PERSEPSI PELAJAR SEKOLAH MENENGAH ATAS (SMA) TERHADAP PERNIKAHAN USIA DINI DI KECAMATAN BANJARMASIN SELATAN KOTA BANJARMASIN

Fatma Agustariana, Parida Angriani, Karunia Puji Hastuti

Abstract


Penelitian ini berjudul “Persepsi Pelajar Sekolah Menengah Atas Terhadap Pernikahan Usia Dini di Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin”. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui bagaimana persepsi pelajar Sekolah Menengah Atas terhadap pernikahan usia dini di Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin.

Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pelajar Sekolah Menengah Atas berstatus negeri di Kecamatan Banjarmasin Selatan Kota Banjarmasin dengan jumlah sampel 278. Data primer diperoleh melalui observasi di lapangan dan penyebaran kuesioner, sedangkan data sekunder diperoleh dari KUA Kota Banjarmasin, Sekolah Menengah Atas Negeri di Kecamatan Banjarmasin Selatan, buku, dan jurnal-jurnal yang terkait dengan penelitian. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan teknik persentase, rumus banyak kelas dengan aturan Sturges, dan rumus panjang kelas interval untuk menghitung persepsi pelajar.

Hasil penelitian dalam penelitian ini menyatakan bahwa pelajar di SMA Negeri 9 Banjarmasin, SMA Negeri 10 Banjarmasin, SMA Negeri 13 Banjarmasin menyatakan bahwa tidak setuju dengan adanya pernikahan usia dini. Hal itu disebabkan minat pelajar yang masih ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, belum siapnya emosi yang dimiliki oleh pelajar yang masih remaja tersebut untuk melakukan pernikahan yang nantinya akan berakibat terhadap perceraian dan kekerasan dalam rumah tangga, dan juga akan terjadinya kehamilan berisiko yang terjadi oleh remaja putri.

 

Kata Kunci: Persepsi, Pelajar, Pernikahan Usia Dini


Full Text:

PDF

References


Agustian, H. 2013. Gambaran Kehidupan Pasangan yang Menikah di Usia Muda di Kabupaten Dharmasraya. Jurnal Online. (http://www.downloadportalgaruda.org, diakses pada 3 Maret 2015).

Astuty, Siti Yuli. 2011. Faktor-Faktor Penyebab Terjadinya Perkawinan Usia Muda di Kalangan Remaja di Desa Tembung Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Online. (http://www.jurnal.usu.ac.id.pdf, diakses pada 14 Mei 2014).

Arikunto, Suyono. 2013. Cara Dahsyat Membuat Skripsi. Madiun. Jaya Star Nine.

BKKBN. 2011. Perkawinan Usia Muda di Kawasan Perempuan. Jurnal Online. (www.bkkbn.go.id, diakses pada 14 April 2014).

BKKBN. 2012. Pernikahan Dini Pada Beberapa Provinsi di Indonesia: Dampak Overpopulation, Akar Masalah dan Peran Kelembagaan di Daerah. Jurnal Online. (http://www.hasilpernikahanusiadiniB.pdf, diakses pada 15 April 2014).

BKKBN. 2014. Kalsel Tertinggi Pernikahan Dini dan Melahirkan di Usia Remaja. Jurnal Online. (http://www.balikpapanpos.co.id).

Damayanti, Ira. 2012. Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Dampak Pernikahan Dini Pada Kesehatan Reproduksi Siswi Kelas XI di SMK Batik 2 Surakarta Tahun 2012. Jurnal Online. (http://www.stikeskusumahusada.ac.id, diakses pada 14 Mei 2015).

Direktorat Bina Ketahanan Remaja. 2012. Pendewasaan Usia Perkawinan. BKKBN.

Ramadhan, Ben Fauzi. 2009. Gambaran Persepsi. Jurnal Online. (http://www.lid.ui.ac.id/.pdf, diakses pada 5 Mei 2014).

Fitriadi, Fajar Sidiq. 2013. Banjarmasin. Karakter Siswa Kelas X SMA Negeri 1 Plehari Pada Mata Pelajaran Geografi Tahun Ajaran 2012/2013. Tidak diterbitkan. Skripsi S1. Banjarmasin: Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat.

Homzah, Siti dan Munandar Sulaeman. 2007. Motif (Faktor Pendorong) dan Persepsi Kawin Muda Pada Remaja Pedesaan di Jawa Barat. Jurnal Online. (http://www.pustaka.unpad.ac.id.pdf, diakses pada 4 Januari 2015).

Isabella, Debby. 2012. Harapan Menikah Lagi Pada Wanita Bercerai. (http://www.repository.ac.id, diakses pada 6 Maret 2015).

Jannah, Raudatul. 2012. Banjarmasin. Faktor Penyebab Perkawinan Usia Muda di Kecamatan Kelumpang Hilir Kabupaten Kotabaru. Tidak diterbutkan. Skripsi S1. Banjarmasin: Program Studi Pendidikan Geografi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat.

Kantor Urusan Agama (KUA). 2011. Laporan Tahunan Model F1. Banjarmasin: Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Kantor Urusan Agama (KUA). 2012. Laporan Tahunan Model F1. Banjarmasin: Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Kantor Urusan Agama (KUA). 2013. Laporan Tahunan Model F1. Banjarmasin: Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Khilmiyah, Akif, dkk. 2014. Pandangan Remaja dan Orang Tua Terhadap Pernikahan Dini dalam Membangun Keluarga di Kabupaten Bantul. Jurnal Online. (http://www.yogya.bkkbn.go.id, diakses pada 4 Maret 2015).

Kantor Urusan Agama (KUA). 2014. Laporan Tahunan Model F1. Banjarmasin: Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Banjarmasin Selatan.

Muji, Ilma Kapindan. 2013. Motivasi Pengambilan Keputusan Menikah di Kalangan Mahasiswi di Kalangan Mahasiswi Jurusan Psikologi Angkatan 2009 Universitas Pendidikan Indonesia (Studi Kasus pada Tiga Mahasiswi Jurusan Psikologi Angkatan 2009 UPI). Jurnal Online. (http://www.repository.upi.edu.pdf, diakses pada 21 April 2014).

Khairunnas, dkk. 2013. Saatnya yang Muda yang Berencana. BKKBN.

Lestari, Uray Dessy. 2012. Penggunaan Media Gambar Untuk Meningkatkan Keterampilan Siswa Menulis Petunjuk Bahasa Indonesia Kelas IV SDN 37 Kubu. Jurnal Online. (http://www.jurnal.untan.ac.id, diakses pada 3 Maret 2015).

Masnawi. 2013. Gambaran Faktor yang Menyebabkan Pernikahan Dini di Desa Sawah Tingkeum Kecamatan Bakongan Timur Kabupaten Aceh Selatan. Jurnal Online. (http://www.simtakp.uui.ac.id/dockti/MASNAWI.kti.pdf, diakses pada 19 Mei 2014).

Mukhtar, DY. 2012. Gambaran Persepsi Masyarakat Kota Medan Terhadap Pendidikan Inklusi Studi Terhadap Beberapa Kecamatan di Kota Medan. Jurnal Online. (http://repository.usu.ac.id, diakses pada 3 Maret 2015).

Naibaho, H. 2013. Pernikahan Usia Muda di Dusun IX Seroja Pasar VII Tembung Kecamatn Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang. Jurnal Online. Vbl;

(http://www.repository.usu.ac.id/ChapterII.pdf, diakses pada 15 April 2014).

Ngadiyana, dkk. 1990. Pengantar Statistika. Banjarmasin: Lambung Mangkurat University Press.

Panjaitan, MD. 2010. Pengaruh Religiusitas Terhadap Sikap Terhadap Kematian Pada Lansia. Jurnal Online. (http://www.repository.usu.ac.id, diakses pada 6 Maret 2015).

Puspitawati, Erna. 2014. Faktor Penyebab Perkawinan Usia Muda di Kecamatan Amuntai Tengah Kabupaten Hulu Sungai Utara. Tidak diterbitkan. Banjarmasin: Program Studi Pendidikan Geografi Fakutlas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Lambung Mangkurat.

Risqa Bayu, W. 2012. Pelaksanaan Program Panti Sosial Bina Remaja Dalam Membantu Remaja Putus Sekolah Menjadi Tenaga Terampil di Tridadi Slman Yogyakarta. Jurnal Online. (http://www.eprints.uny.ac.id/7882.pdf, diakses pada 4 Januari 2015).

Rofiana. 2013. Pengaruh Persepsi Siswa Tentang Keharmonisan Keluarga Terhadap Akhlak Siswa di MTS Al-Hikmah Pasir Mijen Demak Tahun Ajaran 2012/2013. Jurnal Online. (http://eprints.walisongo.ac.id, diakses pada 3 Maret 2015).

Rosa, D. 2012. Faktor-Faktor yang Memepengaruhi Perkawinan Usia Muda. Jurnal Online. (http://www.repository.usu.ac.id.pdf, diakses pada 7 Januari 2015).

Sabi, A Yulianti. 2012. Gambaran Status Kesehatan dan Faktor Penyebab Pernikahan Usia Dini pada Remaja di Desa Cio Gerong Kabupaten Pulau Morotai Maluku Utara. Jurnal Online. (http://www.repository.uksw.edu.pdf, diakses pada 21 April 2014).

Rahmat, Pupu Saeful. 2009. Penelitan Kualitatif. Jurnal Online. (http://www.yusuf.staff.ub.ac.id.pdf, diakses pada 5 Januari 2015).

Siska. 2007. Analisis Ketidakadilan Gender. Jurnal Online. (http://www.jurnal.untad.ac.id.pdf, diakses pada 7 Januari 2015).

Simanullang, MSD. 2010. Hubungan Antara Pengetahuan Suami dengan Partisipasi Suami dalam Menghadapi Kehamilan dan Persalinan Istri di Kecamatan Polokarto. Jurnal Online. (http://www.eprints.ums.ac.id, diakses pada 6 Maret 2015).

Sugiyono. 2010. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan R&D). Bandung. Alfabeta.

Supardi, Agus. 2013. Pernikahan Dini. (bengkulu.bkkbn.go.id, diakses pada 10 Mei 2014).

Sururin, dkk. 2010. Pendidikan Kesehatan Reproduksi. Jakarta: PP. Fatayat NU.

Tricahyo, Gustus, 2012. Keefektifan Penggunaan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Team Assisted Individualization (TAI) dalam Meningkatkan Minat Belajar Siswa dalam Pembelajaran PKM XI Mesin di SMK PIRI Sleman. (http://www.eprints.uny.ac.id, diakses pada 6 Maret 2015).

Undang-Undang Republik Indonesia. Nomor 1 Tahun 1974. Pasal 7. Perkawinan. (http://www.hukum.unstrad.ac.id, diakses pada 14 April 2015).

Undang-Undang Republik Indonesia. Nomor 1 Tahun 1974. Pasal 6. Perkawinan. (http://www.hukum.unstrad.ac.id, diakses pada 14 April 2015).

Usman, Husaini dan Purnomo Setiadi Akbar. 2012. Pengantar Statistika. Jakarta: PT. Bumi Aksara.

Wahab, Rochmat. 2006. Kekerasan Dalam Rumah Tangga: Pespektif Psikologis dan Edukatif. Jurnal Online. (http://www.staff.uny.ac.id.pdf, diakses pada 4 Januari 2015).

Yanti, Erma. 2012. Gambaran Pengetahuan Remaja Putri Tentang Resiko Perkawinan Dini Dalam Kehamilan di Kelurahan Tanjung. Jurnal Online. (http://www.balitbang.pemkomedan.co.id/ ErmaYanthi.pdf, diakses pada 21 April 2014).




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jpg.v2i4.1430

Article Metrics

Abstract view : 374 times
PDF - 340 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2016 JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Indexed by:

              

 

View My Stats

 JPG (Jurnal Pendidkan Geografi) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License