Kesenian Musik dan Tari Tradisional Suku Dayak Manunggal
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan kesenian tradisional Suku Dayak Manunggal di Desa Rantau Buda, Kecamatan Sungai Durian, Kabupaten Kotabaru. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif-deskriptif dengan tiga teknik pengumpulan data, yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Melalui kajian tekstual dan kontekstual terhadap bentuk penyajiannya, kesenian tradisional Suku Dayak Manunggal diketahui memiliki dua jenis, yaitu seni musik dan seni tari. Pada seni musiknya diketahui memiliki beberapa alat musik seperti: gelang hiyang/giring, gamelan, sarun, babun, suling, rebab dan gong. Adapun seni tarinya dapat digolongkan sebagai tarian magis (tari balian) dan tarian rakyat (tari joget sasar punai dan tari joget langkah tiga). Kesenian tradisional Suku Dayak Manunggal ini dalam perkembangannya makin ditinggalkan oleh masyarakat pendukungnya, terutama golongan generasi mudanya. Oleh karennya perlu diadakan usaha pelestarian dan pengembangan dari berbagai pihak, terutama Pemerintah Daerah setempat.
Kata kunci: kesenian tradisional, dayak manunggal, seni musik, seni tari
Keywords
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Erich M. von Hornbostel & Curt Sachs. 1961. “Classification of Musical Instruments”. Terjemahan (Edisi Jerman) Anthony Baines & Klaus P. Wachsmann. The Galpin Society Journal Vol. 14, Maret 1961.
Fridolin Ukur, Fridolin. 1986. Tuaiannya Sungguh Banyak: Sejarah Gereja Kalimantan Evanggelis Sejak Tahun 1835. Jakarta: BPK Gunung Mulia.
Judy K. Oliveira, et.al.. 2014. “Hula Pahu: Dance of Welcome”. Paper World Indigenous Peoples (Conference on Education). Honolulu: The University of Hawaii.
Karl Edmund Prier, K Edmund. 2006. Sejarah Musik, jilid 1. Yogyakarta: Pusat Musik Liturgi.
Matusky, Patricia. 1985. “An Introduction to the Major Instruments and Forms of Traditional Malay Music”. Asian Music Vol. 16. No. 2. Spring-Summer.
Radam, Noerid Haloe. 1987. Religi Orang Bukit: Suatu Lukisan Struktur dan Fungsi dalam Kehidupan Sosial-Ekonomi. Disertasi. Jakarta: Universitas Indonesia.
Riwut, Tjilik. 2003. Manaser Panatau Tatu Hiang. Palangkaraya: Pusakalima.
Patji, A. Rahman dkk. 2010. Etnisitas & Pandangan Hidup Komunitas Suku Bangsa di Indonesia: Bunga Rampai Ketiga Studi Etnisitas di Kalimantan Barat dan Kalimantan Selatan. Jakarta: Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia.
Banoe, Pono. 2003. Kamus Musik. Yogyakarta: Kanisius.
Said Karim dkk. 1993. Peralatan Hiburan dan Kesenian Tradisional Daerah Kalimantan Timur. Samarinda: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan. Direktorat Sejarah dan Nilai Tradisional. Proyek Penelitian Pengkajian dan Pembinaan Nilai-nilai Budaya.
Soenarto S dkk. 1986. Ensiklopedi Musik dan Tari Daerah Kalimantan Selatan. Banjarmasin: Proyek Penelitian dan Pencatatan Kebudayaan Daerah.
Sumardjo, Jacob. 2001. Seni Pertunjukan Indonesia: Suatu Pendekatan Sejarah. Bandung: STSI Press Bandung.
Soetrisno. 1981. Sejarah Karawitan. Yogyakarta: Akademi Seni Tari Yogyakarta.
Tim Proyek Inventarisasi dan Dokumentasi Kebudayaan Daerah. 1985. Naskah Sejarah Seni Budaya Kalimantan Timur. Samarinda: Departemen Pendidikan dan Kebudayaan.
William P. Malm. 1996. Music Cultures of the Pacific, the Near East, and Asia. New Jersey: Prentice Hall, Inc.
Kayam, Umar. 1981. Seni, Tradisi, Masyarakat. Jakarta: Sinar Harapan.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jps.v1i2.5193
Article Metrics
Abstract view : 3288 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 546 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Indexed by
2.png)
View Our Stats


.png)
1.png)
3.png)



