SELEKSI TUMBUHAN PERDU SEBAGAI ALTERNATIF PENYUSUN VEGETASI RUANG HIJAU PERMUKIMAN

Dienny R. Rahmani, Wahyunah Wahyunah

Sari


Perdu sebagai salah satu penyusun vegetasi sering diabaikan atau bahkan dianggap sebagai tumbuhan tidak penting dan pengganggu bagi vegetasi di permukiman baik vegetasi komunalk maupun pribadi. Sementara itu, secara ekologis justru memiliki peranan dalam strata vegetasi yang seharusnya ada dan sebenarnya memiliki manfaat bagi kehidupan perkotaan. studi ini dilakukan untuk menyeleksi tumbuhan perdu yang dapat digunakan dalam vegetasi permukiman berdasarkan kelebihan ekologisnya dan tingkat preferensi masyarakat. kelebihan ekologis diperoleh dengan mendata karakteristik fisik tumbuhan perdu,kandungan karbon tersimpan, kemampuan merubah iklim mikro, dan kemudahan ditemukan. Preferensi masyarakat diperoleh menggunakan kuisioner dengan kriteria manfaat, estetika, dan jenis yang disukai. Jenis Perdu yang mudah ditemukan adalah jenis Octhocharis, Sauropus, Ficus, melastoma, chombrataceae, dan Cassia. Perdu yang memenuhi kriteria baik secara ekologis maupun preferensi masyarakat adalah Jenis chombrataceae dan Cassia sehingga cocok untuk ruang hijau pribadi dan komunal. Sedangkan yang hanya memenuhi kriteria ekologis adalah Jenis Sauropus dan Ficus, sehingga cocok untuk alternatif ruang hijau komunal.

Kata kunci :   ruang hijau komunal, ruang hijau permukiman, ruang hijau pribadi, tumbuhan perdu, vegetasi penyusun ruang hijau.

 

Shrubs as one of the vegetation component are often ignored or even considered as non-essential and disruption plant in both communal and private vegetation component. Meanwhile, ecologically it has a role in the vegetation level that should exist and actually has benefits for urban life. this study was conducted to select shrubs that can be used as one of  vegetation component based on their ecological benefit and the level of sociaty preferences. ecological benefit data obtained by collecting physical characteristics of shrub plants, carbon storage, micro-climate change capability, and ease of discovery. Public preferences were obtained using questionnaires using citeria like benefit, aesthetic, and preferred type of plant. The types of shrubs that easy to find are Octhocharis, Sauropus, Ficus, melastoma, chombrataceae, and Cassia. Shrubs that meet the criteria both ecologically and socially preferable are the Chombrataceae and Cassia that is suitable for both private and communal green spaces. While those that only meet the ecological criteria are Type Sauropus and Ficus, that only suitable for green communal spaces alternative vegetation. 

Kata kunci :   Communal green space, green space vegetation component, private green space, residential green space, woody shrub plant.


Teks Lengkap:

PDF

Referensi


Al Fitri, S. H. (2014). Estimasi Cadangan Karbon Pada Vegetasi Tanaman Berkayu Pada Beberapa Rth Permukiman Kecamatan Banjarbaru Selatan Kota Banjarbaru. Tesis, ULM, Banjarbaru.

Arlt, G., Lehmann, I., Deilmann, C. (2008). Urban Green Volume – A Quality Indicator. Leibniz Institute of Ecological and Regional Development, Jerman.

Eddie, C. (2007). Field Guid to Trees and Shrubs of Eastern Queensland Oil and Gas Fields. Santos Ltd, Adelaide, Australia.

Fandeli, C. (2004), Perhutanan Kota, Fakultas Universitas Gadjah Mada, Jogjakarta.

Hartmann, H., Messier, C. (2011). Interannual variation in competitive interactions from natural and anthropogenic disturbances in a temperate forest tree species: Implications for ecological interpretation. Forest Ecology and Management. Vol. 261.pp:1936–1944.

Nowak, D.J., Robert, E.H.III., Daniel, E.C., Jack, C.S., Jeffrey, T.W. (2006). Assessing Urban Forest Effect and Values. United State Departement of Agriculture (USDA), Amerika Serikat.

Nugrahini, P. (2006). Ruang Terbuka Hijau Perkotaan. Fakultas Pertanian UPN “veteran”, Jawa Timur.

Rahmani, D. R.1., Gunawan, S. B., Peran. (2016). Variation In Vegetation Cover Of Shrub As A Vegetation Candidate For Green Open Space Component In Cempaka Subdistrict, Banjarbaru. Tropical Wetland Journal. Vol.2 No.1 : 42 – 48.

Rahmani, D. R.2., Wahyunah, V.M., Louisa. (2016). Estimation Of Carbon Storage In Shrubs In Cempaka Subdistrict, Banjarbaru. Tropical Wetland Journal. Vol.2 No.2 : 42 – 48.

Rahmani, D. R.3., Wahyunah, V.M., Louisa. (2016). Analisis persepsi dan perilaku masyarakat terhadap keberadaan pohon pada ruang hijau pribadi di Pemukiman baru daerah loktabat utara kota banjarbaru. Proceeding, Seminar Nasional Teknik Lingkungan II. 156 – 163.

Sutaryo, D. (2009). Penghitungan Biomassa, Sebuah Pengantar untuk Studi karbon dan Perdagangan karbon. Wetlands International Indonesia Programme, Bogor.

Wahyunah., Krisdianto, A., Kadarsah, D.R., Rahmani. (2016). Variasi Kanopi dan Porositas Pohon di Ruang Hijau Pribadi Permukiman Baru Kelurahan Loktabat Utara Kota Banjarbaru. Jukung : Jurnal Teknik Lingkungan, 02: 61 – 67




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jukung.v4i1.4659

Article Metrics

Sari view : 1639 times
PDF - 1110 times

Refbacks

  • Saat ini tidak ada refbacks.


Creative Commons License

Jukung (Jurnal Teknik Lingkungan) by http://ppjp.unlam.ac.id/journal/index.php/jukung is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.

 

web
counter View My Stats