DAMPAK BENCANA BANJIR TERHADAP KONDISI SOSIAL EKONOMI MASYARAKAT DI KECAMATAN BATU BENAWA KABUPATEN HULU SUNGAI TENGAH, KALIMANTAN SELATAN

Reni Yunida, Rosalina Kumalawati, Deasy Arisanty

Abstract


This study aims to determine : 1) The impact of floods on the social conditions of people in the District Batu Benawa, 2) The impact of floods on the economic conditions of people in the District Batu Benawa. This research is quantitative descriptive. The study population is families (KK) flood victims in Batu subdistrict Benawa totaling 364 respondents. The sampling technique using Proportional Sampling. Data collection techniques used were observation, interviews and documentation. The results showed that (1) The impact of floods on social respondents visible from : a) demographic conditions have not changed, there were no fatalities due to floods, b) health condition respondent, c) the state of education of household members (ART) of respondents experiencing barriers to learning d) of respondents experienced housing conditions change, which suffered damage to homes mild or only a small portion of damaged such as floor or wall of the house.

(2) The impact of the floods on economic conditions seen from :

a) conditions of livelihood respondents b) the condition of respondents' income changes, the number of respondents with a total income of low category. c) the ownership of valuables respondents judging from the number of respondents who have a motorcycle, television or radio or tape, and mobile phones, respondents who have a status of its own wetland damage.

Keywords: Impact, cold lava flood, socio-economic condition

Full Text:

PDF

References


AB Gultom, 2010. Bencana Banjir. Kesiapsiagaan Universitas, Sumatra Utara. Diakses tanggal 20 September 2015, jam 11.25 WITA.

Adji Susoko, 2008. Keterampilan Hidup Masyarakat Daerah Rawan Banjir Istimewa Yogjakarta. Yogjakarta.

Akhmad Setiadi, 2013. Pencaharian Masyarakat Dalam Pemenuhan Kebutuhan, Tangerang.

Anisa Duwi Kholifah, 2015. Partisipasi masyarakat dalam mengurangi risiko bencana banjir di Perumahan sawangan asri Kelurahan sawangan baru Kecamatan sawangan, Depok.

Ardhian Prahananto, 2011. Penyebab Banjir Perkotaan. Semarang.

Arief Rosyidie, 2013. Fakta Banjir Dan Dampaknya Serta Pengaruh Dari Perubahan

Guna Lahan. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota, Vol. 24 No. 3, Desember 2013.

Arief Yuwono, 2014. Pedoman penilaian dampak sosial ekonomi perubahan iklim. Kementrian Lingkungan Hidup. Diakses tanggal 23 September 2015, jam 19.30 WITA.

Badan Pusat Statistik Hulu Sungai Tengah, 2015. Kabupaten dalam angka 2014. Hulu Sungai Tengah. Badan Pusat Statistik Hulu Sungai Tengah.

Bambang, 2014. Manajemen Emergensi Dan Evakuasi Untuk Bencana Banjir. Surabaya.

BAPPEDA. Peta Administrasi Kecamatan Batu Benawa. Kabupaten Hulu Sungai Tengah, 2014.

BNPB. 2014. Rekapitulasi Bencana Banjir Di Kalimantan Selatan Periode 1 Januari S/D 31 Desember, Kalimantan Selatan.

BNPB. 2015. Kejadian Bencana Banjir Periode Bulan Januari s/d Agustus. Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

BNPB, 2011. Penanggulangan Bencana. Jurnal Penanggulanagan Bencana Volume 2 Nomor 2. Indonesia.

BPS. 2014.Kabupaten Hulu Sungai Tengah Dalam Angka. Barabai : BPS Kabupaten Hulu Sungai Tengah.

BPS. 2010. Data Curah Hujan (mm) dan Hari Hujan Kabupaten Hulu Sungai Tengah, 2006-2010. Diakses tanggal 23 September 2015, jam 19.55 WITA.

BPS. 2014. Luas wilayah menurut kecamatan. Kecamatan Batu Benawa. Diakses tanggal 23 September 2015, jam 19.45 WITA.

Cristiani Charis, 2015. Analisis Pemenuhan Kebutuhan Hidup Masyarakat Pasca

Banjir. Bandung.

Fanni Harliani, 2014. Persepsi masyarakat Kampung Cieunteung Kabupeten Bandung tentang rencana relokasi akibat bencana banjir. Jurnal Perencanaan Wilayah dan Kota vol.25, no 1 halaman 38-58, Bandung.

Hendri Subiakto, 2008. Memahami Bencana, (Departemen Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia), Jakarta.

Imas Kurnia,2012. Dampak bencana banjir lahar dingin terhadap kondisi sosial ekonomi penduduk di Desa Jumoyo Kecamatan Salam Kabupaten Magelang Tahun 2010-2011.http://eprints.uny.ac.id/13921/. Diakses tanggal 30 September 2015, jam 22.15 WITA.

Ir. Y. Sudaryoko, 2013. Pedoman Penanggulangan Bencana Banjir. Jakarta.

Kumalawati, Rosalina, Rijal, Seftiawan Samsu, 2015. Evaluasi Faktor Penyebab Banjir Berbasis Masyarakat di Daerah Risiko Banjir Kecamatan Barabai Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan. Prosiding Seminar Nasional. Kemandirian Daerah dalam Mitigasi Bencana Menuju Pembangunan Berkelanjutan. Surakarta :Program Studi S2 PKLH FKIP Universitas Sebelas Maret dengan Ikatan Ahli Kebencanaan Indonesia.

Kumalawati, Rosalina. 2015. Analisis Profil Kependudukan untuk Evaluasi Pengembangan Wilayah Pemukiman di Kabupaten Hulu Sungai Tengah Kalimantan Selatan. Prosiding Seminar Nasional dan PIT IGI XVIII.UNJ: IGI Pusat, UNJ dan BIG.

Listya Endang Artiani, 2011. Dampak Ekonomi Macro Bencana : Interaksi Bencana Dan Pembangunan Ekonomi Nasional. ISSN: 1979-2328. UPN Veteran, Yogyakarta.

Nita Septiani Pratikno, Wiwandari Handayani, 2014. Pengaruh genangan banjir rob terhadap dinamika sosial ekonomi masyarakat Kelurahan Bandarharjo, Semarang. Diakses tanggal 24 September 2015, jam 16.30 WITA.

Paimin, 2006. Kajian kerentanan potensi banjir dan daerah rawan banjir, Surakarta. Diakses tanggal 25 September 2015, jam 10.35 WITA.

POKJA Kabupaten Hulu Sungai Tengah, 2012. Percepaten Pembangunan Sanitasi Permukiman - PPSP.

Rosalina Kumalawati, 2014. Dampak Banjir Lahar Pascaerupsi Gunungapi Merapi 2010 pada Kondisi Sosial Ekonomi Masyarakat di Kali Putih Kabupaten Magelang. Diakses tanggal 23 September 2015, jam 14.40 WITA.

Rosalina Kumalawati, 2015. Penginderaan Jauh Pemetaan Daerah Rawan Bencana Lahar (Kondisi Sosial Ekonomi). Magelang : Ombak.

Sugiyono, 2010. Metode Penelitian Pendidikan (Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D), Bandung. Alfabeta.

Susmarkanto, 2008. Pencemaran Lingkungan Perairan sungai Salah Satu Faktor Penyebab Banjir. Jakarta.

Suyitno Hadi Putro, 2010. Dampak Bencana Aliran Lahar Dingin Gunung Merapi

Pasca Erupsi di Kali Putih. Seminar Nasional. Program Doktor Teknik Sipil, Universitas Diponegoro, Semarang.

Tarsoen Waryono, 2002. Fenomena banjir di wilayah perkotaan, studi kasus Banjir, DKI Jakarta. Diakses tanggal 25 September 2015, jam 09.45 WITA.

Y.M Ngadiyana, dkk. 2011. Pedoman Penulisan KARYA ILMIAH. Yogyakarta : Eja Publisher.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jpg.v4i4.3812

Article Metrics

Abstract view : 624 times
PDF - 3993 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Copyright (c) 2017 JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Indexed by:

              

 

View My Stats

 JPG (Jurnal Pendidkan Geografi) is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

Creative Commons License