PEMETAAN FAKTOR DOMINAN YANG MEMICU TERJADINYA KECELAKAAN DI KECAMATAN BANJARMASIN UTARA KOTA BANJARMASIN
Abstract
Penelitian ini berjudul “Pemetaan Daerah Rawan Kecelakaan di Kecamatan Banjarmasin Utara”. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi faktor manusia penyebab kecelakaan lalu lintas di Kecamatan Banjarmasin Utara dan Memetakan Daerah Rawan Kecelakaan Lalu Lintas di Kecamatan Banjarmasin Utara.
Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh pengendara kendaraan bermotor yang melintas di Kecamatan Banjarmasin Utara. Data primer diperoleh melalui observasi di lapangan, dan dokumentasi, sedangkan data sekunder diperoleh dari Kantor Polresta Banjarmasin unit Laka Lantas. Teknik analisis yang digunakan yaitu dengan menggunakan teknik persentase.
Hasil penelitian menunjukkan faktor dominan yang memicu terjadinya kecelakaan pada 9 ruas jalan daerah rawan kecelakaan adalah kecepatan berlebihan dan tidak menggunakan helm dan kaca spion.
Kata Kunci: Pemetaan, Daerah Rawan Kecelakaan, Faktor Penyebab Kecelakaan.
Full Text:
PDFReferences
Adisasmita, S. A. 2012, PerencanaanInfrastruktur Transportasi Wilayah. Yogyakarta: Graha Ilmu
BPS, 2010, Badan Pusat Statistik
Bungin, Burhan. 2010. Metode Penelitian. Jakarta:IKAPI.
Direktorat Jendral Bina Marga. 1997. Manual Kapasitas Jalan Indonesia. Jakarta: Bina Karya.
Kecamatan Banjarmasin Utara 2014. Kota Banjarmasin dalam angka 2014.
Manurung, J.R.H. 2012, Hubungan Faktor-Faktor Penyebab Dan Akibat Kecelakaan Lalu Lintas Pada PengendaraSepeda Motor Di Kota Medan Tahun 2008 – 2010.Skripsi tidak diterbitkan. Medan: Program Pascasarjana Fakultas Kesehatan Masyarakat Universitas Sumatera Utara.
Margono, S. 2005. Metodologi Penelitian Pendidikan. Jakarta: PT. Rineka Cipta.
Ngadiyana, dkk. 2011. Pedoman Penulisan Karya Ilmiah, Yogyakarta: Eja Publisher
Naming, Rammdlonn, dkk. 2011Pedoman Penulisan Karya Ilmiah, Yogyakarta: Eja Publisher.
Paryono, P. 1994. Sistem Informasi Geografis, Yogyakarta: Andi Offset
Manual Kapasitas Jalan Indonesia Februari 1997.1997. Jakarta: PT. Bina Karya.
Republik Indonesia, 2009. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 22 Tahun 2009 tentang LaluLintas dan Angkutan Jalan.
Republik Indonesia, 2009. Undang-undang Republik Indonesia Nomor 38 Tahun 2004 tentang Jalan.
Soekanto, Soerjono. 1994. Pengantar Penelitian Hukum. Jakarta: Universitas Indonesia (UI).
Sugiyono. 2013. Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.
Subagyo, M.1991. Metode Penelitian Dalam Teori dan Praktek. Jakarta: Bumi Akasara.
Zayu, P. W. 2012, Studi Kecelakaan Lalu Lintas dengan Metode 'Revealed Preference' di Kota Padan. Forum Penelitian, 1 (1): 7.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jpg.v3i2.1458
Article Metrics
Abstract view : 337 timesPDF - 707 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Copyright (c) 2016 JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)



