UPAYA MEMPERTAHANKAN VIABILITAS BENIH DAMAR (Agathis loranthifolia Salisb.) PADA BEBERAPA PERIODE WAKTU PENYIMPANAN DALAM MEDIA SIMPAN SERBUK ARANG KAYU

Murtinah Murtinah, Indriyanto Indriyanto, Melya Riniarti

Abstract


Ambonia pitch tree (Agathis loranthifolia Salisb.) seed was the kind of seed that fast to lost the viability and hard to be stored for long time period. To maintain the seeds viability for several storage periods could be use charcoal powder. This research aimed to analyze the effect of storage time with charcoal to viability seed of ambonia pitch tree and to get the longest storage time with high viability. The method arranged with complete randomized design with 3 repetitions. The storage time used as the factor, consisted of 0, 2, 4, and 6 weeks. The parameters measured were germination percentage, germination power, germination value, mean daily germination, and germination rate. The result of this research showed that six weeks storage in charcoal with adjusted water content as equal to the seed water content could preserve viability of ambonia pitch tree seeds remain high. It was marked by the germination percentage which reached 97,99%, germination power of 97,99%, germination value of 95,7 %, mean daily germination of 9,8% per day and germination rate of 4,01 day.

Benih damar (Agathis loranthifolia Salisb.) cepat sekali mengalami penurunan viabilitas dan tidak mampu disimpan pada waktu penyimpanan yang lama. Sebagai upaya mempertahankan viabilitas benih damar pada beberapa periode penyimpanan, benih damar disimpan dalam media simpan serbuk arang kayu. penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk menganalisis pengaruh periode waktu penyimpanan dalam media simpan arang kayu terhadap viabilitas benih damar dan mendapatkan periode waktu penyimpanan yang terlama dengan viabilitas benih yang masih cukup tinggi. Rancangan percobaan yang digunakan pada penelitian ini yaitu rancangan acak lengkap dengan 3 kali ulangan. Faktor yang digunakan adalah periode waktu penyimpanan yang terdiri dari 0, 2, 4, dan 6 minggu. Parameter yang digunakan pada penelitian ini adalah persentase kecambah, daya kecambah, nilai perkecambahan, rata-rata perkecambahan harian dan rata-rata hari berkecambah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa periode waktu penyimpanan selama 6 minggu dalam media simpan arang kayu yang telah diatur kadar airnya sama dengan kadar air benih, yaitu sebesar 31,9% mampu mempertahankan viabilitas benih damar tetap tinggi. Hal tersebut ditandai dengan persentase kecambah sebesar 97,99%, daya kecambah 97,99%, nilai perkecambahan 95,7% per hari, rata-rata perkecambahan harian 9,8% per hari dan rata-rata hari berkecambah sebesar 4,01 hari. Perlu dilakukan penyimpanan benih damar yang lebih lama lagi dari waktu penyimpanan 6 minggu, untuk mengetahui perbedaan pengaruh periode waktu penyimpanan


Keywords


seed; ambonia pitch tree; Agathis loranthifolia Salisb;storage time; and seed viability; benih; damar; Agathis loranthifolia Salisb.; periode waktu Penyimpanan; dan viabilitas benih

Full Text:

PDF

References


Ashari, S. 2013. Salak: The Snake Fruit. Malang: Unbraw Press.

Badan Pusat Statistik. 2007. Statistik Perdagangan Luar Negeri. Jakarta: Badan Pusat Statistik.

Bonner, F.T. 1981. Measurement and Management of Tree Seed Moisture. New Orleans, Louisiana: United States Department of Agriculture.

Dwidjoseputro, D. F. 1994. Pengantar Fisiologi Tumbuhan. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.

Hanafiah, K. A. 2002. Rancangan Percobaan: Teori dan Aplikasi. Jakarta: PT Raja Grafindo Persada.

Kartasapoetra, A. G. 2003. Teknologi Benih, Pengolahan Benih dan Tuntunan Praktikum. Jakarta: Rineka Cipta.

Kholibrina, C. R. 2001. Penggunaan Natrium Benzoat dan Arang untuk Peningkatan Daya Simpan Benih Agathis Loranthifolia Salisb. pada Berbagai Tingkat Periode Simpan. Skripsi. Bogor: Fakultas Kehutanan Institut Pertanian Bogor.

Lodong, O., Tambing, Y. & Adrianton. 2015. Peranan Kemasan dan Media Simpan Terhadap Ketahanan Viabilitas dan Vigor Benih Nangka (Artocarpus heterophyllus Lamk) Kultivar Tulo-5 Selama Penyimpanan. Jurnal Agrotekbis. 3(3): 303–315.

Mulawarman, Roshetko, J. M., Sasongko, S. M. & Irianto, D. 2002. Pengelolaan Benih Pohon, Sumber Benih, Pengumpulan dan Penanganan Benih: Pedoman Lapang untuk Petugas Lapang dan Petani.

Bogor: International Centre for Research in Agroforestry (ICRAF) dan Winrock International.

Nurhasybi & Sudrajat, D.J. 2001. Informasi singkat benih Agathis loranthifolia R.A. Salisbury. Bandung: Direktorat Perbenihan Tanaman Hutan.

Nurhasybi, Sudrajat, D. J., & Widyani, N. 2007. Pengaruh Pengeringan dan Kondisi Penyimpanan Terhadap Daya Berkecambah Benih Meranti Merah (Shorea leprosula).

Jurnal Penelitian Hutan Tanaman. 4(1): 144152.

Payung, D., Prihatiningtyas, E., & Nisa, S. H. 2012. Uji Daya Kecambah Benih Sengon (Paraserianthes falcataria (L.) Nielsen) di Green House. Jurnal Hutan Tropis. 13(2): 133-138.

Pono, W. S. 2013. Buku Pegangan Hasil Hutan Bukan Kayu. Yogyakarta: Pohon Cahaya.

Sutopo, L. 2002. Teknologi Benih. Jakarta: Rajawali Pers.

Yuniarti, N. & Djaman, D. F. 2015. Teknik Pengemasan yang Tepat untuk Mempertahankan Viabilitas Benih Bakau (Rhizophora apiculata) Selama Penyimpanan. Pros sem nas masy biodiv indon. 1(6): 1438-1441.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v6i3.6007

Article Metrics

Abstract view : 89 times
PDF - 551 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Hutan Tropis Indexed by :

    

 

Jurnal Hutan Tropis is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License