Gambaran Informasi dan Tindakan Petugas Kesehatan Terhadap Kepatuhan Berobat Pasien Tuberkulosis di Puskesmas Wilayah Kabupaten Banjar

Kesty Aprini, Nurlely Nurlely, Nani Kartinah

Abstract


Petugas kesehatan mempunyai pengaruh terhadap kualitas pelayanan kesehatan, termasuk pelayanan kesehatan terhadap pasien TB yang akan berpengaruh terhadap kepatuhan berobat.  Tujuan penelitian ini menentukan persentase petugas kesehatan kategori baik, cukup, kurang dalam memberikan informasi dan tindakan terhadap pasien tuberkulosisdi Kabupaten Banjar. Penelitian ini dilakukan terhadap 97 petugas kesehatan dengan pendekatan cross sectional menggunakan kuesioner. Subjek pada penelitian ini yaitu tim program TB (Dokter, Perawat, Petugas lab) dan Apoteker/AA. Penilaian dilakukan terhadap karakteristik petugas, informasi dan tindakan yang diberikan petugas kesehatan terhadap kepatuhan berobat pasien TB yaitu dikategorikan baik, cukup dan kurang. Hasil penelitian pada karakteristik petugas kesehatan yaitu jenis kelamin perempuan sebanyak 68 orang, kategori umur >30 tahun sebanyak 57 orang, pendidikan terakhir yang paling banyak yaitu D3 sebanyak 47 orang, masa jabatan sebagai petugas TB (perawat) yang paling banyak yaitu selama <5 tahun sebanyak 20 orang. Informasi yang diberikan oleh petugas kesehatan terhadap kepatuhan berobat pasien TB dalam kategori baik yaitu 61 (62,88%)  petugas kesehatan dan tindakan petugas TB sebanyak 47 (48,46%) petugas kesehatan. Oleh karena itu petugas kesehatan perlu memperhatikan lagi terkait kinerja pelayanan kesehatan agar informasi dan tindakan terhadap kepatuhan berobat pasien TB jauh lebih baik

 

Health workers have an influence on the quality of health services, including health services for TB patients which will affect treatment compliance. The purpose of this study was to determine percentage of health workers in good, sufficient, and inadequate categories in providing information and action on tuberculosis patients in Banjar District. This research was conducted on 97 health workers with a cross sectional approach using a questionnaire. The subjects in this study were TB team programs which consist of Doctors, Nurses, Lab Officers and Pharmacists/Pharmacist assistant. An assessment was made of  staff characteristics, information and actions given by health workers to TB patient treatment was categorized as good, sufficient and lacking. Thye result of this study characteristics on health workers are female sex which were  68 people, age categories>30 years as many as 57 people, the most recent education is D3 which were 47 people, while the longest term as TB officers (nurses) was for less than 5 years which were 20 people. Information provided by health workers on TB patient compliance in the good category was 61 (62.88%) health workers and the actions of TB workers were 47 (48.46%) health workers. Therefore, it is necessary to pay more attention to the performance of health services so that information and actions on TB patient compliance more better

Keywords: TB Health care workers, Tuberculosis, Information, Action


Keywords


Petugas TB, Tuberkulosis, Informasi, Tindakan

Full Text:

PDF

References


Budiharto. 2008. Metodologi Penelitian Kesehatan. EGC, Jakarta.

Carsel, H. S. 2018. Metodologi Penelitian Kesehatan Dan Pendidikan. Media Pustaka, Yogyakarta.

Dinas Kesehatan Kabupaten Banjar. 2017. Profil Kesehatan Kabupaten Banjar tahun 2017 Masyarakat Hidup Sehata Indonesia Kuat. Dinas Kabupaten Banjar, Kabupaten Banjar

Manalu, H. S. P. 2010. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Kejadian TB Paru Dan Upaya Penanggulangannya. Jurnal Ekologi Kesehatan 9: 1340-1346

Menkes RI. 2016. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 67 tahun 2016 Tentang Penanggulangan Tuberkulosis. Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.

Notoatmodjo, S. 2012. Metode penelitian kesehatan Edisi Revisi. Rineka Cipta, Jakarta.

Rahmawati, N. 2016. Faktor Yang Berhubungan Dengan Ketidakberhasilan Pengobatan Tuberkulosis Usia Produktif di Balai Besar Kesehatan Paru Masyarakat (BBKPM) Surakarta Tahun 2015. Fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Surakarta.

Riskesdas. 2013. Riset Kesehatan Dasar. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI, Jakarta.

Robbins, S. 2008. Perilaku Organisasi, Jilid I dan II. Prenhallindo, Jakarta.

Sarwono, J. 2006. Metode Penelitian Kuantitatif & Kualitatif. Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta

Suardeyasasri. 2010. Metode Penelitian Kualitatif. PT Gramedia , Jakarta

Tirtana, B. T. 2011. Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Keberhasilan Pengobatan pada Pasien Tuberkulosis Paru Dengan Resistensi Obat Tuberkulosis di Wilayah Jawa Tengah. Universitas Diponegoro, Jawa Tengah

Trihendradi, C. 2011. Langkah Mudah Melakukan Analisis Statistik: Menggunakan SPSS 19. Andi, Yogyakarta

WHO. 2016. Global Tuberculosis Report 2015. World Health Organization, Switzerland.




DOI: http://dx.doi.org/10.20527/jps.v7i2.8021

Article Metrics

Abstract view : 105 times
PDF - 94 times

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Jurnal Pharmascience Published by:

Program Studi Farmasi Universitas Lambung Mangkurat

Banjarbaru, Indonesia

 

Jurnal Pharmascience is indexed by:

      

Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.