Pengembangan Alat Musik Panting Melalui Bentuk VSTi
Abstract
Intisari
Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan proses dan
hasil pengembangan alat musik Panting melalui bentuk VSTi
(Virtual Studio Technology Instrument). Jenis penelitian yang
digunakan adalah deskiptif-kualitatif. Teknik pengumpulan data
dengan observasi, wawancara dan dokumentasi. Analisis datanya
melalui tahap reduksi, penyajian, menarik kesimpulan, kemudian
diuji dengan triangulasi teknik dan sumber. Hasil penelitian yang
didapat adalah berupa virtual instrument yang berekstensi “nki”
atau native kontakt instrument yang dapat diaplikasikan dalam
software computer Kontakt Player. Hasil dari penelitian ini dapat
digunakan dengan baik, karena suara yang dihasilkan menyerupai
suara alat musik aslinya, dan dapat mempermudah dari segi cara
memainkannya dan membantu dalam pengenalan kesenian tradisi
Kalimantan Selatan.
Kata kunci: alat musik virtual, Panting, VSTi
Abstract
The purpose of this study was to describe the process and results of
the development of a Panting musical instrument through the VSTi
(Virtual Studio Technology Instrument) form. The type of research
used is descriptive-qualitative. Data collection techniques with observation, interviews and documentation. Data analysis through the
stages of reduction, presentation, drawing conclusions, then tested
by triangulation of techniques and sources. The results obtained are
in the form of virtual instruments with the extension "nki" or native
contact instruments that can be applied in the Kontakt Player
computer software. The results of this study can be used properly,
because the sound produced resembles the sound of the original
musical instrument, and can make it easier in terms of how to play
it and help in the introduction of traditional South Kalimantan arts.
Keywords: virtual musical instrument, Panting, VSTi
Full Text:
PDF (Bahasa Indonesia)References
Arisasanka, Inung K. 2002. FruityLoops 2 “Bermain Musik Tanpa Instrumen”.
Jakarta : PT Elex Media Komputindo
Baruna, S. 2015. Pengembangan Plug-In Angklung Dalam Software Kontakt 5.
Yogyakarta: Universitas Negeri Yogyakarta.
Gibson, B. 2002. Sound Advise on Microphone Techniques. Auburn Hills:
ProAudioPerss.
Hadi & Irfansyah. 2017. Pengembangan Instrumen Virtual Gamelan Banjar.
Jurnal Pelataran Seni 1(2).
Jarot Pamungkas, A. 2008. Dasar dan Aplikasi Musik Digital. Yogyakarta: CV
Andi Offset
McGuire, Sam., and R. Pritts. 2007. Audio Sampling: A Practical Guide. United
State: Focal Press.
Pejrolo, A. 2011. Creative Sequencing Techniques for Music Production A
Practical Guide to Pro Tools, Logic, Digital Performer and Cubase Second
Edition. Waltham: Elsevier.
Rahma, Hania. 2015. Alat Musik Tradisional Kalimantan Selatan. Bogor: CV
Ghina Walafafa.
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R & D. Bandung:
Alfabeta.
DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jps.v4i2.8990
Article Metrics
Abstract view : 588 timesPDF (Bahasa Indonesia) - 628 times
Refbacks
- There are currently no refbacks.
Indexed by
2.png)
View Our Stats


.png)
1.png)
3.png)



