in all treatments with a value of 100%. High value added seed treatment shows that Tanjung A1 which has a high value added i.e. greatest 10.0 cm. results of the analysis of diversity shows that the treatment had no effect against the real value added high stem and leaf number because the value of count is smaller than F on F table. Increase the amount of leaves for Tanjung (Mimusops elengi Linn.) shows that the treatment that has added the number of the A1 leaves the largest i.e. 4.6 strands. The results of the analysis show the diversity of treatment has no effect because the real value of F count smaller than F table.


Keywords


Mimusops elengi Linn.; Tanjung; seeds; growth; mulch

Full Text:

PDF

References


Basuki, J.,Yunus, A., dan Purwanto E. 2004. Peranan Mulsa Dalam Meningkatkan Pertumbuhan Dan Produksi Cabai Melalui Modifikasi Kondisi Fisik Di Dalam Tanah.

Departemen Kehutanan RI. 2009. Hutan kota untuk pengelolaan dan peningkatan kualitas lingkungan hidup. http://www.dephut.go.id. Diakses tanggal 21 September 2011.

Dwijoseputro D, 1980. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta; PT. Gramedia

Fadriansyah. 2014. Pengaruh Takaran Mulsa Jerami Padi Terhadap Pertumbuhan Dan Hasil Tanaman Kedelai (Glycine max L.). Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian Universitas Tamansiswa Padang.

Gudanto, rukhi.2007 . Pengaruh Pemberian Pupuk Organik Cair Nasa Terhadap Pertumbuhan Semai Jarak Pagar (Jatropha Curcas Linn.) di Shade House Fakultas Kehutanan UNLAM Banjarbaru. Fakultas Kehutanan Universitas Lambung Mangkurat. Tidak dipublikasikan.

Habi, M., Pembengo, W. Dan Antuli, Z. 2014. Dampak Aplikasi Mulsa Organik pada Pertumbuhan dan Hasil Jagung manis (Zea mays saccharata). , Jurusan Agroteknologi, Program Studi S1 Agroteknologi

Hanafi, Z.1985. Pengaruh Waktu Pemupukan

Terhadap Pertumbuhan Anakan Acacia Mangium

Koryati Try. 2004. Pengaruh Penggunaan Mulsa dan Pemupukan Urea Terhadap Pertumbuhan dan Produksi Cabai Merah (Capsicum annum L.) Jurnal Penelitian Bidang Ilmu PertanianVolume 2, Nomor 1, April 2004: 13-16.

Misnawati. 2002. Respon Pertumbuhan Stek Pucuk Acacia mangium Wild Terhadap Pemberian Rooton F dan IBA (Indole Butyric Acid) di Banjarbaru.

Permenhut, 2009. Panduan Penanaman Satu Orang Satu Pohon (One Man One Tree). Menteri Kehutanan.

Sambas, S.N. 2002. Fisiologi Pohon. Yogyakarta : Bagian Penerbitan Yayasan Pembina Fakultas Kehutanan, Universitas Gadjah Mada.

Soekotjo. 1999. Silvika Proyek Peningkatan / Pengembangan Perguruan Tinggi. Bogor : Institut Pertanian Bogor.

Sudjianto, U., dan Veronica, K. 2009. Studi Pemulsaan dan Dosis N, P, K pada Hasil Buah Melon (Cucumis melo L). Universitas Muria Kudus. Vol. 2 No. 2. Juni 2009. Hal: 1-7.

Triyono, K. 2011. Penggunaan Beberapa Takaran dan Jenis Mulsa Gulma Serta Pengaruhnya terhadap Efisiensi Pengendalian Gulma dan Hasil Kedelai. Jurnal Inovasi Pertanian.

Vol.10 No.1. Mei 2011. Hal: 81-88.

Umboh, H.A. 2002. Petunjuk Penggunaan Mulsa. PT. Penebar Swadaya, Jakarta.

Waskito, A. 2015. Pertumbuhan Tanaman Ulin (Eusideroxylon zwageri Teijsm. Dan Binn.) dari Dua Sumber Benih dengan Sistem Jalur di KHDTK Kintap, Kabupaten Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Selatan. Skripsi Fakultas Kehutanan ULM Banjarbaru. Tidak Dipublikasikan.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v5i3.4794

Article Metrics

Abstract view : 113 times
PDF - 108 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Hutan Tropis Indexed by :

    

 

Jurnal Hutan Tropis is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License