EVALUASI KESESUAIAN LAHAN UNTUK TANAMAN PADI KECAMATAN TABUKAN KABUPATEN BARITO KUALA KALIMANTAN SELATAN

Dessyana Ayu Eka Tristanti, Eva Alviawati, Ellyn Normelani

Abstract


The title of this research is "The Evaluation of Land Suitability for Rice in subdistrict of Tabukan, Barito Kuala regency, South Kalimantan". This study aims to determine the class of land suitability for agricultural land in the subdistrict of Tabukan Barito Kuala.

The population and sample of this research are in the form of 14 units of land in subdistrict of Tabukan, which is obtained from the overlap, Notching Land Map, Land Use Map, Soil Map, and Slopes Map.The primary data was obtained through observations in the field, as well as taking soil samples that will be analyzed either directly through the laboratory. Secondary data were obtained from the study of documents and literature. Data analysis technique used was matching and scoring.

The results of this research of rice land suitability evaluation using matching method states that the land suitability class S3 (based on marginal) for rice, with the factor of limitation, those are, temperature (T), base saturation (Bs), P2O5, (n), and consistency of big grain soil (p). As for the scoring method for the land suitability class rice  is S1 (very suitable) with the interval of land suitability interval between 110 up to 130.

 

Keywords: Evaluation of land suitability, rice plant, scoring, matching,


Full Text:

PDF

References


AAK., 1990. Budidaya Tanaman Padi. Penerbit Kanisius. Yogyakarta.

AAk, 2003, Tehnik Bercocok Tanaman Padi, Kanisius, Yogyakarta.

Agus, Fahmuddin. Hidayat, Hapid. Rituang, sofian. 2007. Evaluasi Kesesuian Lahan dengan Contoh Peta Arahan Penggunaan Lahab Kabupaten Acah Barat. Badan penelitian tanah, (online), (http://www.worldagroforestrycenter.org/sea, diakses 01 februari 2015).

Alihamsyah, T. 2003. Hasil Penelitian pertanian Pada Lahan Pasang Surut. Makalah disampaikan pada Seminar Nasional, Jambi (online), (www.google.com, diakses 07 Februari 2015).

Arsyad, S. 2010. Konservasi Tanah dan Air. IPB Press. Bogor.

Asdak,C. 2002. Hidrologi dan Pengelolaan Daerah Aliran Sungai. Gadjah Mada University Press, Yogyakarta

Badan Kordinasi Keluaraga Berencana Nasional (BKKBN) Analisis Dampak Kependudukan Terhadap Ketahanan Pangan, Direktorat Analisis Dampak Kependudukan. 2012 Jakarta Timur (online), (www.google.com, diakses 06 Mei 2015).

Badan Kordinasi Penyuluhan Pertanian Provinsi Kalimantan Selatan. Program peningkatan produksi beras Nasional Kalimantan selatan, 2015.

Badan Pusat Statistik (BPS). Kabupaten Barito Kuala Dalam Angka tahun. 2011. Kalimantan Selatan .

Badan Sensus Penduduk. Pertumbuhan penduduk Indonesia. 2015. Indonesia

Balittan. 2005. Evaluasi Kesesuaian Lahan. (online) (http://balittanah.litbang.deptan.go.id). diakses 29April 2015).

Balitbang, Pertanian. 1993. Lima Tahun Litbang Pertanian, 1987-1991. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian. Jakarta.

Balitbang, Pertanian. 2013. Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian, Departemen Pertanian. Jakarta.

Bayong, T. 1992 . Klimatologi Terapan. Bandung : Pionir Jaya.

Dakhyar Nazemi, A. Hairani dan Nurita, 2012. Optimalisasi Pemanfaatan Lahan Rawa Pasang Surut Melalui pengelolaan lahan dan komoditas. Jurnal Agrovigor Volume 5 no. 1 Maret 2012 ISSN 1979 5777

Djaenuddin, D., H. Marwan, H. Subagyo, dan A. Hidayat. 2003. Kriteria Kesesuaian Lahan Untuk Komoditas Pertanian. Departemen Pertanian (online). (www.google.com, diakses 30 April 2015).

Departemen Pertanian, 2013, Pertanian Padi. Indonesia. http://www.Deptan.go.id/.

Dinas Pertanian Kalimantan Selatan, 2015 Hasil Produksi Padi 2009-2013 dan Luas Lahan Pertanian . Indonesia.

Duan YH, YL Zhang, LY Ye, XR Fan, GH Xu, QR Shen. 2007. Responses of rice cultivars with different nitrogen use efficiency to partial nitrate nutrition. Ann Bot 99: 1153–1160.

Frans Ferdinan, dkk. 2013. Evaluasi Kesesuian Lahan Sawah Beririgasi Di Desa Air Tanah Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batubara. Jurnal Agreokoteknologi, (online) Vol.1, No.2, (diakses 01 Februari 2015).

Hamsyah, Rudin. 2009 Evaluasi Kesesuian Lahan Untuk Komoditas Padi Berdasarkan Pendekatan Pedo-Agrokilimat Di Kabupaten Kutai Kartanegara. Skripsi. Bogor: Fakultas Matematika Dan Ilmu Pengetahuan Alam Institut Pertanian Bogor. (online), (www.google.com, diakses 01 Febeuari 2015).

Hakim, dkk., 1986. Dasar-dasar Imu Tanah. Penerbit Universitas Lampung, Lampung.

Hartatik, W., K. Idris, S. Sabiham.2004.Kelarutan Fosfat Alam dan SP-36 Dalam Gambut Yang Diberi Bahan Amelioran Tanah Mineral. Jurnal Tanah dan Lingkungan (online), (www.google.com, diakses 28 April 2015).

Hasibuan, B. E., 2006. Pupuk dan Pemupukan. Departemen Ilmu Tanah Fakultas Pertanian, Universitas Sumatera Utara, Medan

Hooijer, A., M. Silvius, H. Woosten, and S. Page. 2006. Peat CO2, assessment of CO2 emission from drained peatlands in SE Asia.D elf Hydraulics report Q3943.

Jusrianto, Debi. 2011. Klasifikasi Kesesuian Lahan Untuk Tanaman Padi Sawah Di Kanagarian Ranah Pantai Cermi Kecamatan Sungai Batang Hari Kabupaten Solok. Skripsi. Padang: Fakultas Pertanian Andalas.

Lakitan, B. 2002. Dasar -Dasar Klimatologi . Jakarta : PT. Raja Grafindo Persada

Lambers H, FS Chapin, TL Pons. 1998. Plant Physiological Ecology. New York: Springer-Verlag.

Luh, B. S., 1991. Rice. Second Edition. Van Nostrand Reinhold. New York.

Mahi, A.K. 2001. Survey Tanah dan Evaluasi Lahan. Fakultas Pertanian. Universitas Lampung, (online), (www.google.com, diakses 29 april 2015).

Mahi.A.K. 2005.Evaluasi dan Perencanaan Penggunaan Lahan . Fakultas Pertanian. Universitas Lampung. Bandar Lampung.

Madjid, A.2007. Dasar-Dasar Ilmu Tanah. Bahan Ajar Online Fakultas Pertanian Unsri

Mariam, Siti. 2013. Budidaya Padi. Bandung: Fakultas Pertanian Unpad Bandung,(online),(http://syekhfanismd.lecture.ub.ac.id/files/2013/03/PADI-PUSRI.pdf, diakses 08 Maret 2013).

Mukhlis, 2007. Analisis Tanah Dan Tanaman. USU press, Medan.

Najiyati, S., Lili Muslihat dan I Nyoman N. Suryadiputra. 2005. Panduan pengelolaan lahan gambut untuk berkelanjutan. Proyek Climate Change, Forests and Peatlands in Indonesia. Wetlands International – Indonesia Programme dan Wildlife Habitat Canada. Bogor. Indonesia

Nawawi,G.2001.Pengantar Klimatologi Pertanian. Modul Dasar Bidang Keahlian. Proyek Pengembangan Sistem standar Pengelolaan SMK. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan, Departemen Pendidikan Nasional,Jakarta.

Notohadiprawiro, T. 1998. Tanah dan Lingkungan. Direktorat Jendral Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, Jakarta.

Ginting, P. 2007. Sistem Pengelolaan Lingkungan Dan Limbah Industri, Cetakan pertama. Bandung: Yrama Widya.

Priatmadi, B.J. dan E. Purnomo. 2000. Karakterisasi tanah sulfat masam dan zonasi produktivitas padi. J. Tanah

Ratmini, Sri NP. Oktober 2012. Karakteristik pengelolaan lahan gambut untuk perkembangan pertanian.jurnal lahan suboptimal, (online), Vol.1 No.2 (http:// www.google.com, diakses 05 Januari 2015).

Sartohadi, Junun. Putri, Ratih Fitria. 1 juli 2008. Evaluasi Potensi Degradasi Lahan Dengan Menggunakan Analisis Kemampuan Lahan Dan Tekanan Penduduk Terhadap Lahan Pertanian Di Kecamatan Kokap Kabupaten Kulon Progo. (online), (www.google.com, diakses 05 Januari 2015).

Sartohadi, Junun. Jamulya. Dewi, Nur Indah Sari. 2012. Pengantar Geografi Tanah. Yogjakarta: Pustaka Pelajar.

Sarwono Hardjowigeno dan Widatmaka. 2007. Evaluasi Kesesuian Lahan Dan Perencanaan Tataguna Lahan. Yogjakarta: gajah Mada university press.

Sinaga, Yopie Priest Aulia., Razali, Mariani. 2014. Evaluasi Kesesuaian Lahan Untuk Padi Sawah Tadah Hujan (Oryza Sativa L.) di Kecamatan Muara Kabupaten Tapanuli Utara. Program Studi Agroekoteknologi, Fakultas Pertanian USU, Medan. Jurnal Online Agroekoteknologi. Vol.2, No.3 (www.google.com diakses 10 Februari 2015 )

Sitorus, SRP. Dkk,. 1995. Penuntun Praktikum Fisika Tanah. Departemen Ilmu Tanah, Fakultas Pertanian, IPB, Bogor.

Statistik Indonesia. 2003. Badan Pusat Statistik (BPS). Jakarta.Aspek Lingkungan (online). (www.google.com, diakses 20 januari 2014).

Subagyo, H., Nata, S.,dan Agus. B. S. 2000. Tanah Pertanian di Indonesia. Hlm 21-66. Pusat Penelitian Tanah dan Agroklimat. Bogor.

Subiksa, I G.M, W. Hartatik, dan F. Agus. 2011. Pengelolaan lahan gambut secara berkelanjutan. Hlm.73-88. Dalam Nurida et al. (Eds.). Pengelolaan Lahan Gambut Berkelanjutan. Balai Penelitian Tanah, BBSDP, Badan Litbang Pertanian.

Sugiono. 2010. Metode Penelitian Kuantitatif Kualitatif &RND. Bandung

Sunarto & Suratman Woro, 2004, “Evaluasi Sumber Daya Lahan untuk Keterlintasan Jalan”. Bahan Kursus ESL. Yogyakarta: Fakultas Geografi UGM.

Suriadikarta, D. A. dan Sutriadi, M. T., 2007. Jenis-jenis Lahan Berpotensi untuk Pengembangan Pertanian di Lahan Rawa. Balai Penelitian Tanah, Bogor.

Surowinoto, S. 1982. Budidaya Tanaman Padi. Jurusan Agronomi Faperta IPB. Bogor.

Sarief, S. 1986. Beberapa Masalah Pengawetan Tanah dan Air. Bag. Ilmu Tanah, Faperta, Univ, Padjadjaran, Bandung.

Tan, K. H. 1991. Dasar-Dasar Kimia Tanah. UGM Press. Yogyakarta. Terjemahan: D. H. Goenadi.

Vitousek, PM.1982. Nutrient cycling and nutrient use efficiency. Am Nat 119: 553-572.

Widjaya-Adhi, I.P.G. 1986. Pengelolaan lahan rawa pasang surut dan lebak. Jurnal Penelitian dan Pengembangan Pertanian.

Zulhakki, H. Sumono., Lukman dan S. Edi. 2013. Evaluasi Beberapa Metode Penentuan Nilai Modulus Drainase Lahan Sawah Kecamatan Sunggal Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Rekayasa Pangan dan Pertanian (online). (www.google.com, diakses 30 April 2015).




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jpg.v3i1.1332

Article Metrics

Abstract view : 266 times
PDF - 757 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 Jurnal Pendidikan Geografi

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Indexed by:

             

View My Stats

 JPG (Jurnal Pendidkan Geografi) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License