PEMETAAN GERAKAN MASSA (MASS MOVEMENT) AKIBAT PERTAMBANGAN DI KECAMATAN CEMPAKA KOTA BANJARBARU

May Dwi Cahyaningtias, Deasy Arisanty, Ellyn Normelani

Abstract


Penelitian ini berjudul ”Pemetaan Gerakan Massa (Mass Movement) akibat Pertambangan di Kecamatan Cempaka Kota Banjarbaru”. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui karakteristik gerakan massa (mass movement) di daerah pertambangan dan mengetahui pola distribusi gerakan massa (mass movement) akibat pertambangan di Kecamatan Cempaka.

Populasi dalam penelitian ini adalah pertambangan di Kota Banjarbaru dengan jumlah 18 aktivitas pertambangan, dengan sampel pertambangan di Kecamatan Cempaka yang terdapat gerakan massa (mass movement) dengan jumlah 14 aktivitas pertambangan menggunakan teknik Purposif Sampling. Data primer diperoleh melalui observasi dan pengukuran langsung di lapangan, sedang data sekunder diperoleh dari Kantor Kecamatan Cempaka, Dinas Perindustrian Perdagangan Pertambangan dan Energi (DISPERINDAGTAMBEN) Kota Banjarbaru dan Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAPPEDA) Kota Banjarbaru. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan klasifikasi tipe gerakan massa (mass movement) menurut Cruden daan Varnes dan analisis tetangga terdekat.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa tipe gerakan massa (mass movement) yang terjadi di daerah penelitian adalah longsoran (slide) dan pola distribusi gerakan massa (mass movement) akibat pertambangan di Kecamatan Cempaka adalah mengelompok.

 

Kata Kunci: Pemetaan, Gerakan Massa (Mass Movement),  Bentuk lahan, Pola Distribusi, Pertambangan


Full Text:

PDF

References


Akbar, Muhammad. 2010. Laporan Praktikum Geomorfologi Lapangan. Akademi Teknik Pembangunan Nasional. Banjarbaru.

Arisanty, D. 2009. Analisis Gerakan Massa (Mass Movement) untuk Evaluasi Kerusakan Saluran Induk Kalibawang Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Tesis tidak diterbitkan. Yogyakarta: Program Pascasarjana Universitas Gadjah Mada.

Badan Pertanahan Kota Banjarbaru. 2014. Kondisi Fisik Banjarbaru. Pemerintah Kota Banjarbaru.

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarbaru. 2014. Banjarbaru dalam Angka, (Online), (http://banjarbarukota.bps.go.id, diakses 13 Desember 2014).

Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Banjarbaru. 2014. Kecamatan Cempaka dalam Angka, (Online), (http://banjarbarukota.bps.go.id, diakses 04 Maret 2015).

Bafdal, Nurpilihan, dkk. 2011. Buku Ajar Sistem Informasi Geografis. Bandung: Jurusan Teknik dan Manajemen Industri Pertanian. Fakultas Teknologi Industri Pertanian. Universitas Padjadjaran.

Brata, Budi. 2008. Pengenalan Camera Poto. Modul. SMK Negeri 1 Gianyar. Bali.

Eswaran, H. and C. Sys. 1970. An evaluation of the free iron in tropical andesitic soil. Pedologie 20: 62−65.

Hardiyatmo, H.C. 2006. Penanganan Tanah Longsor dan Erosi. Yogyakarta: Gadjah Mada University Press.

Melati, Ratna dan Rima. 2012. Kamus Geografi; Edisi pertama. Surakarta: Aksarra Sinergi Media.

Nawawi. 2001. Mengoperasikan dan Merawat Alat Ukur Tanah. Modul Program Keahlian. Direktorat Pendidikan Menengah Kejuruan. Jakarta.

Ngadiyana, dkk. 2011. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah. Yogyakarta: Eja Publisher.

Paryono, P. 1994. Sistem Informasi Geografis. Yogyakarta: Andi Offset.

Republik Indonesia. 1967. Undang- Undang Nomor 11 Tahun 1967 tentang Ketentuan- Ketentuan Pokok Pertambangan. Sekretaris Negara. Jakarta.

Republik Indonesia. 2009. Undang- Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara. Sekretaris Negara. Jakarta.

Sugiandi, Dede, dkk. 2009. Sistem Informasi Geografi (SIG). Hand Out. Jurusan Pendidikan Geografi. Universitas Pendidikan Indonesia. Bandung.

Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Ukur, T. M. dkk. 2014. Pemetaan Batas Wilayah Darat Penggunaan Lahan Dari Citra Landsat. Studi Kasus : Kabupaten Jombang. Paper. Institut Teknologi Sepuluh Nopember. Surabaya.

Utomo, Budi. 2008. Perbaikan Sifat Tanah Ultisol untuk Meningkatkan Pertumbuhan Eucalyptus urophylla Pada Ketinggian 0-400 meter. Karya Ilmiah. Fakultas Pertanian Universitas Sumatera Utara. Medan.

Zakaria, Zufialdi. 2009. Analisis Kestabilan Lereng Tanah. Diktat Matakuliah. Fakultas Teknik Geologi. Universitas Padjajaran. Bandung.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jpg.v2i3.1422

Article Metrics

Abstract view : 43 times
PDF - 98 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Indexed by:

             

View My Stats

 JPG (Jurnal Pendidkan Geografi) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License