PROSES TERBENTUKNYA PERMUKIMAN ETNIS DI KOTA PALEMBANG
Abstract
Palembang adalah salah satu kota tua yang mengalami masa-masa perkembangan dari mulai sebagai kota tradisional, kota kolonial dan kota modern. Wujud dari perkembangan kota tersebut adalah eksistensi kampung-kampung etnis. Kampung etnis menjadi kajian yang menarik beberapa dekade ini karena kecenderungan kelompok etnis mempertahankan identitas budayanya secara spasial, baik di perkotaan maupun di perdesaan. Tujuan Penelitian ini adalah menjelaskan proses terbentuknya kampung etnis di Kota Palembang. Penelitian ini adalah penelitian heuristik. Sumber data yang digunakan berupa sumber tertulis, sumber lisan, dan sumber kuantitatif. Analisis data dilakukan melalui interpretasi dengan pendekatan spatial temporal. Hasil penelitian menunjukkan bahwa proses terbentuknya permukiman etnis di Kota Palembang adalah bertahap dari yakni tahap awal (infantil) ditandai dengan lokasi permukiman etnis tersebar dengan kesan terserak, tahap muda (juvenil ) ditandai dengan adanya pengorganisasian lokasi permukiman etnis berdasarkan ras dan klas, tahap dewasa (mature) ditandai dengan adanya penghilangan dan atau perluasan lokasi permukiman etnis. Pada proses masing-masing tahapan dipengaruhi oleh morfologi kota dan politis pemerintahan yang berlaku.
Full Text:
PDFReferences
Ari. Kemas. 2002. Masyarakat Tionghoa Palembang : Tinjauan Sejarah Sosial (1823-1945). Palembang : CV Erliza
Coakley. 2001. Ethnic Concentration Areas In Neighbourhood Perspective in Enschede, The Netherlands. Indonesia Journal of Geography, Vol 45, No 2, p 135-148
Deurloo & Musterd. 2001. Residential Profiles of Surinamese and Moroccans in Amsterdam. Urban Studies, Vol 38, No 3.
Hanafiah, Djohan. 1987. Kuto Gawang: Pergolakan dan Permainan Politik dalam Kelahiran Kesultanan Palembang Darussalam. Palembang: Pariwisata Jasa Utama
Heldayani, Eni. 2015. Pola Sebaran Perumahan Etnis di Kelurahan Kuto Batu, Kota Palembang. Majalah Geografi Indonesia Vol 29 No 1, Maret 2015
Departemen Pendidikan Nasional. 2007. Kamus Besar Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.
Koentjaraningrat. 1985. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan.
Maguire, et al. 2002. Sports World : A Sociological perspectiv. Champaign, 1L : Human Kinetics
Rappoport, Amos. 1969. House Form and Culture. London: Prentice Hall.
Sevenhoven, J.L. Von. 1971. Lukisan tentang Ibu Kota Palembang (terjemahan Soegarda Poerbakawatja). Jakarta: Bhratara.
Tanjung, Ida Liana. 2006. Palembang dan Plaju : Modernitas dan Dekolonisasi Perkotaan Sumatera Selatan Abad ke-20. Tesis. Yogyakarta: Universitas Gadjah Mada
Yunus, Hadi Sabari. 2006. Struktur Tata Ruang Kota. Yogyakarta: Pustaka pelajar
Zed, Mestika. 2003. Kepialangan Politik dan Revolusi, Palembang 1900-1950. Jakarta : LP3ES
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jpg.v4i6.4713
Article Metrics
Abstract view : 4418 timesPDF - 12645 times
Refbacks
Copyright (c) 2018 JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
JPG (Jurnal Pendidikan Geografi)



