TUMBUHAN BERKHASIAT OBAT MASYARAKAT DAYAK MERATUS BALAI ADAT CABAI DESA PATIKALAIN KECAMATAN HANTAKAN KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH

Abdullah Abdullah, Kissinger Kissinger, Abdi Fithria

Abstract


Meratus Mountain,which lies across some regencies of South Borneo, is a forest area considered as main source of society who resides in the area. Dayak Meratus Ethnic Balai Adat Cabai of Patikalain Hantakan, Hulu Sungai Tengah, South Borneo is one of the communities whose life depends on the forest of Meratus Mountain. The utilization of plants as medicine by society is conducted by selecting and designating the plant variety to heal certain disease, the taking method, the process, and the usage. Each of them would be varied in every ethnic. This study aimed at analyzing the medicinal plants utilization of Dayak Meratus Society Balai Adat Cabai of Patikalain, Hantakan, Hulu Sungai Tengah, South Borneo. The result of this study found that 32 varieties of plants were utilized as medicine of 24 different families

Keywords


Plants; Medicine; Dayak; Meratus Mountain

Full Text:

PDF

References


Fithria A, Sari N.M., Nisa K., 2015. Pengetahuan Lokal Pemanfaatan Tumbuhan Obat Tradisional oleh Masyarakat Etnis Banjar Pesisir. Prosiding Seminar Nasional Agroforestri ke-5, Balai Penelitian Teknologi Agroforestry Fakultas Pertanian Universitas Pattimura. Ambon.

Herbie T. 2015. Kitab Tanaman Berkhasiat Obat: 226 Tumbuhan Obat Untuk Penyembuhan Penyakit dan Kebugaran Tubuh. Octopus Publishing House: Yogyakarta

Meliki, Linda R, Lovadi I. 2013. Etnobotani Tumbuhan Obat Oleh Suku Dayak Iban Desa Tanjung Sari Kecamatan Ketungu Tengah Kabupaten Sintang. Protobiont Volume 2 (3)

Nurrani L. 2013. Pemanfaatan Tradisional Tumbuhan Alam Berkhasiat Obat Oleh Masyarakat di Sekitar Cagar Alam Tangale. Jurnal Info BPK Manado Volume 3 (1)

Patria. 2013. Kajian Etnobotani Tumbuhan Berkhasiat Obat Pada Masyarakat Masyarakat Suku Dayak Bakumpai dan Dayak Dusun Malang di Kecamatan Teweh Tengah Kabupaten Barito Utara. Tesis Program Studi Pengelolaan Sumber Daya Alam dan Lingkungan Program Sarjana Universitas Lambung Mangkurat.

Rahayu M, Sunarti S, Sulistiarini D, Prawiroatmodjo S. 2006. Pemanfaatan Tumbuhan Obat Secara Tradisional oleh Masyarakat Lokal di Pulau Wawonii, Sulawesi Tenggara. Jurnal Biodiversitas, Volume 7 (3).

Rezekiah A A, Rosidah, Hamidah Siti. 2015. Persepsi Masyarakat Suku Dayak Hantakan Barabai Terhadap Kegiatan Ipteks Bagi Masyarakat (IbM) Aneka Olahan Buah Durian. Jurnal Hutan Tropis Volume 3 (2)

Santosa, IR, Mahreda SE, A Fithria, Lilimantik E, 2018. Study of medicinal plants of various land cover in forest area with special purpose of Lambung Mangkurat University South Kalimantan., Int. J. Forest, Soil and Erosion., Volume 8 (4): 47-55.

Setyowati FM, Riswan S, Susiarti S. 2005. Etnobotani Masyarakat Ngaju di Daerah Timpah Kalimantan Tengah. Jurnal Teknik Lingkungan P3TL-BPPT Volume 6 (3)

Simbala, HEI. 2007. Keanekaragaman Floristik dan Pemanfaatannya Sebagai Tumbuhan Obat di Kawasan Konservasi II Taman Nasional Bogani Nani Wartabone (Kabupaten Bolaang Mongondow Sulawesi Utara). Disertasi Sekolah Pascasarjana IPB. Bogor.

Takoy D, Linda R, Lovadi I. 2013. Tumbuhan Berkhasiat Obat Suku Dayak Seberuang di Kawasan Hutan Desa Ensabang Kecamatan Sepauk Kabupaten Sintang. Jurnal Protobiont Volume 2 (3): 122-128

Windadri FI, Rahayu M, Uji T, Rustiani H. 2006. Pemanfaata Tumbuhan Sebagai Bahan Obat Oleh Masyarakat Lokal Suku Muna di Kecamatan Wakarumba Kabupaten Muna Sulawesi Utara. Jurnal Biodiversitas Volume 7 (4)

Zulfiani, Yuniati E, Pitopang R. 2013. Kajian Etnobotani Suku Kaili Tara di Desa Binangga Kecamatan Parigi Tengah Kabupaten Parigi Moutong Sulawesi Tengah. Jurnal Biocelebes Volume




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jht.v8i1.8156

Article Metrics

Abstract view : 124 times
PDF - 546 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Hutan Tropis Indexed by :

    

 

Jurnal Hutan Tropis is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License