POTENSI EKOWISATA HUTAN MERANTI KOTABARU DESA SEBELIMBINGAN DAN DESA GUNUNG SARI KECAMATAN PULAU LAUT UTARA KABUPATEN KOTABARU

Pra Dwi Ramadhani, Deasy Arisanty, Sidharta Adyatma

Abstract


Ekowisata merupakan wisata alam yang mengkonservasi lingkungan dan meningkatkan kesejahteraan masyrakat. Kegiatan yang dilakukan di ekowisata secara langsung mengakses kepada semua orang untuk melihat, mengetahui, dan menikmati pengalaman alam, intelektual dan budaya masyarakat lokal. Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru adalah tempat wisata yang terletak di Desa Sebelimbingan dan Gunung Sari Kecamatan Pulau Laut Utara Kabupaten Kotabaru. Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru merupakan pariwisata pertama di Kabupaten Kotabaru yang memanfaatkan hutan sebagai objek wisata. Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru memiliki potensi wisata seperti potensi alam, konservasi lingkungan, masyarakat lokal yang dapat menarik minat wisatawan berkunjung. Potensi Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru dapat dianalisis aspek-aspek internal (kekuatan  dan kelemahan) dan eksternal (peluang dan ancaman) dengan menggunakan analisis SWOT. Hasil penelitian dapat dilihat dari total bobot dari masing-masing faktor yaitu skor total faktor kekuatan adalah 2,277821457, skor total faktor kelemahan adalah -0,719923376, skor total faktor peluang adalah 2,3261964 dan skor total untuk faktor ancaman adalah -0,402489627. Potensi Ekowisata Hutan Meranti Kotabaru berada pada kuadran I dengan titik koordinat (1,55 ; 1,92) dengan menggunakan matriks SWOT.

Kata kunci: Ekowisata, analisis SWOT

 


Full Text:

PDF

References


Damanik, Junianton dan Helmut F. Weber, 2006, Perencanaan Ekowisata dari Teori ke Aplikasi, Yogyakarta: Cv. Andi Offset.

Fandeli, Chafid, 2001, Dasar-dasar Manajemen Kepariwisataan Alam, Yogyakarta: Liberty.

Hakim L, 2004, Dasar-Dasar Ekowisata, Malang, Jawa Timur : Bayumedia Publishing.

Handayawati, Sri Hani dan Soemarno, 2009, Wisata Alam.Penggerak ekonomi masyarakat, Malang: PPSUB.

Maryam, Selvia dan Waridin, 2011, Pendekatan SWOT dalam Pengembangan Objek Wisata Kampoeng Djowo Sekatul Kabupaten Kendal, Kendal: Jurnal Skripsi Selvi.

Pendit, Nyoman.S, 2002, Ilmu Pengantar Pariwisata, Sebuah Pengantar Perdana, Jakarta : PT. Pradya Paramita.

Rangkuti, Freddy, 2015, Analisis SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis Cara Perhitungan Bobot, Rating, dan OCAI, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Satria, Dias, 2009, Strategi Pengembangan Ekowisata Berbasis Ekonomi Lokal dalam Rangka Program Pengentasan Kemiskinan di Wilayah Kabupaten Kotabaru, Malang, Journal of Indonesia Applied Economics, 3 (1): 37-47.

Soekadijo, R.G, 1996, Anatomi Pariwisata. Memahami pariwisata sebagai “systemic linkage”, Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Sugiyono, 2015, Metode Penelitian Pendidikan.Pendekatan kuantitatif, kualitatif, dan r&d, Bandung: Alfabeta.

Suwantoro, Gamal, 1997, Dasar-dasar Pariwisata, Yogyakarta: Cv.Andi Offset.

Suwena, I Ketut dan I Gst Ngr. Widiyatmaja, 2010, Pengetahuan Dasar Imu Pariwisata, Denpasar: Udayana University Press.

Yoeti, Oka A, 1996, Anatomi Pariwisata Indonesia, Bandung: Angkasa.

Yoeti, Oka A, 2000, Ekowisata.Pariwissata berwawasan lingkungan hidup, Jakarta: p.t.pertja.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jpg.v3i6.2831

Article Metrics

Abstract view : 58 times
PDF - 125 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Indexed by:

              

 

View My Stats

 JPG (Jurnal Pendidkan Geografi) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License