Perkembangan Musik Tradisional Sattung Suku Bajau Rampa

Syahlan Mattiro

Abstract


Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Fokus penelitian adalah kesenian musik tradisional sattung pada Suku Bajau di Desa Rampa, Kecamatan Pulau Laut Utara, Kabupaten Kotabaru, Kalimantan Selatan. Masyarakat Desa Rampa memiliki seni musik instrumental (alat bunyi-bunyian) yang diiringi olah vokal (menyanyi). Permainan alat musik sattung diiringi oleh penyanyi yang menyanyikan syair iko-iko. Kemudian, di sana juga terdapat seni tari tradisionalnya yakni tari tombak. Dalam perkembangannya, kesenian musik tradisional sattung mengalami perubahan secara dinamis menjelang akhir tahun 1990-an, yakni sudah mulai jarang dimainkan. Kemudian muncul grup musik Alahai Pusaka Laut yang diketuai Daeng Muhtar, seniman musik Bajau Bajau Rampa. Muhtar mengembangkan musik alahai khas Bajau Rampa dengan mengadopsi beberapa alat musik dari Suku Bajau Rampa, Banjar, Arab dan alat musik modern seperti gambus, panting, biola, suling, ketipung, kontrabass, gitar eletrik dan rebana. Hal ini akibat adanya pengaruh “musik pesisiran” yang berkembang di Kabupaten Kotabaru.


Keywords


sattung, kesenian, tradisonal, suku Bajau

References


Alena. 1975. “Orang Bajo, Manusia Laut di Indonesia”. Koran Kompas Edisi 15 Agustus 1975.

Anderson, K Gray. 2003. The Open Door: Early Modern Wajorese Statecraft and Diaspora”. Disertasi. University of Hawaii

Beryl de Zoete & Walter Spies. 1938. Dance and Drama in Bali, London: Faber & Faber Limeted 24 Rusell Square

Bustani, Arifin E Bustani. 2014. Perkembangan Lagu-Lagu Banjar di Kota Banjarmasin, Tahun 1980-2010. Skripsi. Banjarmasin: Program Studi Pendidikan Sejarah, Fakultas Keguruan dan Iilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat.

Bleckmann, G.M. 1853. Iets over het Noodzakelijke en Voorkelige Eener Ne-derlandshe Vestiging op de Ooskust van Borneo”, dalam Jacob swart, Verhan-delingen en Berigten Betrekkelijk het Zeewegen, Zeevaartkunde, de Hydrographie, de Kolonien (Amsterdam: G. Hulst van Keulen)

Caturwati E. 2004. Seni dalam Dilema Industri: Sekilas Perkembangan Seni Pertunjukan di Jawa Barat. Yogyakarta: Aksara Indonesia.

Fong, G Yoong. 2013. Perdagangan dan Politik Banjarmasin 1700-1747 (Trade and Politics in Banjarmasin 1700-1747). Terj. Ika Diyah Candra (Editor Wisno Subroto). Yogyakarta: Penerbit Lilin.

Harris Z. 1991. “Bajo, Suku yang Tinggal Terapung di Perairan Timur Kendari”. Koran Sinar Harapan Edisi 18 Pebruari 1991.

Hidayah, Zulyani. 2002. Ensiklopedi Suku Bangsa di Indonesia. Yogyakata: LP3ES.

Koentjaraningrat. 1990. Kebudayaan, Mentalitas dan Pembangunan. Jakarta: Gramedia.

Koentjaraningrat. 1975. Manusia dan Kebudayaan di Indonesia. Jakarta: Djambatan.

Koentjaraningrat. 1983. Pengantar Ilmu Antropologi. Jakarta: Aksara Baru.

Leopold. 1915. De Gezondheidstoestand Der Arbeiders Bij De Steenkolenmijnen Van Poeloe Laoet. Amsterdam: Ellerman, Series Vereeniging Koloniaal Instituut, Afdeeling Tropische Hygiene.

Lexy J. Moleong. 2004. Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya

Nierop, Trudi, 1999. “Lonely in An Alien World, Coolie Communities in Southeast Kalimantan in the Late Colonial Period” dalam Lindbland (ed. 1999). Coolie Labour in Colonial Indonesia, A Study of Labour Relation in then Outer Island c.1900-1940. Germany: Hubert & Co.

Pendais Hag. 2004. Suku Bajo (Studi tentang Interaksi Sosial Masyarakat Suku Bajo dengan Masyarakat Sekitarnya di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara). Makassar: PPS Universitas Negeri Makassar.

Soedarsono. 1999. Seni Pertunjukan dan Pariwisata. Yogyakarta: Institut Seni Indonesia (ISI).

Poerwadarminta. 1985. Kamus Umum Bahasa Indonesia. Jakarta: Balai Pustaka.

Purwadi, Suriadiredja. 2003. “Manusia, Kebudayaan dan Kesenian” dalam Semadi Astra,I Gede dkk. Guratan Budaya dalam Persepektif Multikultural. Denpasar: Bali Media.

Read, R Dick. 2009. Penjelajah Bahari: Pengaruh Peradaban Nusantara di Afrika. Jakarta: Mizan Pustaka.

Rohidi, RT. 2000. Kesenian Dalam Pendekatan Kebudayaan. Bandung: STSI Press

Rusmalianasari. 1992. “Kebudayaan Suku Bajau Rampa Kotabaru, Suatu Analisis Keberadaan dan Potensinya Dalam Pembangunan". Skripsi. Banjarmasin: Program Studi Pendidikan Sejarah, Jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Lambung Mangkurat.

Seman, Syamsiar. 2002. Kesenian Tradisional Banjar: Lamut, Madihin, dan Pantun: Nanang dan Galuh Banjar Baturai Pantun. Banjarmasin: Bina Budaya Banjar.

Sjarifuddin. 1984/1985. Musik Panting Dari Tapin (Vol. 6 dari Seri Penerbitan khusus Museum Negeri Lambung Mangkurat Propinsi Kalimantan Selatan). Banjarmasin: Direktorat Permuseuman, Museum Negeri Lambung Mangkurat.

Sidi Gazalba, Sidi. 1974. Antropologi Budaya II. Jakarta: Bulan Bintang.

Sopher E.David. 1993. The Sea Nomads: A Study of Maritim Boat People of Southeast Asia. Singapore: The National Museum, 1971).

C.S.G. Brown. 1993. Bajau. Jakarta: Yayasan Sejati

Syaharuddin. 2008. Organisasi Islam di Borneo Selatan 1912-1942: Awal Kesadaran Berbangsa Urang Banjar. Tesis. Yogyakarta: Program Pascasarjana Fakultas Ilmu Budaya Universitas Gadjah Mada.

Suyuti, Nasruddin. 2004. Bajo dan Bukan Bajo: Studi tentang Perubahan Makna Sama dan Bagai pada Masyarakat Bajo di Desa Sulaho Kabupaten Kolaka Sulawesi Tenggara. Disertasi. Surabaya: Program Pascasarjana Universitas Airlangga.

, Orang Bajo di Tengah Perubahan, Yogyakarta: Ombak

Tim Peneliti. 1993. Peralatan Hiburan dan Kesenian Tradisional Daerah Kalimantan Timur. Jakarta: Depdikbud.

Uniawati. 2009. “Religiusitas Suku Bajo”. Jurnal Al-Qalam Vol. 15 No. 23 Januari—Juni 2009.

Zacot, Francois. 1979. “Bajo atau Bukan Bajo: Itu Soalnya”. Prisma No. 2 Februari 1979.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jps.v1i2.5194

Article Metrics

Abstract view : 4401 times
PDF (Bahasa Indonesia) - 485 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Indexed by

            


View Our Stats

Flag Counter     

 Creative Commons License

All publications by Pelataran Seni are licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License